23 April 2017

Tips Mengkombinasikan Tas Ransel dan Selempang Pria




Ada banyak sekali jenis tas yang dijual di pasaran sekarang ini, dan yang lebih menyenangkannya lagi, kebanyakan sudah berupa tas unisex, alias bisa dipakai untuk pria dan wanita, horeee bisa join sama pak suami atau Fadly, 😁😁. Tas untuk pria misalnya, sekarang ini juga sudah memiliki banyak jenisnya, menyaingi tas khusus untuk wanita. Tas ransel dan selempang pria adalah salah satu dari jenis tas yang biasanya menjadi andalan banyak kaum adam.


Apa yang membuat tas ransel dan tas selempang ini menjadi tas yang disukai oleh para pria? Untuk tas ransel misalnya, keuntungan yang dirasakan dari menggunakan tas tersebut adalah sebagai berikut:

·         Karena tas ransel dibawa dengan cara digendong, maka kedua tangan kamu akan terbebas dari kerepotan membawa tas.
·         Tas ransel pria sekarang memberikan tampilan keren dan garang, atau simpel dan fungsional. Ini membuat tas ransel juga mendukung gaya Anda.
·         Fungsional, karena tas ini biasanya memiliki banyak kantong dan compartment yang membantu menyimpan barang-barang secara terorganisir.
·         Tas ransel modern bisa dipakai untuk membawa laptop maupun peralatan lain tanpa membuat punggung sakit.
·       Desain tas ergonomist. Tak membuat kamu menjadi lelah, maupun punggung dan bahu jadi sakit. Khususnya buat yang suka bawa barang banyak.



Lantas, bagaimana dengan tas selempang? Tas ini adalah tas bertali panjang yang biasanya digelayutkan di bahu atau disilangkan di badan. Dulu sih lebih disukai wanita, namun sekarang kaum pria pun sudah mulai meliriknya. Apa yang membuatnya juga banyak dilirik kaum pria? 
·         Ringan serta praktis, karena ukuran tas selempang pria lebih kecil. Cocok untuk tempat barang-barang seperti smartphone, power bank, kunci, maupun dompet.
·         Multifungsi, karena tas selempang juga ada yang berukuran agak besar, dan bisa dipakai untuk menyimpan buku tanpa terlipat.
·         Sangatlah mudah mengeluarkan barang dari tas ini tanpa harus meletakkan tas lebih dahulu.
·         Tas selempang membuat penampilan penggunanya sangatlah modis.
·         Bisa dipakai di segala situasi, seperti untuk jalan-jalan maupun untuk bekerja.





Meski banyak orang yang memiliki keduanya, atau memilih salah satu dari jenis tas tersebut, namun ternyata ada juga yang memilih jalan tengah. Ini karena ada jenis tas ransel dan selempang pria yang menjadi satu, alias tas ransel bisa menjadi tas selempang, dan sebaliknya. Tas seperti ini biasanya banyak diincar oleh orang-orang yang tidak ingin kerepotan memiliki dua tas sekaligus, dan bisa mengubah mode tas dengan cepat ketika mereka tiba-tiba berada dalam situasi yang berbeda.



Apa saja keuntungan dan kelebihan dari tas model yang seperti ini? berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan ini sebelum tergoda untuk membelinya:

1.       Kelebihan:

ü  Bisa diganti-ganti penampilannya sesuai dengan kebutuhan.
ü  Kamu mendapatkan manfaat dari dua jenis tas sekaligus.
ü  Tampilan dari tas semacam ini biasanya cukup keren dan modis.
ü  Menghemat pengeluaran karena tak perlu membeli dua jenis tas.

Mau ransel atau selempang?




2.       Kekurangan:

ü  Biasanya kombinasi seperti ini tidak maksimal dalam soal fungsi.
ü  Ukuran juga tak bisa terlalu besar, sehingga untuk yang suka bawa barang banyak tak bisa menggunakannya jika bawaan kamu besar atau banyak.
ü  Ada banyak tali yang harus diurus dan dibereskan, ini kadang merepotkan.
ü  Tidak banyak yang menjual jenis tas seperti ini.




Jadi, kalau kamu ingin membeli tas semacam ini, tak masalah, karena tas ransel dan selempang pria yang dikombinasikan adalah perpaduan yang unik dan juga menarik, baik secara tampilan maupun fungsi. Tapi kamu - kamu juga harus bersiap untuk kompromi antara kedua jenis tas yang membuatnya terasa seperti setengah-setengah dan tak maksimal. Jadi, hati-hati saat memilih!














21 April 2017

Memperingati Hari Kartini Bersama Belfoods dan Kidzania




Setiap 21 April, kita selalu memperingati hari Kartini, sosok pejuang emansipasi wanita yang berasal dari Jepara. Sosok perempuan yang pantang menyerah pada keadaan, yang ingin kesetaraan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kedudukan hingga perekonomian bagi sesama  perempuan.

Tetapi hal ini semua diketahui generasi sekarang gak ya? Saat ini anak – anak perempuan bisa sekolah, menjadi dokter, arsitek, menteri  dan lainnya salah satunya adalah campur tangan ibu Kartini, memperjuangkan kesetaraan.

Antri registrasi menuju lokasi acara
Kebayang donk ya kalau ibu – ibu jaman sekarang yang kemampuan baca tulisnya untuk mencari resep, ataupun kemampuannya mengolah masakan terbatas karena tidak memperoleh kesempatan yang sama dalam pendidikan, anak Indonesia kemungkinan banyak yang kurang gizi. Du..du..du padahal gizi yang baik dibutuhkan anak – anak dalam masa tumbuh kembang.  Asupan gizi yang baik dan seimbang akan mendukung anak Indonesia untuk berprestasi.

Belfoods, sebuah perusahaan yang memproduksi makanan olahan seperti Nugget, Bakso, Sosis, Mantau, Kentang dan lain-lainnya, bersama dengan Kidzania Jakarta mengadakan Lomba Fashion Show Baju Adat untuk anak – anak usia TK. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan sosok Kartini pada anak Indonesia, juga sekaligus memperkenalkan keanekaragaman budayanya. Memupuk rasa cinta tanah air sejak dini, kegiatan ini berlangsung di Main Square Kidzania Pasific Place, Jakarta. Diikuti oleh 100 murid TK SeJabodetabek, fashion show dibagi dua kategori, kategori A dan B, yang memperebutkan hadiah berupa Tropi, tabungan  jutaan rupiah dan gudibek. Asyik kan.... 



“Di Belfoods, kami sangat memperhatikan asupan gizi  yang terkandung dalam setiap produksi makanan yang kami sediakan bagi konsumen. Kami harapkan orang tua dapat memberi asupan yang sehat dan bergizi sehingga mendorong tumbuh kembang anak dan meningkatkan kecerdasannya”, ujar bapak Addyono H. Koloway, General Manager  Marketing Belfoods Indonesia. Beliau juga mengatakan bahwa memakan 5 potong nugget setara dengan sepotong ayam goreng renyah yang memiliki kandungan protein sebanyak 30%. Artinya kebutuhan protein harian bagi anak – anak sudah terpenuhi hanya dengan mengkonsumsi 5 potong nugget atau sepotong ayam goreng renyah.

“Selain peduli terhadap gizi makanan anak Indonesia, Belfoods juga peduli dengan aktivitas yang positif dan sangat bermanfaat bagi anak Indonesia. Seperti fashion show Busana Adat dalam rangka memperingati hari Kartini kali ini. Lomba fashion show ini kami adakan agar anak – anak lebih mengenal budaya Indonesia lewat busana yang mereka kenakan, juga menginspirasi anak – anak untuk berprestasi” lanjut pak Addyono  mengakhiri sambutannya.

Di kesempatan yang sama, Ibu Dada Sabra Sathilla , Marketing Communication  Manager Kidzania mengatakan bahwa setiap tahunnya Kidzania Jakarta selalu mengadakan acara menyambut hari Kartini. Namun kali ini menampilkan sesuatu yang baru, yaitu fashion show Busana Adat Nusantara. Penilaian dilihat dari 4 aspek yaitu; make up, percaya diri, cara berjalan dan pose, serta baju daerah yang dikenakan.


Pemenang kategori A berfoto bersama ibu Dada, pemenang kategori B berfoto bersama Bpk. Addy

Penampilan pertama, ada 50 anak dikategori A yang satu persatu maju memperagakan busana adat yang mereka pergunakan. Selanjutnya dikategori B pun ada 50 anak yang juga turut serta memperagakan busana adatnya. Hihihi semuanya cantik, ganteng, dalam balutan busana adat Bali, Jawa, Padang, Sulawesi, Betawi dan beberapa daerah lainnya. Kebayang Fara yang ikut serta, sayang saya telat tahu.






Fadly dan Fara sendiri hepi banget hari itu. Selain melihat peragaan busana, mereka tentu saja asyik bermain di berbagai establishment yang ada. Tidak lupa mereka mengunjungi establisment Belfoods dan kegirangan ketika membawa nugget hasil kerja mereka. “Enak bu”, ujar mereka kompak berdua mencicipi.  Seperti yang kita tahu, Kidzania Jakarta adalah sebuah theme park atau “kota”nya  anak – anak yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan. Dirancang dan dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya lengkap dengan rumah sakit, salon, theater, pabrik -pabrik, supermarket dan lainnya, namun dalam ukuran anak – anak. Rasanya bermain diberbagai establishment di Kidzania Jakarta bikin malas pulang, tapi kota harus tutup pukul 14.00 hari itu dan kamipun harus kembali ke rumah.


Selamat Hari Kartini ...































© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall