26 March 2017

Cita Rasa Perpaduan Indonesia - Italia dalam Chef''s Premium Collection Domino's Pizza


Siapa di sini yang suka pizza? *tunjuktangan*

Pizza adalah alat tukang roti, sebuah adonan yang digunakan untuk menentukan temperatur oven di abad ke 16. Saat itu Pizza dianggap makanan si miskin yang dijual di jalanan dan belum dianggap resep dapur terkenal, jadi boro – boro masuk restorant.

Pizza yang kita kenal sekarang lahir sekitar tahun 1600. Saat itu pizza tidak ada saus tomat di atasnya. Pada tahun 1800-an,  Pizza dengan saus tomat dibawa oleh imigran Italia yang umumnya berasal dari Napoli ke New York, Amerika Serikat.  Seorang pembuat pizza, Raffaele Esposito dan istrinya menyiapkan sebuah pizza untuk dipersembahkan pada Ratu Margherita Savoy, istri Kaisar Italia Umberto I. Sebuah Pizza yang melambangkan Bendera Italia: Merah yaitu saus tomat, putih yaitu mozzarella dan hijau yaitu daun basil.*dariberbagaisumber


Pizza terdiri dari roti bundar dan pipih yang dipanggang di oven,  lalu biasanya disiram saus tomat serta keju dengan berbagai topping. Seperti sayuran, daging, jamur, keju dan lainnya. Keju yang digunakan biasanya mozzarella.  Kalau Pizza favorit kamu yang seperti apa? Kalau favorit kami sekeluarga seperti di bawah ini ....


The Pizza Delivery Exprets

Pertama kali berkenalan dengan Pizza, ada rasa aneh di lidah saya. Hahaha maklum ya jaman itu rasanya norak dan Pizza yang ada terlalu Italia banget.  Pertama kali dikenalin Pizza dengan rasa yang ramah di mulut pas acara ultah anaknya sepupu di Pondok Indah. Pertama kali kenalan dengan Domino’s Pizza, Pizza yang terkenal dengan Handtossednya. Pizzanya dibuat secara manual dengan tangan, bukan dengan mesin. Hingga saat ini, Domino’s Indonesia sudah memiliki 116 gerai yang tersebar di beberapa kota. 


Setiap kali memesan Pizza di Domino’s, saya dan anak-anak lebih suka memesan Tuna delight ataupun Chicken BBQ. Rasanya juara di mulut. Kalau pak suami lebih suka Beef Pepperoni Feast dan Cheese Mania. Menurut pak suami, perpaduan beef pepperoni dengan mozzarella cheese nikmat tiada tara. Klop saja begitu. Hihihi dasar penggemar keju, pasti maunya serba keju. 


Tapi bagaimana ya rasanya kalau ada Pizza dengan topping khas kuliner Indonesia? Rendang atau ayam bakar begitu? Memang ada? Iyess sekarang ada donk...

Kamu mau pesan apa?

16 Maret 2017 lalu, Domino’s Pizza baru saja meluncurkan 7 menu barunya yang diberi nama Chef's Premium Collection. Dari ke 7 menu tersebut, dua diantaranya  adalah menyuguhkan citarasa Indonesia, Beef Rendang dan Ayam Bakar. Sedangkan ke lima menu lainnya antara lain; Tandoori Chicken, Loaded Meatzza, Spicy Garlic Prawn, Grand Extravaganza dan Veggie Deluxe. Selain itu, Domino’s juga mengeluarkan 3 menu dessert terbaru yang bertabur coklat. Ada Chocolate Brownie, Chunky Choc Chic Cookie, dan Martabak Chocolate Cake, terinspirasi dari dessert khas Indonesia, Martabak. 

Chef Eko

Teman - teman blogger mengabadikan menu Chef's Premium Collection



Beef Rendang – Ayam Bakar -Tandoori Chicken

Menu pertama yang datang untuk saya dan teman – teman blogger cicipi adalah Beef Rendang, Ayam Bakar dan Tandoori Chicken. Sebagai urang Minang KW, Beef Rendang menurut saya cukup spektakuler. Jarang – jarang kan ada resto kelas dunia yang mau menggunakan menu lokal bagi pelanggannya. Pertama kali ketika membuka boks, aroma daging, bumbu rempah menyapa indera penciuman saya. Wangi dan seketika membuat air liur menetes. Paduan daging yang lembut, ditambah aroma rempah yang kuat, dan lelehan keju mozzarella membuat saya enggan tengok kanan kiri. Menurut chef Eko, Beef Rendang menggunakan santan segar yang encer, sayur – sayuran segar, sehingga tetap sehat. Buat saya, Beef Rendang ini sedikit kurang pedas *urang Minang KW* namun soal bumbu, enak..meresap ke dalam rotinya. Buat saya, Beef Rendang ini juara, dan sukses bikin ketagihan.

Level pedasnya menengah, tambah pedas sedikit makin nampol

Menu kedua yaitu Ayam Bakar. Perpaduan ayam bakar yang gurih, irisan bawang bombay, parsley dan keju mozzarella, terasa nikmat di lidah. Menu ini cocok untuk anak – anak yang belum berani makan pedas. Menurut saya, balutan rempahnya sedikit kurang terasa, namun secara keseluruhan menu ini cukup unik dan menarik. Kerja keras Chef Internal Domino’s patut diacungi jempol. Memperkenalkan kuliner lokal Indonesia kepada dunia.

Cocok untuk anak - anak yang tidak suka pedas


Pizza ketiga yang hadir yaitu Tandoori Chicken, rasa khas Timur Tengah.  Di India,  setahu saya, Tandoori Chicken menggunakan yoghurt yang dimasak beserta campuran rempah-rempah. Ditambah kunyit, bubuk cabe, dan rempah lainnya sehingga menghasilkan citarasa yang unik. Pizza  Tandoori Chicken sendiri menurut saya sensasional. Perpaduan paprika hijau, saus kari, saus rahitta, ayam Tandoori, bawang bombay dan keju mozzarellanya menyatu di lidah. Kalau teman – teman penyuka makanan India, khususnya Nasi Kebuli, Pizza Tandoori Chicken ini seperti cita rasa nasi kebuli yang dipenuhi oleh aroma kunyit, adas, jintan, kapulaga, pekak, kayu manis dan rempah lainnya. Sempat terlintas dibenak saya, seandainya saja Tandoori ini terbuat dari daging kambing, pasti cita rasa India yang sesungguhnya akan menyapa lidah. Besar kemungkinan ini termasuk inovasi tersendiri jika ada Pizza dengan daging kambing sebagai toppingnya.

Yummy...perpaduan Italia dan India

Spicy Garlic Prawn dan Loaded Meatzza

Untuk si pecinta udang, menu Pizza ini tentu saja menjadi favorit. Spicy Garlic Prawn merupakan perpaduan udang segar dengan rustic saus, perpaduan antara saus cabe dan bawang putih yang nikmat. Tidak hanya itu, bawang bombay, tomat, parsley, dan keju mozzarella menciptakan sebuah hidangan yang manis dan segar di mulut. Tinggal tambahkan saus sambal jika suka, maka yummy....dijamin ketagihan.

Udangnya gak amis dan gak bohongan...

Spicy Garlic Prawn menggunakan handtossed


Selanjutnya giliran si pecinta daging yang dimanjakan. Bayangkan saja, dalam satu hidangan terdapat beef pepperoni, beef rasher, beef black pepper, dan beef crumble. Kesemuanya dipadu dengan BBQ saus Domino’s yang enak dan lezat menjadikan Loaded Meatzza penuh dengan protein hewani yang dibutuhkan tubuh. Tidak hanya itu, perpaduan Domino`s saus yang unik, bawang bombay dan keju mozzarella yang tampilannya memikat mata. Bagi teman – teman yang menyukai Meatzza yang ada di  menu Premium Pizza Domino’s, maka teman – teman pasti suka dengan menu ini. Dagingnya serba extra, serba full. 


Full daging, puass



Veggie Dulexe dan Grand Extravaganzza

Lalu untuk si pecinta sayuran atau Vegeterian, masih bisa tidak menikmati cita rasa Domino’s Pizza? Tentu bisa donk. Setelah sebelumnya Domino’s Premium Pizza menghadirkan Veggie Mania yang terdiri dari Domino’s pizza saus, bawang bombay, paprika hijau, jagung, jamur, zaitun hitam, tomat, parsley dan keju mozzarella. Kini Domino’s Pizza menghadirkan sesuatu yang segar dan enak. Veggie Deluxe, menu baru bagi Vegeterian. Terdiri dari Domino’s Pizza saus, jamur, bawang bombay, paprika hijau, tomat, zaitun hitam, nanas, keju Feta, dan keju Mozzarella. Nah ini yang unik menurut saya. Penambahan nanas pada Veggie Deluxe membuat pizza ini terasa segar dan sensasional. Seperti yang kita tahu, nanas adalah salah satu tumbuhan tropis dengan isi daging buah berwarna kekuningan dan rasa yang manis dan terkadang sedikit asam dengan kandungan air membuat pizza ini sedikit juicy. Ditambah dengan keju Feta, membuat Veggie Deluxe sebagai penyempurnaan menu sebelumnya.

Nanas yang ada membuat menu ini sensasional


Teman – teman ada yang tahu keju Feta?hihi saya baru tahu ini kalau keju Feta ini adalah keju Yunani yang dibuat dari susu domba yang dipasteurisasi dan kadang-kadang ditambahkan susu kambing. Warnanya putih susu, teksturnya agak keras dan rapuh serta rasanya gurih enak. Cara penyimpanannya, keju Feta cukup disimpan dalam air asin ataupun air dadih.  Keju Feta biasanya terasa sangat asin karena pemberian garam yang banyak. Untuk menghilangkan rasa asin pada keju Feta, keju tersebut direndam dalam air dingin ataupun susu selama beberapa menit. Jadi cita rasa yang unik dan sensasional pada Veggie Deluxe, sudah tahu kan dari mana asalnya?πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹


Menu terakhir, yang juga menjadi salah satu menu favorit saya selain Beef Rendang,  adalah Grand Extravaganzza. Menu ini perpaduan sayuran dan daging dengan topping yang mengundang selera. Ada beef rasher, beef pepperoni, zaitun hitam, paprika hijau, bawang bombay, nanas, parsley, tomat dan Domino’s Pizza saus yang memadukan kesemua cita rasa tersebut.  Di lidah saya, menu ini terasa gurih, manis dan sedikit kecut dari nanas, dengan adonan pizza (roti) yang empuk dan lembut. Grand Extravaganza ini cocok dinikmati siang hari, bikin segar dan mata melek seketika.


Perpaduan nanas dan tomat, segar dinikmati siang hari


7 Sensasi rasa yang ditawarkan Domino’s Pizza kali ini belum lengkap tanpa sensasi dessertnya. Dessert Domino’s Pizza yang bikin saya selalu balik lagi ke sini adalah Chocolate Lava. Cake coklat yang di dalamnya berisi coklat cair yang akan meleleh keluar ketika kita makan. Persis seperti Lava. Rasanya? Ya ampun...enak banget. Manisnya pas dan gak bikin blenger. 


Selain Chocolate Lava dan Chocolate Bread Stick, Domino’s Pizza menghadirkan 3 menu baru untuk dessert, Chocolate Brownie, Chunky Choc- Chip Cookie dan Martabak Chocolate Cake, yang merupakan menu adaptasi dari dessert khas Indonesia, Martabak.


Dessert pertma yang menghampiri meja saya siang itu, Chocolate Brownie atau Choco Brownie. Brownies coklat yang disajikan beserta saus coklat. Choco Brownies ini dapat disajikan dengan siraman saus diatasnya, atau bisa juga dicocol ke dalam sausnya. Kedua cara tersebut tetap menghadirkan sensasi enak dan manis di lidah. Oiya, untuk saya sendiri, Chocolate Brownie ini juga enak disajikan sebagai cemilan pembangkit stamina. Rasa manisnya yang pas di lidah, cocok sebagai teman minum kopi di sore hari...yummyπŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

Siapa yang tahan godaan lihat ini


Dessert yang kedua adalah Chuncky Choco – Chip Cookie. Penampakannya sekilas menyerupai martabak. Perpaduan antara coklat dan choco chips didalamnya menimbulkan sensasi rasa yang pasti disukai anak -anak. Kuenya yang cruncky sukses bikin saya susah berpaling darinya. Lagi, lagi dan lagi....lalu inget, apa kabar diet?πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Favorit anak - anak di rumah

Dan dessert yang terakhir adalah Martabak Chocolate Cake. Taburan kacang di atasnya mengingatkan saya akan martabak coklat manis di depan rumah. Enak dan nikmat. Hihihi makan ini jadi teringat kenangan bersama almarhumah nenek yang suka martabak coklat. 


Menikmati ini terkenang almarhumah nenek


Dari keseluruhan menu baru yang ditawarkan, yang berhasil mencuri perhatian saya; Beef Rendang, Grand Extravaganzza dan Chuncky Choco – Chip Cookie. Dijamin begitu mampir ke Domino’s Pizza, menu – menu ini langsung menggugah selera saya. Oiya, khusus Pizza lover yang berada di Jakarta, Bali dan Bandung, Domino’s Pizza  memberikan diskon 10% untuk kamu yang ingin mencoba menu Chef’s Premium Collection. Promo ini berlaku hingga akhir Maret 2017. Jadi jangan dilewatkan ya....


Serbuuuuu

Untuk Pizza Chef’s Premium Collection, harga dibandrol mulai Rp105.000,- untuk ukuran M. Sedangkan untuk dessertnya, harga dibandrol mulai Rp28.000, hingga Rp35.000,-.  Kesemua menu yang terdapat di Domino’s Pizza dibuat setelah pemesanan bagi pizzanya. Dan untuk dessertpun disajikan hangat karena “fresh from the oven”. Jadi gak usah khawatir, seluruh bahan yang digunakan Domino's Pizza telah berada dalam pengawasan Majelis Ulama Indonesia dan telah mendapat sertifikasi HALAL. Semoga kedepannya, Domino's Pizza mampu menyuguhkan inovasi kuliner lokal dalam balutan cita rasa kelas dunia yang menggugah selera. Saya jadi penasaran, inovasi menu apalagi yang aka dikreasikan Chef Eko. Siapa tahu beliau berhasil memadukan Pizza rasa Pempek atau SemurπŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

 

Yang mana favoritmu?


Foto bersama seusai acara



Jadi, apa Pizza favorit kamu ?















































3 comments

  1. Dan saya lebih suka pizza ini dibandinkan merk sebelah, hihi

    ReplyDelete
  2. enak2 nih. Aku blm pnh nyoba Domino Pizza, pgn ah kapan2

    ReplyDelete
  3. Kayaknya enak aku belum pernah nyoba

    ReplyDelete

Tanda sayang

© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall