29 April 2016

Betsy Monoarfa : "Saya Ingin Memproteinkan Masyarakat"

 


Setelah menikah, mendadak saya jadi suka memasak. Terlebih setelah Fadly dan Fara lahir, saya berusaha untuk menyiapkan makanan rumahan bagi mereka. Alhamdulillah Fadly dan Fara suka dan lahap dengan menu yang saya hidangkan. Apapun yang saya masak pasti habis dilahap mereka. Namun terkadang ada juga saat – saat saya kehabisan ide menu yang akan dimasak untuk keesokan hari. Kalau sudah begitu, godaan untuk membeli masakan matang siap saji selalu datang. Tapi kan kita gak tahu ya, masakan itu dimasak dengan hygienis atau tidak?pemberian bumbu penyedap rasa seberapa banyak? Saat seperti ini, makanan olahan menjadi salah satu penyelamat saya. Terlebih jika waktu saya terbatas harus menyiapkan makanan bergizi, sedangkan aktivitas lainnya sudah menanti di depan mata.

Mencari makanan olahan yang layak dikonsumsi juga menjadi PR tersendiri bagi saya. Untuk kesehatan keluarga, kualitas menjadi hal yang utama. Tetapi di mana kita bisa mendapatkan makanan olahan yang bergizi, hygienis dan halal ya?



Minggu 24 April 2016, saya dan teman – teman Blogger Reporter Indonesia berkesempatan mengunjungi dan berkenalan dengan sebuah perusahaan UKM yang berada di Jati Bening, Pondok Gede, Bekasi. CV. FivaFood   & Meat Supplay namanya. Sebuah Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri yang bergerak di bidang produksi bahan makanan olahan dan penyediaan daging segar beku.

Tadinya saya menyangka bahwa perusahaan yang akan saya kunjungi ini adalah perusahaan makanan rumahan karena berada di lokasi pemukiman. Namun begitu memasuki area seluas 3.300m2, saya takjub bahwa selain terdapat rumah, kantor, mess dan aula, di sini juga terdapat pabrik dan gudang penyimpanan. Bahkan sebuah kolam renang ....

Setelah registrasi dan mencicipi minuman dan snack yang disediakan, seorang perempuan cantik menghampiri, bersalaman dan berkenalan dengan kami. Beliau adalah Ibu Betsy Monoarfa, Direktur CV. FivaFood & Meat Supplay. Ibu Betsy pun kemudian bercerita mengenai awal berdirinya FivaFood.


Sejarah FivaFood

FivaFood didirikan pada tahun 1983, merupakan kependekan dari nama kedua anaknya, Reva dan Revi, yang memiliki arti FIVA “Long Life”, dengan harapan bahwa perusahaan ini berkesinambungan untuk menyediakan makanan lezat dan bergizi sehingga kebutuhan protein masyarakat dapat terpenuhi. Awalnya Bu Betsy disarankan oleh almarhum Ayahnya untuk tidak bekerja dengan orang lain. Saat itu Ibu Betsy tidak mengerti maksud dari kalimat sang Ayah tersebut. Dikemudian hari barulah Ibu Betsy mengerti maksud sang Ayah yaitu untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Dengan mengusung tagline Rajanya Rolade, pelan tapi pasti usaha Ibu Betsy berkembang dan memberikan lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Dimulai dengan 2 orang karyawan, FivaFood kala itu menyediakan daging segar beku yang dijual kepada masyarakat sekitar. Seiring berkembangnya waktu, Ibu Betsy pun mulai memperluas usahanya dengan mencoba berbagai macam olahan siap saji yang berbasis protein hewani daging sapi/ayam/ikan seperti nugget - bakso - sosis, Ibu Betsy akhirnya menemukan tagline usahnya pada Rolade. Saat itu, jenis makanan ini masih sangat ekslusif dan minim beredar di pasaran. Dengan bantuan seorang konsultan, Mr. Wim Palm, Fiva Food menjadikan rolade sebagai produk andalan yang berstandar gizi dengan baik dan bersertifikat BPOM dan BPOM MUI.


Ibu Betsy Monoarfa



Kalau teman – teman perhatikan warna biru dan kuning pada logo dan kemasan FivaFood, Ibu Betsy berharap perusahaannya bak langit yang tinggi menjulang tak akan runtuh. Sedangkan orange pada makanan menunjukkan kualitas premium. Walaupun usaha ini berada di wilayah perumahan, namun Ibu Betsy menjalankan bisnis ini dengan profesional, bukan asal – asalan. Hal ini tercermin dari kedisplinan dan kerapihan karyawannya yang berseragam, mesin – mesin yang beroperasi sesuai dengan GMP (Good Manufacturing Proses), dan pengolahan limbah yang terencana dengan baik. Saat saya berkunjung ke sana, tidak nampak lalat yang bertebaran dan tidak tercium bau amis yang biasanya ada pada pabrik makanan dengan bahan dasar daging. Bahkan air sisa limbah yang sudah diolah, dipakai untuk membudidayakan ikan.

Ibu Betsy mempunyai keinginan untuk memproteinkan masyarakat. Melalui pabrik/kantor, Ibu Betsy berharap para suami mendapatkan protein yang cukup sehingga tidak berebut dengan anak dan istri di rumah. Selain itu Ibu Betsy menginginkan perusahaannya memberi peluang kepada masyarakat yang terkena phk. Perusahaan yang sejak tahun 1997 telah mendapat sertifikat halal dari MUI Jawa Barat ini telah memiliki pelanggan tetap meliputi perusahaan catering, pabrik, hotel dan lainnya. Ibu Betsy berusaha untuk tetap menjaga mutu, waktu dan komitmen Fivafood terhadap konsumen, sehingga satu saat nanti dapat mewariskan perusahaan ini kepada anak -anaknya. Namun demikian, Ibu Betsy masih memiliki mimpi untuk memindahkan lokasi pabriknya ke daerah kawasan Industri satu hari nanti. Aamiin, semoga tercapai ya 'bu.


Mas Yossi dan Mas Hazmi







Produk FivaFood

Selain rolade sebagai menu andalan, FivaFood juga memproduksi nugget, bakso, sosis, perkedel, kaki naga, drumstick, kornet ayam dan lainnya. Beberapa produk awalnya dibuat customize sesuai dengan pesanan (catering, hotel, pabrik dll), namun dalam perkembangannya, FivaFood akhirnya menjual produk tersebut ke masyarakat. Terbuat dari daging segar dan bumbu rempah alami, produk FivaFood memiliki cita rasa yang enak, halal, hygienis dan sehat. Dalam beberapa produk, FivaFood juga menambahkan beberapa sayuran sebagai bahan utamanya. Wah ini bisa menjadi solusi bagi ibu – ibu yang memiliki anak picky eater. Dalam satu makanan sudah tersedia protein dan serat, gak pake repot. Jadi ingat masa – masa Fadly dan Fara belajar makan, saya membuatkan mereka nugget ayam dengan tambahan labu dan wortel dalam olahannya. Huhuhu kebayang kalau saja saat itu saya sudah berkenalan dengan FivaFood, pasti gak perlu repot – repot menyiapkan nugget ayam sendiri. Cuss tinggal pesan :D




FivaExpress

Jaringan distribus FivaFood saat ini meliputi area Jabodetabek, Bandung, Jawa Timur, dan sebagian kecil Sumatera khususnya Palembang dan Batam. FivaFood memiliki rekanan usaha modern market seperti AEON, TIP TOP, Carrefour, AlfaMidi Plus, LOKA, dan lainnya, yang menjual produk FivaFood secara retail. Mengikuti perkembangan jaman, FivaFood meluncurkan FivaExpress, sebuah layanan pesan antar bagi konsumen di Jabodetabek. Konsumen bisa mendapatkan produk FivaFood cukup dengan memesannya di www.fivafood.com dan barang akan dianter ke rumah. 






Simak video kunjungan saya berikut yaa...
 


Selain berkenalan dengan FivaFood, saya dan teman – teman mendapat kesempatan mencicipi berbagai produk FivaFood dan demo masak. Buat saya, produk FivaFood memiliki rasa yang enak, dimana daging/ikan/ayam sebagai bahan utama begitu terasa. Perpaduan aneka rempah dan bumbu menjadikan FivaFood cocok sebagai alternatif makanan siap saji yang sehat. Jangan khawatir soal penggunaan MSG, ada, namun masih dalam batas wajar pemakaian. Sehingga setelah mengkonsumsinya, saya tidak merasakan pusing. Berbeda dengan beberapa makanan olahan yang pernah saya santap. Seusai memakannya, biasanya kepala saya pusing akibat efek MSG yang berlebihan. 

Demo masak


Jadi laper yaa?


Genk icip - icip yang seru :p




Genk icip -icip foto bareng

Bertepatan dengan bulan Ramadan nanti, saya sudah mempersiapkan beberapa pilihan menu. Dan produk olahan FivaFood menjadi salah satu alternatif menu bagi saya. Jadi gak perlu repot – repot, kalau sudah blank gak ketemu menu yang menggugah selera, cukup buka kulkas , dan FivaFood jawabannya. Ssttt... tahu gak, pembelian selama bulan April – Mei ada promo khusus beli 3 gratis 1 dan gratis ongkos kirim. Hihihi bakalan kalap gak ya....


























13 comments

  1. ada aplikasinya ga ya? biar bisa pake layanan pesan antar juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum ada mba, masih on progres sepertinya. Bisa dipesan via webnya aja mba, nanti dianter ke rumah kok :)


      Selamat mencicipi ya mba...

      Delete
  2. Waahh keren ya goalnya utk memproteinkan masyarakat.. Jadi pengen nyobain, meluncur ah ke web-nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayook dipilih dipilih....

      Delete
  3. kayaknya ini bagus, tapi di bali saya masih belum pernah melihat bungkus yang seperti itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, produknya belum sampai Bali. Doakan semoga secepatnya ya mba...

      Salam kenal

      Delete
  4. Deliverynya itu kemana saja atau daerah tertentu aja ya??

    ReplyDelete
  5. Deliverynya itu kemana saja atau daerah tertentu aja ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Ade tinggalnya di Jabodetabek kan? bisa kok. Pesan via web aja ya mba...

      Delete
  6. Istri juga jualan frozen food tapi merek lain
    memang sosis praktis dimasak apalagi kalo buru-buru

    ReplyDelete
    Replies
    1. HIhihi iya mas, bisa dijadikan alternatif menu. Gak cuma sosis, ada rolade, nugget, kaki naga dan lainnya....

      Delete
  7. Mmmmh dari sini aja udah kecium aromanya enakkk, besok cari ah kalo belanja bulanan. Selama ini aku paling sering beli yang f#esta, biar nggak bosen juga anak - anak, bisa selang seling nantinya, #ibumalasmasak :)

    ReplyDelete
  8. Iya nih masyarakat Indonesia jangan kebanyakan karbo aja, hehe, proteinnya juga harus diperhatikan

    ReplyDelete

Tanda sayang

© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall