27 May 2017

Fiva Food, Sajian Olahan Halal, Lezat, Sehat dan Praktis Selama Ramadan


Marhaban ya Ramadan....

Selamat datang bulan penuh barokah dan rahmatNYA. Bagaimana persiapan Ramadan tahun ini teman- teman? Persiapan fisik dan psikis wajib donk ya. Kalau saya sendiri selain mempersiapkan kedua hal tadi,saya juga mempersiapkan menu untuk sahur dan berbuka. Ya maklum deh ibu-ibu rempong :D

Tahun ini adalah Ramadan perdana bagi gadis kecil saya, Fara. Agar tidak ada sesi bujuk membujuk ketika makan sahur, saya kepikiran untuk menyetok makanan olahan siap santap seperti sosis, rolade, kornet, nugget dan lainnya. Tujuannya selain untuk menciptakan selera makan, juga sebagai  persiapan jika sewaktu – waktu saya terlambat bangun ketika sahur. Tinggal nyalakan kompor, goreng sebentar, maka makan sahur tetap dengan lauk yang menyehatkan juga halal.



Sehat dan Halal. Kalimat inilah yang pas disematkan kepada produk – produk Fiva Food. Fiva Food sendiri sudah saya kenal sejak 1 tahun lalu. Sebuah perusahan UKM yang berada di Jati Bening, Pondok Gede, Bekasi. CV. FivaFood   & Meat Supplay namanya. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri yang bergerak di bidang produksi bahan makanan olahan dan penyediaan daging segar beku.



 
Hari itu, Sabtu 20 Mei 2017, saya dan beberapa teman – teman kelas blogger berkunjung ke pabrik dan kediaman Ibu Betsy Monoarfa. Sesampainya di lokasi, kami disambut oleh Mas Yosy Revalio, General Manager Fiva Food sekaligus anak dari Ibu Betsy Monoarfa yang kebetulan hari itu berhalangan hadir. Mas Yosy pun menceritakan sejarah berdirinya Fiva Food, produk yang menjadi unggulan dan rencana Fiva Food kedepannya.

Mas Yosy, GM Fiva Food

Teman – teman tahu tidak, Fiva Food dikenal sebagai Rajanya Rolade. Memproduksi Rolade yang saat itu terbatas pesaingnya, membuat produk ini menjadi produk favorit Fiva Food.  Namun ada beberapa jenis olahan lainnya yang juga diapresiasi pelanggan dengan baik. Ada Bratwurst Sapi, Sosis Sapi, Kornet Ayam, Bratwurst Ayam, Rolade Ayam, Tuna Kaki Naga dan Tuna keong Mas.  Ada 5 alasan mengapa saya begitu menyukai produk olahan Fiva Food :

1. Halal dan Thayiban
Dilihat dari proses pengolahan dan produksinya benar – benar bersih dan menggunakan bahan baku yang 100% halal. Mas Yosy sendiri mengakui kalau keluarganya mengkonsumsi produk Fiva Food juga. Sehingga mereka tidak ingin membohongi pelanggan.

2. Lezat dan Bergizi
Sudah pasti, wong setiap memasak menggunakan menu dari Fiva Food, Fadly dan Fara pasti makan dengan lahap, pakai tambah!

3. Mudah disajikan
Cuma dalam waktu 5 menit, sajian makanan menggunakan produk olahan Fiva Food siap disajikan.

4. Mudah didapat
Bisa ditemui di supermaket dekat rumah.

5. Harga Terjangkau
Bila dibandingkan dengan produk – produk premium, Fiva Food masih lebih terjangkau harganya.


Hingga saat ini Fiva Food masih menerima pesanan dari katering. Dan katering pabrik yang masih mengkonsumsi Rolade Fiva Food   adalah PT Nikomas di Serang yang sudah hampir 14 tahun melakukan kerjasama. Tidak hanya itu, Rolade Fiva Food juga bisa kita temui di pesawat Garuda Indonesia (Aero Wisata). 


Dengan menonjolkan sisi keagamaan dan kekeluargaan yang kental, Fiva Food mendapatkan loyalitas dari para karyawannya. Memiliki kurang lebih 80 orang karyawan saat ini,  Fiva Food didirikan Ibu Betsy pada awalny hanya dengan 2 karyawan saja. Mungkin ini salah satu caranya Fiva Food mendapat loyalitas yang cukup tinggi. Sehingga ibu Betsy pun menghadirkan mess bagi karyawan single dan rumah petak bagi karyawannya yang sudah berkeluarga.


Menu makan siang hari itu ialah 3 menu baru dari Fiva Express. Ada Ricebowl Kornet Ayam (Rp15.000), Ricebowl Rolade Ayam (Rp18.000) dan Ricebowl Sosis Sapi (Rp20.000).  Pilihan saya jatuh kepada Ricebowl Rolade Ayam yang dipadu dengan 3 macam saus;  Saus Cajun, Saus Teriyaki dan Saus Asam Manis yang semuanya enak. Ricebowl ini ditawarkan sebagai bagian dari menu yang ada di Fiva Express. 

Ricebowl Kornet Ayam
Ricebowl Rolade

Ricebowl Sosis


Langsung habis....endeeeusss
Menurut mas Yosy, seringkali Fiva Express mendapat pesanan untuk sebuah hajatan/acara. Sebagai alternatif bagi pelanggan, Fiva Express membuat terobosan baru, Ricebowl. Yaitu paket lengkap yang terdiri dari nasi, salad/sayuran, dipadu dengan 3 pilihan lauk yang kita inginkan disajikan dalam tempat berbentuk bulat. Tambahkan saus yang disukai, nyam nyam, ricebowl ini beneran bikin kenyang.  


Selepas makan siang, kamipun berkesempatan untuk menjelajah pabrik Fiva Food. Karena hari itu sabtu, karyawan libur, kami pun leluasa masuk menggunakan sepatu sendiri sebagai alas kaki. Mas Yosy bilang, setiap Senin hingga Jumat sore, jika ingin berkunjung ke dalam pabrik haruslah menggunakan safety shoes, harnet dan masker. Karena hari ini tak ada orang yang bekerja, maka kamipun bebas melenggang masuk.

Tour De Factory 
 
Pertama memasuki ruangan pabrik, sama sekali tidak tercium bau anyir. Lantai ruangan bersih dan kering. Proses produksi dimulai dari tahapan pemeriksaan dan pemilihan bahan baku yang akan digunakan. Setelahnya dilakukan proses pengolahan secara higienis, sesuai Standar Mutu Internasional dan tentu saja, Halal. Semua produk Fiva Food diproses menjadi matang pada suhu tinggi, lalu dipress (agar kedap udara) dan disimpan pada suhu yang rendah, sehingga bakteri dan kuman tidak dapat berkembang biak. Saat pendistribusian, semaksimal mungkin produk-produk Fiva Food didistribusikan dalam suhu yang rendah. Ini lah mengapa hingga saat ini Fiva Food belum bekerjasama dengan ojek online untuk pengantaran produknya. Mas Yosy bilang, standar pengiriman ojek online belum mampu memenuhi persyaratan pengiriman makanan olahan beku. Untuk itu hadir Fiva Express yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dan sesuai standar yang telah ditentukan. 








 
Lazimnya sebuah perusahaan berbasis makanan olahan, limbah industrinya kadang kala menyebabkan bau busuk dan mengganggu penciuman. Namun tidak demikian halnya dengan Fiva Food. Limbah industrinya sudah diproses dengan baik, sehingga hasil penyulingannya tidak mengganggu lingkungan sekitar. Bahkan air penyulingan limbah yang terakhir digunakan untuk memelihara ikan, sebagai indikator apakah limbah tersebut berbahaya atau tidak. So, gak perlu heran ya mengapa Fiva Food bisa berada dalam komplek perumahan tanpa complain dari warga sekitar. 



 


Sebelum makan siang, kamipun diajak melihat demo masak dengan menggunakan produk olahan Fiva Food, kornet ayam. Nama masakannya Oseng Kornet Cabe Hijau. Bahan – bahannya antara lain; kornet ayam Fiva Food yang sudah dipotong kotak – kotak, cabe hijau, bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, kecap, garam, dan bumbu penyedap secukupnya.  Cara pengolahannya pun mudah, tumis duo bawang hingga harum, masukkan lengkuas – salam – cabe hijau hingga wangi. Lalu masukkan kornet ayam dan tambahkan kecap, garam dan penyedap sert sedikit air. Aduk hingga rata. Koreksi rasa. Jika bumbu sudah meresap, matikan kompor. Dan oseng kornet cabe hijau siap disajikan.


Bahan dan cara pembuatannya di demo masak
Ini endeusss banget

Selain oseng kornet cabe hijau dan aneka ricebowl untuk makan siang, hari itu kamipun diberi kesempatan untuk icip-icip ayam jari jari yang mirip nugget dan Tuna Keong Mas yang enak banget, cocok untuk cemilan.

 


Tuna Keong Mas
 


Produk Fiva Food sudah bisa ditemukan di Alfamidi (Yeaay akhirnya, ada yang dekat rumah), AEON, Carrefour, Loka, Tiptop, dan Total Buah. Selain itu, Fiva Food juga bisa ditemui di sini. Oiya selama Ramadan ini, ada promo menarik dari Fiva Food. Dan bagi yang ingin berwirausaha sila cuss intip informasi lebih lanjutnya di website ya teman-teman.

Selamat berpuasa!
















































 

3 comments

  1. Keren reportasenya dari Fiva Food. Istri saya sudah manfaatkan untuk makan sahur. Sebagian dibagi ke anak mantu. Memang praktis.

    ReplyDelete
  2. Itu ayam jari dan tuna keong mas ngga dijual umum ya sama fivafood?

    ReplyDelete
  3. pengen tuna keong masnya hehehe

    ReplyDelete

Tanda sayang

© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall