12 July 2017

Wednesday Wishlist : Mesin Cuci Samsung



Hallo, apa kabar teman?
Bagaimana, setelah Lebaran asisten rumahtangga sudah kembali lagi belum? Memang ya drama asisten rumahtangga tiada habisnya. Sesaat sebelum mereka pulang menjelang Lebaran, buibu pasti ketar ketir bin galau,  berharap mereka kembali. Tetapi begitu mendapat kabar kalau mereka tak kembali bekerja, sedih dan sakit hatinya melebihi putus cinta jaman dulu. 

Dibeberapa grup Whatssapps, teman – teman saya yang sudah menjadi istri/ibu, curhat mengenai asisten rumahtangga mereka. Rata – rata teman saya yang curhat mengeluhkan beberapa pekerjaan rumahtangga yang tidak mereka sukai untuk dikerjakan sendiri. Untuk itulah mereka membutuhkan jasa asisten rumahtangga untuk mengerjakan tugas tersebut.


Seperti seorang teman, sebut saja jeng Cici, ia menceritakan bagaimana tangannya gatal dan panas ketika mencuci menggunakan detergen. Solusinya adalah menggunakan asisten rumahtangga. Ketika sang asisten tak kembali, jeng Cici mau tidak mau harus mencuci sendiri, atau menggunakan mesin cuci.


Jeng cici pun minta rekomendasi saya, merek mesin cuci apa yang ramah di kantong, mudah perawatannya dan hemat listrik.  Berikut beberapa tips memilih mesin cuci ;
  1. Budget
Pilih mesin cuci yang sesuai dengan bugdet yang diinginkan. Cari perbandingan harga di toko eletronik, bazaar, pameran ataupun melalui E-commerce, seperti MatahariMall.com.
  1. Siapa yang mengoperasikannya, suami/istri atau asisten rumahtangga? Jika yang mengoperasiknnya  asisten rumahtangga, disarankan membeli mesin cuci dua tabung agar jika sewaktu-waktu mengalami kerusakan, biaya perbaikannya tidak mahal.

  1. Mesin cuci yang sesuai dengan pemakaian listrik di rumah

  1. Mesin cuci  yang kapasitasnya sesuai dengan jumlah anggota keluarga.
Contohnya jika anggota keluarga andda 4 orang hendaknya memilih mesin cuci dengan kapasitas kurang dari 9 kg. dan juga jika anda memiliki anggota keluarga lebih dari 4 orang, pilihlah mesin cuci dengan kapasitas lebih dari 9 kg.



    5. Pilih mesin cuci yang sesuai dengan keperluan, kebutuhan dan frekuensi mencuci
Mesin cuci akan digunakan untuk bisnis (laundry) atau kebutuhan keluarga saja. Dalam satu minggu berapa banyak cucian kotor juga mempengaruhi kapasitas mesin cuci.

   6. Teknologi
Sebaiknya pilihlah mesin cuci yang berteknologi ramah lingkungan, hemat listrik, hemat penggunaan air, l di rumah. dan kids friendly jika memiliki anak kecil.
 
   7. Layanan Service Centernya mudah dihubungi di kota tempat tinggal

   8.   Garansi
Umumnya produk elektronik mendapatkan layanan garansi minimal 1 tahun dan pergantian sparepart gratis yang dapat dipercaya.

   9. Otomatis dan atau Semi Otomatis
Tentukan mesin cuci dengan teknologi semi otomatis atau otomatis. Karena saat ini dipasaran selain terdapat 2 jenis mesin cuci front loading atau top loading, juga terdapat mesin cuci yang bekerja full otomatis tanpa campur tangan manusia, dan mesin cuci yang semi otomatis, yang dapat bekerja otomatis namun menggunakan campur tangan manusia.

  10. Merek
Pilih mesin cuci dengan merek popular/tenar/terkenal, karena biasanya produsen elektronik yang telah popular, akan menjaga kualitas produknya tetap awet.



Dari tips di atas, kira – kira sudah dapat ditentukan mesin cuci merek dan model  apa yang sesuai kebutuhan kita. Mesin cuci otomatis atau mesin cuci semi otomatis.  Berikut perbedaan mesin cuci bukaan atas (Top Loading) dan mesin cuci bukaan depan (Front Loading) :
Mesin cuci bukaan atas (Top Loading)
  • Harga lebih murah
  • Butuh banyak penggunaan air
  • Butuh detergen lebih banyak
  • Mesin cuci top loading ada yang satu pintu ada yang dua (dual) tabung. Mesin yang satu tabung sudah otomastis, mulai membuka tutup air, mencuci dan memeras dilakukan oleh program. Kita tinggal menjalankan program yang dipilih, baik mencuci saja, mencuci dan peras juga pencucian dan memerasa.
  • Kemampuan mencuci lebih banyak.
  • Mesin cuci bukaan atas karena perputarannya secara horisontal menyebabkan air yang ada di dalamnya membentuk pusaran air yang menyebabkan pakaian saling melilit.
  • Tingkat kekeringan yang dihasilkan pada mesin cuci bukaan atas hanya menghasilkan 70% tingkat kekeringan.


Mesin cuci bukaan depan (Front Loading)
  • Harga lebih mahal
  • Penggunaan air lebih hemat
  • Hemat listrik
  • Hanya perlu sedikit detergen.
  • Mesin cuci front loading berputar secara vertikal, menyerupai perputaran roda yang menyebabkan pakaian selalu jatuh ke bawah sehingga pakaian tidak saling melilit. Hasil pencucian mesin cuci bukaan depan lebih baik dari mesin cuci bukaan atas, karena teknologi yang digunakan sama seperti pakaian dibanting-banting.
  • Tingkat kekeringan yang dihasilkan pada mesin cuci jenis ini mencapai 95%. 



Saya merekomendasikan Mesin cuci Samsung yang memiliki beraneka ragam pilihan. Tersedia  top loading ataupun front loading, dengan kapasitas mulai dari 6 – 20kg, warna putih – abu – silver dan Inox, serta berbagai ragam fitur (Addwash, Activewash, Aquajet, Superspeed, Steam wash, Eco Dry, dan VRT).  Hargapun bervariasi, mulai dari Rp2jt hingga Rp10jt dengan kapasitas yang besar.


Semoga jeng Cici teman saya bisa segera menentukan mesin cuci Samsung mana yang akan dibeli. Hihihi saya gak sabar mau numpang nyobain juga😁😁😁😁😅😅😅

09 July 2017

#UbahJakarta dengan MRT Jakarta





Sebagai penduduk Jakarta,  merasakan macet ketika ke luar rumah adalah santapan sehari – hari. Jika diumpamakan sebagai makanan, macet itu sama dengan nasi. Untuk orang Indonesia, makan gak pakai nasi gak afdol kan! Nah sama deh, Jakarta sehari gak macet juga gak afdol, bahkan ketika lebaran pun tetap macet.


Padahal pemerintah sudah melakukan berbagai cara untuk mengurangi kemacetan. Mulai dari menyediakan TransJakarta, memperbaiki fasilitas KRL, membangun jalan layang dan membuka tol baru. Namun demikian hal tersebut dianggap belum juga dapat mengurai kemacetan. 


Pemerintah mengupayakan sebuah cara alternatif untuk mengurangi kemacetan dengan dibangunnya MRT di Jakarta. Nah tanggal 5 Juli kemarin, saya dan teman – teman blogger berkesempatan mendapat update terbaru dari progress pembangunan MRT dalam acara halalbihalal yang berlangsung di Bakoel Koffie, Jakarta. 


Dalam kesempatan tersebut, Bapak William Syahbandar, Direktur Utama PT. MRT Jakarta, mengatakan proyek pembangunan MRT fase I sudah mencapai 74, 89 persen dengan rincian teknis kontruksi di bawah tanah sebesar 87,48 persen dan kontruksi melayang sebesar 62,42 persen, terutama untuk Depo Stasiun Lebak Bulus dan Stasiun Senayan.


Saat ini,  pembangunan masih sesuai target pengerjaan yang direncanakan dapat dioperasikan pada Maret 2019. Tetapi menurut Bapak William ada kendala pada pembebasan lahan di kawasan Haji Nawi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Belum tercapainya kata sepakat dalam pembebasan lahan untuk stasiun Haji Nawi, namun hal ini tidak akan menghambat penyelesaian MRT Jakarta. “Doakan semoga tepat waktu yaa...”, ujar Pak William. Pemda DKI sedang melakukan proses negosiasi.




Bagi saya pribadi yang menarik  adalah konsep pembangunan MRT dengan TOD (Transit Oriented  Development) yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. TOD sendiri merupakan pembangunan tata kota yang terintegrasi dengan sistim transportasi sehingga terciptanya sebuah kota yang efektif dan efisien, membangun komunitas yang aktif dan nyaman, mengurangi waktu tempuh perjalanan dan hambatan di jalan raya.  




Adapun beberapa manfaat lainnya sebagai berikut;
1. Pengguna transportasi umum dan pribadi akan mendapatkan manfaat dari peningkatan layanan, pengurangan waktu tempuh, dan pengurangan kemacetan jaringan jalan (Manfaat transit). Masyarakat diharapkan untuk menggunakan transportasi massal, sehingga kendaraan berkurang volumenya di jalanan, polusi udara semakin berkurang, waktu di jalan lebih efektif dan efisien.
2. Pemilik properti  dimana nilai properti meningkat dengan peningkatan aksebilitas transportasi dan kemudahan (Manfaat properti).

3. Pemilik bisnis melalui keuntungan  peningkatan aksebilitas pelanggan dan pegawai (Manfaat ekonomis). Cafe, resto dan aneka bisnis lainnya yang menunjang gaya hidup masyarakat dapat tumbuh dan berkembang di sekitar stasiun.

4. Pemerintah daerah akan mendapat pendapatan melalui pemasukan konsumsi dan manfaat fiskal; dan;

5. Kota dan penduduknya sebagai bagian dari program  berkelanjutan, peremajaan area transit  sekitar stasiun MRT pada perkotaan yang dinamis. Impian memiliki pedesterian atau trotoar yang ramah pejalan kaki dapat terwujud.



Tidak hanya itu, disetiap stasiun MRT nantinya akan ada Non Fare Box Business yang menunjang gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Toko – toko, Fashion, Food & Beverages, ATM, Vending Machines, Loker, dan lainnya  yang akan hadir untuk memudahkan masyarakat yang berpergian menggunakan MRT. Setiap stasiun luasnya berbeda – beda.
Lebak Bulus – Bundaran HI akan dapat ditempuh dalam waktu 30 menit saja. Untuk peak hour, jeda kereta satu dengan lainnya selama 5 menit. Sedangkan saat regular hour, jeda kereta antara 10 menit sekali. 



Selama pak William menjelaskan progress MRT, saya berdoa dalam hati, semoga pengerjaan MRT Jakarta cepat selesai sesuai rencana. Rasanya sudah tak sabar ingin mencicipi salah satu alternatif moda transportasi yang ada di Jakarta selain KRL dan TransJakarta. Semoga MRT akan mengubah Jakarta menjadi kota yang lebih baik, semakin tertib, aman, nyaman dan layak untuk ditinggali.























© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall