13 January 2018

Wishlist Januari 2018: Beli Tas Kosmetik





Sejak ngeblog tahun 2005 lalu, isinya kebanyakan  menggalau. Setelah menikah dan Fadly hadir, nyaris semua post isinya tentang Fadly atau bahas parenting. Begitupun kalau blog walking, yang dicari biasanya keluarga muda, punya anak 1 atau punya anak seumuran Fadly.


Zaman itu gak pernah tuh mampir ke blog yang bahas beauty. Hahaha gak bisa pasang alis, punya lipstik cuma satu dan gak ngerti aneka skincare. Pokoknya gak minat deh urusan beauty begitu, asal muka bersih bereslah sudah😝.


Pak suami juga gak pernah komentar keberatan. Buat dia yang penting gak bau ketek 😂. Sisa lainnya jadi kaya jalan sama cowok, yo wes terima ajalah istrinya yang mantan preman ini. Kejadian kaya gini, hingga Fara lahir.


Ternyata punya anak cewek membuat saya sadar, nantinya ia akan banyak meniru saya. Seperti saya yang banyak meniru almarhumah nenek yang gak suka dandan. Selain bedak tabur, nenek hanya pake celak. Giliran saya yang pake, sukses mata jadi makin tambah hitam, Valak aja kalah. Trus kapok deh urusan celak ini, manalah kalau mau gunakan, kudu pake lidi. Berasa debus.


Sedikit demi sedikit, saya pun belajar mengenal make up dan skincare. Bolak balik intip blognya para beauty blogger, nyaris semua bilang sebaiknya kondisikan kulit wajah sebersih mungkin. Kulit wajah yang bersih, sehat dan terawat merupakan investasi masa depan. Ibarat kanvas, kanvas yang bersih mudah diaplikasikan apa saja.


Kemudian saya lebih fokus ke skincare. Face wash, toner, moisture, cukup sudah. Lagi - lagi saya salah. Membersihkan wajah di malam hari gak cukup sekali. Sebaiknya menggunakan metode double cleansing, biar wajah makin bersih. Kalau hanya cuci muka pakai sabun, debu dan kotoran yang menempel di wajah tidak seratus persen bersih. Ditambah lagi dengan sisa make up dan keringat yang tertinggal di wajah. Yang ada jika gak bersih, malah jerawatan.


Pelan - pelan saya mengubah kebiasaan membersihkan wajah di malam hari. Pertama - tama saya menggunakan micellar water atau milk cleanser, baru sesudahnya gunakan face wash. Tetapi pagi hari cukup dengan face wash saja.


Setelah itu gunakan toner. Beberapa beauty anthusiasm menyarankan gunakan double toner, BHA dan exfoliating. Nah untuk penggunaan toner ini, ada yang sebaiknya digunakan untuk kulit berminyak, ada yang untuk kulit kering. Salah - salah, mungkin saja bikin wajah makin berminyak atau makin kering.


Dalam tahapan skincare korea, setelah facial wash/cleansing dan toner, selanjutnya kita bisa menggunakan serum. Ditahapan penggunaan serum ini, beberapa orang ada yang menggunakan essence lebih dahulu baru serum, beberapa malah hanya menggunakan serum. Jika dana berlebih, saya sarankan sih gunakan keduanya, investasi kulit di masa depan kok,😍



Berikutnya gunakan moisture atau pelembab. Bisa day cream atau night cream. Aplikasikan setelah kulit menyerap serum tadi, jadi beri jeda ya. Pada malam hari, penggunaan night cream sebaiknya digunakan setelah pengaplikasian serum dan eye cream.


Khusus pagi hari, walaupun aktivitas saya lebih banyak seputaran domestik, sesekali keluar rumah untuk menjemput Fara atau keperluan lainnya, saya tetap menggunakan sunblock. Kalau pergi - pergi sudah pasti wajib menggunakannya. Jakarta zaman now, mataharinya bikin gosong.  Panas oooiii.




Itu untuk skincare, nah gimana dengan make up yang saya miliki. Hihihi serba minimalis, ya harap maklum wong masih pemula, saya hanya memiliki beberapa item make up. Pensil alis, BB cream, concealer, bedak tabur, bedak padat, eye liner, mascara, eye shadow, blush on, lip balm dan gak ketinggalan lipstik. Gak banyak kan…


Saya masih kepengen beli oundation yang pas dengan skintone wajah, countour kit, prime, eye base dan bronzer. Hahaha jangan tanya buat apa aja kegunaannya, yang pasti bikin make up nempel kece di wajah. Dasar perempuan 😝



Belakangan ini Fara ternyata diam - diam suka ikutan bongkar dan pegang beberapa perlatan make up saya. Jadi deh saya sempat kelabakan ketika salah satu lipstik favorit saya tercecer sana sini. Pengennya semua perabotan ngelenong dan perawatan wajah ini disimpan dalam satu tempat. Biar gak tercecer, gampang dicari. Apalagi jika saya mesti bepergian ke luar kota atau ke kegiatan yang mengharuskan menginap. Beneran ribet bawa make up dan skincare yang ada. Ketinggalan beneran bikin bad mood.


Kemarin saya sempat kepikiran untuk mencari tas untuk menampung make up/kosmetik saya. Harganya beberapa terjangkau. Trus lihat salah satu e-commerce tas kosmetiknya lagi pada diskon 😘😘😘


Bentuknya cantik, gak terlalu besar, muat di travel bag maupun koper ukuran kecil. Yang pasti sih bakalan bikin ringkes kosmetik bawaan saya. Yang bikin kalap, ada kosmetik bag yang bentuknya vertikal, cocok untuk tempat penyimpanan skincare yang bentuknya botol. Aaah...bikin mupeng semua. Wishlist Januari 2018 ini, beli tas kosmetik💪😍

Sumber foto : web mataharimall

25 December 2017

Untuk Orangtua, Berikanlah yang Terbaik




Saya mengenal beliau hampir 12 tahun. Sejak pertama berkenalan di malam tahun baru 2006. Sosok yang cukup nyentrik bin unik menurut saya, juga jago masak, pandai menata rumah, sukses menanam aneka bunga, perhatian bagi anak dan cucunya. Iya, ibu mertua saya, adalah sosok perempuan tangguh yang berhasil menghidupi rumah tangganya setelah ayah mertua tiada. Saya memanggilnya mamah.



Beliau tak pernah duduk diam, ada saja yang dikerjakannya. Menurutnya, duduk hanya akan membuat tubuhnya kesakitan, semua penyakit yang tak diharapkan kumpul di sana. Jadilah  mamah tetap aktif di usianya yang sudah mendekati kepala tujuh.


Hingga suatu hari, saya dan pak suami mendapat kabar kalau beliau sakit dan tak mau makan. Begitu kami temui, beliau dalam kondisi yang lemas dan badan yang mengurus. Langsung saja pak suami dan kakak ipar membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa. Hasil observasi dokter tidak diketemukan penyakit yang serius, namun mamah memang tak mau makan sehingga tidak ada nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Selama seminggu berada di rumah sakit, beliau tak diperkenankan turun dari tempat tidur, infus mengalir di kedua lengannya.


"Mbak, mamah dipakaikan diaper untuk dewasa saja, biar mamah nyaman", ujar saya pada kakak ipar yang menemani. "Memang ada diaper untuk dewasa?kamu bisa tolong cariin gak?", ia membalas pertanyaan saya.



Nyaman. Itu lah testimoni yang saya dengar ketika menghadiri acara Confidence Penganugerahan rekor Muri 10.000 testimoni di Balai Kartini 20 Desember 2017 lalu. Acara yang dihadiri media, blogger dan juga para pengguna Confidence. Dalam kesempatan tersebut hadir juga para narasumber antara lain Nirma Sofiawati, Head of Marketing Adult Care PT Softex Indonesia, Dokter Firtantyo Adi Syahputra, Sp.U, dan Dewi Yull, salah satu penyanyi legendaris Indonesia yang juga pengguna Confidence.


Berkenalan dengan Confidence

Selain ibu mertua seperti yang saya ceritakan di atas, sebelumnya saya berkenalan dengan Confidence ketika almarhumah nenek terkena dimentia. Nenek hanya beraktivitas di tempat tidur selama 3 tahun. Beliau menggunakan Confidence dengan perekat sehingga memudahkan saat pemakaian. Duh kebayang kalau tanpa Confidence, nenek pasti gak nyaman karena beliau saat itu sudah tak mampu untuk mengontrol BAK dan BAB. Berkat Confidence, nenek dan kami yang merawatnya sama - sama nyaman.



Confidence merupakan diaper atau popok dewasa yang diproduksi oleh PT Softex Indonesia. "Confidence nyaman digunakan dan sangat membantu sekali. Confidence akan berusaha untuk menjadi produk popok dewasa terbaik di Indonesia dengan cara mencari tahu kebutuhan konsumen dan selalu berinovasi", ujar ibu Nirma dalam sambutannya. Target market Confidence sendiri adalah lansia atau usia senior yang mengalami gangguan buang air kecil karena faktor usia agar mereka tetap dapat produktif. Seperti cerita seorang ibu yang tetap aktif dan produktif walaupun sudah berusia lanjut, namun maaih aktif dalam kegiatan PKK di lingkungan tempat ia tinggal. Ketika harus bepergian, ia merasa khawatir kesulitan menggunakan toilet umum, untuk berjaga - jaga ia menggunakan Confidence.




Dalam masyarakat kita, masih ada anggapan bahwa usia lansia merupakan usia yang sudah tidak lagi produktif. Padahal jika diberikan kesempatan, mereka tetap mau dan tetap bisa produktif. Saya jadi teringat film Intern (2015), film yang menceritakan seorang lansia yang mendaftar sebagai pemagang senior di sebuah kantor start up. Padahal usia si lansia tersebut sudah mencapai 70 tahun. Hebat yaa...



Mendapati kurangnya dukungan dan perhatian pada lansia, Confidence hadir dengan kampanye edukasi "Untuk Orangtua Berikanlah Yang Terbaik". Harapannya, para orangtua yang memiliki gangguan buang air kecil tetap merasa nyaman dan terbantu berkat Confidence, sehingga tetap mampu melakukan kegiatan atau aktivitas harian. Confidence tidak hanya digunakan oleh lansia, orang dewasa yang mengalami gangguan buang air kecil pun dapat menggunakannya.


Waspadai Inkontinensia Urin


Apa sih Inkontinensia Urin? Yaitu merupakan gangguan dalam sistem urin, dimana melemahnya otot - otot dalam berkemih. Ada 5 tipe Inkontinensia Urin, sebagai berikut;

1. Overflow, yaitu urin dalam kandung kemih sudah terlalu penuh, gejalanya rasa tidak puas setelah berkemih karena sedikitnya urin yang keluar dan pancarannya pun lemah.
2. Stress, ini biasanya dialami ketika tertawa atau bersin, urin akan keluar karena terjadinya peningkatan tekanan dalam perut.
3. Urge, merupakan ketidakmampuan menunda berkemih sesaat setelah sensasi berkemih muncul, karena otot destrusor/otot  kandung kemih tidak stabil.
4. Tipe Campuran (urge dan stres)
5. Tipe Continous ( terus menerus)

Nah gejala apa saja sebagai indikasi bagi penderita inkontinensia urin:
  • Urgensi, terburu - buru saat berkemih 
  • Frekuensi, sering berkemih minimal 8 kali sehari 
  • Nokturia, kencing pada malam hari lebih dari satu kali 
  • Straining, mengedan 
  • Intermitensi, menetes atau terputus - putus 
  • Hesitensi, menunggu lama saat berkemih 
  • Inkontinensia, mengompol



Dalam acara ini, hadir juga salah satu artis senior, Dewi Yull yang menceritakan pengalamannya menggunakan Confidence. Beliau sering kali bepergian ke luar daerah, dimana toilet umum yang bersih sulit dicari. "Kebetulan saya orangnya jijikan, tidak mudah sembarangan buang air kecil di toilet umum. Jadi memakai Confidence merupakan solusi yang tepat bagi saya. Popoknya tipis, tidak menggembung dan terpenting tidak membuat volume pada bagian bawah tubuh kita" ujarnya.


Confidence memiliki beberapa kelebihan, antara lain ;
1. Confidence merupaka satu - satunya popok dewasa yang sudah teruji secara klinis oleh Australian dermatologist sebagai popok yang aman bagi kulit sensitif.
2. Confidence hadir dengan tagline The Expert of Adult Care, popok dewasa yang berkualitas terbaik dan memperoleh penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.
3. Tersertifikasi Halal
4. Confidence telah mendapatkan penghargaan Top Brand selama 6 tahun berturut - turut dan Digital Popular Brand Award selama 2 tahun berturut - turut.

Confidence hadir dalam 2 tipe;
  • Tipe perekat untuk pengguna yang sakit (bedridden) seperti almarhumah nenek ketika itu. Memiliki kelebihan lapisan luar yang berbahan cloth-like selembut kain dan bersirkulasi udara, mengandung ekstrak aloe vera yang membuat lembut sehingga bebas iritasi, berdaya serap tinggi sehingga permukaan tetap kering. 
Tipe perekat

  • Tipe celana untuk pengguna yang masih aktif, dengan kelebihan popok tersebut sangat slim dan fit, seperti menggunakan celana dalam biasa. Popok ini yang digunakan ibu mertua beberapa bulan belakangan ini. Beliau mengkonsumsi obat dokter yang efek sampingnya adalah sering buang air kecil. Dengan Confidence tipe celana, ibu mertua dapat tidur dengan nyaman dan beraktivitas seperti biasa.




Penganugerahan Rekor Muri bagi Confidence



Confidence mengumpulkan 10.000 video testimoni pengalaman kenyamanan menggunakan Confidence yang dikirimkan oleh konsumennya (baik pemakai langsung ataupun caregivernya) melalui www.confidence-adultcare.com selama periode Juni - Oktober 2017. Hadir dalam prosesi penganugerahan tersebut adalah bapak Jaya Suprana. Semoga dengan adanya penghargaan ini, Confidence semakin maju, semakin berkembang dan tetap terus berinovasi untuk memenuhi kenyamanan penggunanya, baik lansia maupun usia dewasa yang membutuhkannya.






















© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall