31 March 2018

Zakat dan Wakaf dalam Ekonomi Syariah

zakat wakaf dalam Ekonomi Syariah
foto by kang Harris





Assalamualaikum teman,...


Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Banyak kenangan saya dengan almarhumah nenek di bulan suci ini. Selain riwehnya menyiapkan hidangan sahur dan berbuka, kenangan indah lainnya adalah saat saya membantu nenek membayarkan zakat nya di setiap akhir Ramadan.


Betapa senangnya hati melihat  wajah - wajah bahagia ketika menerima amplop yang diberikan. Semasa hidupnya, nenek lebih suka memberi zakat hartanya secara personal, dibanding menyerahkan zakatnya melalui lembaga zakat. Beliau tidak percaya jika tidak  menatap mata si penerima.



Dalam acara Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, 27 - 29 Maret 2018 lalu di Bogor,  beberapa pembicara mengatakan sebaiknya zakat tidak hanya dibayarkan ketika  Ramadan saja. Bahkan disebutkan zakat sebaiknya dibayarkan setiap bulan. Yang dibayarkan di bulan Ramadan adalah zakat fitrah, namun untuk zakat harta/penghasilan sebaiknya dibayarkan tiap - tiap bulan. 


Dijelaskan bahwa zakat dan wakaf  seringkali  dianggap sebagai bentuk bantuan sosial. Ya seperti yang almarhumah nenek lakukan, beliau meminta saya mencari anak - anak yatim, anak yang putus sekolah atau orang - orang tua yang sakit dan hidup tanpa bantuan sanak saudara. Tetapi apa yang nenek lakukan sifatnya individu dan sesekali, padahal jika saja dijalankan secara kontinu, zakat dan wakaf bisa menjadi faktor kunci untuk membantu menuntaskan kemiskinan.


Di Indonesia sendiri, potensi zakat mencapai 217 trilliun, tetapi dalam skala nasional justru belum mencapai angka yang diharapkan. Di 2017 hanya 5,6 trilliun yang terkumpul. Mengapa demikian? Ternyata kurang percaya pada lembaga yang ada menjadi alasan kurang maksimalnya pengumpulan zakat. Banyak orang seperti almarhumah nenek yang memberikan zakatnya langsung pada mereka yang dianggap membutuhkan.


Jadi teringat saat pelajaran agama di sekolah, beragam jenis zakat, antara lain zakat fitrah, zakat harta/mal, zakat penghasilan, zakat emas, dan zakat simpanan (dalam hal ini nenek selalu mengingatkan jika kita memiliki uang di bank dan tidak dikutak katik/digunakan sebagai biaya hidup sehari - hari, sebaiknya uang tersebut juga terkena zakat). Zakat fitrah dimaksudkan agar  fakir miskin dapat ikut serta merayakan Idul Fitri dengan sukacita. Sedangkan zakat mal digunakan untuk fakir miskin agar mampu hidup dengan layak.



Lalu bagaimana dengan Wakaf? Wakaf termasuk amal jariyah, tidak boleh berkurang nilainya, tidak boleh diperjualbelikan dan diwariskan. Wakaf dapat berupa tanah, bangunan dan uang tunai. Teman - teman sering kan melihat sebuah bangunan yang berdiri di atas tanah wakaf, atau sebuah pemakaman yang diperuntukkan bagi anggota keluarga dan didirikan di atas tanah wakaf. Atau saat ke mesjid, beberapa Al Quran dan mukena yang berada di mesjid teraebut merupakan wakaf dari seseorang. Dan yang beberapa waktu saya ketahui, wakaf pohon yang difatwakan oleh MUI Kota Bandung.  Wakaf merupakan salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga sebagai instrumen Ekonomi yang menopang  kesejahteraan masyarakat banyak.


Wakaf dapat meningkatkan ekonomi umat jika dilaksanakan dengan sebaik - baiknya. Untuk itu Pemerintah mengeluarkan Undang - Undang yang mengatur kebijakan wakaf dalam Undang - Undang No 41 tahun 2004, disebutkan bahwa pengelolaan dan pengembangan harta benda oleh nazhir dilakukan secara produktif, selama usaha - usaha tersebut tidak bertentangan dengan syariah Islam.



Meskipun belum secara potensial dikembangkan, wakaf produksi mulai dikenalkan dan berkembang. Dalam hal ini Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bimas Islam melakukan pembinaan dan pengawasaan dalam pelaksanaannya, sedangkan untuk penerimaan zakat dan wakaf dilakukan oleh Bazarnas.


Ekonomi Syariah

Dalam acara Lokalatih Tunas Muda Agent of Change, dijelaskan ada 3 pilar dalam menjalankan ekonomi syariah;


  1. Tidak mengandung unsur riba
  2. Tidak maisir ( judi)
  3. Tidak ghoror ( tidak jelas)

Ekonomi syariah berlandaskan kepada Al Quran dan Al Hadist, sehingga insya Allah akan tercipta perekonomian syariah yang adil bagi umat.


Salah satu hal yang hingga saat ini sedikit menganggu saya adalah keinginan nenek untuk mewakafkan tanah yang ia miliki sebagai musholla. Sayang, sebelum maut menjemput, nenek tidak sempat mengamanatkan hal tersebut kepada anak - anaknya. Semoga niat beliau mendapat tepat di sisi Allah SWT.

30 March 2018

Yuk Ikutan Lomba Sosial Media Berhadiah Total 107 Juta Rupiah bersama Kementerian Sekretariat Kabinet













Hayo siapa diantara manteman yang gak punya akun media sosial? Pasti semua punya donk. Zaman now gitu, gak hanya orang - orang yang seusia saya, yang usianya dibawah dan diatas saya pun banyak kok yang punya akun media sosial. Kalau gak punya rasanya gak gaul, gitu😜😜


Ponakan dan ibu mertua saya gak mau ketinggalan donk. Mereka berdua punya akun instagram. Ibu mertua follow beberapa saudara dan kenalan, termasuk saya tentunya. Hihi jadi tahu mantunya ini ngapain saja. Nah lain lagi dengan ponakan saya yang hobinya ikutan kuis ataupun mainan instastory.

Satu kali ibu mertua saya cerita kalau beliau senang melihat perkembangan dan pembangunan infrastruktur di era Jokowi JK. "Mamah lihat oom X yang tinggal di perbatasan dekat Malaysia sana, pajang fotonya di instagram. Bagus ya sekarang perbatasan kita di sana, gak seperti dulu yang kata orang mirip kandang. Mamah sempat diajak ke sana, kalah sama negara tetangga, malu deh. Lihat foto oom X kemarin, mamah jadi ingin ke sana lagi" ujar ibu mertua saya. Berkat media sosial, ibu mertua saya tetap update dengan perkembangan zaman dan tetap dapat bersilaturahmi dengan keluarga jauhnya. Menurut beliau, PLBN atau Pos Lintas Batas Negara zaman dulu memprihatinkan. Jauh dari kesan gagah dan megah. Mendengar cerita tersebut, saya pun mencari tahu keberadaan PLBN lainnya.



Di era pemerintahan Jokowi - JK, pemerintah mendotong percepatan pembangunan infrastruktur fisik, peningkatan daya saing dalam mengejar ketertinggalan dengan negara lain, maupun melalukan percepatan deregulasi ekonomi melalui berbagai program prioritas pemerintah. Salah satu contohnya adalah pembangunan Pos Lintas Batas Negara.

#MenujuIndonesiaBaru



Indonesia berbatasan langsung di darat dengan Malaysia, Papua Nugini dan Timor  Leste. Bangunan yang ada, menunjukkan ciri khas di kabupaten/daerah tersebut. Bapak Pramono Agung bilang saat ini dari perbatasan dengan ketiga negara tersebut, Indonesia sedang membangun 7 buah PLBN. PLBN tersebut antara lain;

  • Entikong : perbatasan Kalimantan Barat dengan Malaysia, diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2016 lalu. Senpat dianggap mengecewakan karena bertahun - tahun bangunan yang ada menyerupai kandang.
  • Motaain : perbatasan Timor Barat dengab Timor Leste, diresmikan pada 26 Desember 2016, dan pembangunan akan dilanjutkan hingga Maret 2019 dengan berbagai fasilitas pasar, wisma dan X Ray.
  • Motamasin : pos perbatasan Timor Leste dengan Nusa  Tenggara Timur direnovasi diawal 2016 dan selesai di Desember 2016. Semenjak diresmikan oleh Presiden Jokowi, masyarakat banyak berdatangan untuk berfoto, karena bangunan tersebut dianggap megah dibanding bangunan lainnya di kabupaten Malaka.
  • Skouw : perbatasan ini berada di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini, diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Februari 2017 lalu. Pos perbatasan ini tidak hanya berfungsi sebagai gerbang keluar masuk Indonesia, tetapi juga mampu mengurangi aktivitas ilegal seperti perdagangan narkoba.
  • Nanga Badau : merupakan pos perbatasan yang berada di Kalimantan Barat dan Malaysia, diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 16 Maret 2017. Kedepannya akan dibangun pasar modern, yang diharapkan dapat menyejahterakan masyarakat.
  • Aruk : Setelah meresmikan PLBN Nanga Badau, Presiden Joko Widodo meresmikan pos perbatasan Aruk yang memisahkan Kalimantan Barat dan Malaysia. 
  • Wini : pos perbatasan yang berada di Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, diresmikan pada 9 Januari 2017.


Menuju Indonesia Baru
Berbagai wajah PLBN dulu dan kini



Tidak hanya pembangunan PLBN saja, Presiden Joko Widodo melalui kabinet kerja juga membangun infrasuktur lainnya seperti Tol Trans Papua, Tol Trans Jawa, Tol Trans Sumatera dan lainnya. Pembangunan di bidang ekonomi juga tidak ketinggalan, begitu juga di bidang pariwisata, ketahanan pangan, pendidikan  dan bidang lainnya.

Di tahun 2018 ini, Sekretaris Kabinet Bapak Pramono Anung berkolaborasi dengan Bapak Kartika Wirjoatmojo, Direktur Utama Bank Mandiri, mengadakan Lomba Sosial Media #MenujuIndonesiaBaru. Peluncuran lomba ini dilakukan di Kementerian Sekretariat Kabinet pada tanggal 26 Maret 2018.


#MenujuIndonesiaBaru

Dalam acara tersebut, Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet, Bapak Yuli Harsono, selaku penanggung jawab lomba mengatakan bahwa Lomba ini diadakan bertujuan agar masyarakat mengenal lebih dekat Kabinet Kerja beserta program dan capaian - capaiannya. Masyarakat pun dapat menyampaikan aspirasi melalui Lomba Sosial Media ini. Kini, masyarakat mulai jenuh dengan tayangan TV dan menjadikan sosial media sebagai pusat informasi yang terpercaya.



MenujuIndonesiaBaru
Bapak Yuli Harsono, Penanggungjawab lomba sosial media


Lomba Sosial Media #MenujuIndonesiaMaju ini berlangsung mulai April hingga Desember 2018, dan  dapat diikuti oleh semua warga negara Indonesia asalkan memiliki akun sosial media. Nah buat teman - teman yang memiliki akun sosial media, bisa deh ikutan lomba - lomba berikut ini ;

1. YouTube

Buat kamu yang suka nge-vlog, wajib ikutan lomba ini. Vlog yang dibuat mengenai pembangunan infrastruktur  Indonesia dan manfaat pembangunan tersebut bagi masyarakat. Sedangkan film pendek bercerita mengenai program prioritas pemerintah (bidang maritim, energi, pangan, pariwisata). Simak syarat dan ketentuan berikut ya😁

 

  • Peserta perorangan atau kelompok (maksimal 5 orang).
  • Durasi maksimal video 5 menit.
  • Diunggah ke Youtube dengan format judul #MenujuIndonesiaMaju-Judul vlog/film pendek dan beri tagar #MenujuIndonesiaMaju dan #PembangunanMaju.
  • Mencantumkan tautan https://www.youtube.com/sekretariatkabinetRI
  • Peserta hanya bisa mengirimkan 1 karya vlog/film pendek dan tidak dipungut biaya.
  • Karya harus orisinal, terbaru, tidak mengandung SARA dan pornografi, tidak melanggar hak cipta maupun plagiarisme.
  • Karya belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lainnya. Karya yang diikutkan berhak digunakan Sekretariat Kabinet untuk kepentingan publikasi dan atau promosi tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  • Lomba ini akan berlangsung selama 2 periode yaitu periode 1 (Mei-Juli 2018) dan periode 2 (Oktober – Desember 2018). Pengumuman periode I (Juli) dan periode II (Desember).
  • Hadiah tersedia bagi 3 pemenang untuk vlog dan 3 pemenang film pendek dengan total hadiah berupa tabungan untuk lomba vlog Rp10 juta dan lomba film pendek Rp19 juta.

2. Lomba Membuat Kultweet, Video dan Teka-Teki Silang (Twitter, Instagram, dan Facebook)
Ini adalah kategori lomba yang banyak peminatnya. Kalau kamu punya akun sosial media dan mau ikutan, bjerikut persyaratannya nih :
  • Peserta adalah perorangan.
  • Twitter: membuat moments/kultweet/chirpstory mengenai seberapa jauh dampak kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah terkait program prioritas. Dan ada pula kuis mengisi teka-teki silang.
  • Instagram: membuat video reportase/vlog 1 menit dan menemukan kata dalam kotak.
  • Facebook: Mengisi teka-teki silang dan mengisi kata yang hilang dari pidato Presiden/Setkab.
  • Peserta mengajak 5 orang temannya (mention) untuk mengikuti kuis tersebut di facebook.
  • Untuk kuis, akan ada 1 kuis tiap bulannya dari April hingga November 2018 di sosial media Setkab.
  • Hadiah masing-masing sosial media dipilih 3 orang setiap bulannya, yaitu berupa tabungan sebesar @Rp 1jt.
Persyaratan umum :
- Peserta bebas usia, selama masih memiliki akun sosial media.
- Wajib follow semua akun sosial media Setkab ;

  • Twitter : @setkabgoid
  • Instagram : @sekretariat.kabinet
  • Facebook : @setkabgoid
  • Youtube : Sekretariat Kabinet RI


3. Lomba Menulis Artikel (Blog)
Berikutnya untuk blogger nih, ada blog competition juga loh. Simak ya  persyaratannya :
  • Peserta adalah perorangan, dapat menggunakan platform blog apapun (blogdetik, wordpress, blogpost, kompasiana, selfhosting).
  • Tulisan yang dibuat tidak boleh keluar dari tema #MenujuIndonesiaBaru.
  • Tulisan terdiri dari 500-1500 kata.
  • Karya harus orisinal, tidak mengandung SARA, pornografi, serta tidak melanggar hak cipta maupun plagiarisme.
  • Karya yang diikutkan berhak digunakan Sekretariat Kabinet untuk kepentingan publikasi dan atau promosi tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  • Bagikan judul dan tautan tulisan ke Twitter dengan tagar#MenujuIndonesiaMaju dan mention @setkabgoid.
  • Peserta hanya bisa mengirimkan 1 karya.
  • Total hadiah tabungan senilai Rp 6 juta. 
  • Periode lomba Juli-September 2018 dan pengumuman pemenang pada September 2018.



Pak Pramono meresmikan #MenujuIndonesiaBaru



Duh, menghitung hadiah lombanya, beneran bikin ngiler. Untuk lomba di Youtube total hadiah 29jt. Lomba di Blog dengan total hadiah 6jt. Untuk Instagram akan ada hadiah 3jt/bulan, total selama 8 bulan mendapat 24jt. Untuk  Twitter akan mendapat 3jt/bulan, selama  8 bulan  dengan total 24jt. Terakhir lomba di Facebook, mendapat 3jt/bulan dan selama 8 bulan total 24jt. Jadi total hadiah yang akan diberikan Kementerian Sekretariat Kabinet senilai Rp 107 juta. Wooow banyak yak...😘😍😘😍😘 Beneran kamu gak mau ikutan? Ibu mertua saya aja pas dikasi tahu lomba ini, semangat mau ikutan loh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ saingannya donk sama saya. 

Mari berpartisipasi dan bersama - sama mendukung program dan kebijakan pemerintah #MenujuIndonesiaMaju dan mari semangat mengabarkannya pada dunia😍😘.

29 March 2018

Workshop Asyik bersama Gold Faber Colour Pencils dan Faber Castell





Sejak kecil, pelajaran menggambar adalah salah satu mata pelajaran yang saya hindari. Entah mengapa, rasanya setiap kali saya diminta menggambar atau mewarnai, selalu gak sabaran dan hasilnya gak kece versi saya. Entah komposisi warna yang gak asik, maupun teknik mewarnai yang gak benar. Pokoknya gak nyeni lahπŸ˜’πŸ˜–


Ditambah lagi, pencil warna yang saya punya, memiliki warna yang mudah pudar dan bleberan. Alhasil setiap selesai mewarnai, telapak tangan pun ikut berwarna warni, terkena pencil warna yang saya gunakan. Sudahlah gambar gak kece, eh telapak tangan jadi kotor, makin gak berminat menggambar dan mewarnai. 




Sabtu 24 Maret 2018 kemarin, saya kena batunya ketika mencoba GoldFaber 12 Classic Series, dalam acara workshop Get a Deeper  Experience with GoldFaber  di Faber-Castell Store Plaza Senayan, Jakarta.



Ketika tiba di sana, mas Andri Kurniawan, Public Relation Manager Faber-Castell, menyambut saya dan teman - teman blogger yang tergabung dalam Komunitas Emak Blogger. Mas Andri mengenalkan koleksi terbaru dari Faber-Castell, GoldFaber 12 Classic Series, dan langsung membagikannya kepada yang hadir plus kertas gambar yang ada untuk diwarnai.



Goldfaber sendiri merupakan produk terbaru dari Faber Castell yang diimpor langsung dari Jerman, sehingga tidak mudah patah, memiliki pigmen warna yang tahan lama dan yang paling kece juga tahan air. Goldfaber sendiri memiliki ketebalan lead 3,3mm dan tersedia sampai 48 warna. Goldfaber memiliki beberapa varian, antara lain :

  • Goldfaber
  • Goldfaber Aqua
  • Goldfaber Graphite Pencils
  • Goldfaber Sketch Set


Narasumber yang kedua, hadir ibu Fransiska Emilia, Brand Manager Faber-Castell Plaza Senayan. Beliau menjelaskan beberapa pencils warna. Ada yang ditujukan untuk anak - anak (produk kemasan merah), produk dengan kemasan hijau (untuk seniman professional) dan produk dengan kemasan biru (ditujukan bagi orang dewasa yang memiliki hobi melukis).


Produk - produk Faber Castell jaminan mutu, untuk produk anak - anak pasti aman digunakan. Produk untuk seniman professional, warnanya tidak mudah pudar, bertahan hingga beratusan tahun ke depan, berkualitas tinggi. Ibu Siska bilang, kandungan pigmen yang berkualitas tinggi dan tahan luntur menghasilkan goresan yang halus serta warna yang kuat.


Untuk workshop hari itu, saya dan teman - teman blogger mencoba produk kemasan biru si Goldfaber Series Classic. "Oh no", pikir saya dalam hati, pasti nanti bleberan lagi deh di tanganπŸ˜–.


Workshop siang itu dipandu langsung oleh Faber-Castell artist, mas Rizal. Mas Rizal menjelaskan ada 3 teknik mewarnai ;
  1. Blending
  2. Hatching
  3. Cross Hatching


Mas Rizal bilang bahwa teknik mewarnai itu ditentukan oleh produk yang digunakan dan tentu saja teknik pencahayaan juga berperan. Kemudian mas Rizal menjelaskan lebih lanjut mengenai teknik mewarnai ;

1. Bleding, yaitu teknik mewarnai dengan cara mencampurkan dua warna  dengan cara mengarsirnya. Tipsnya adalah kita harus membwri warna muda terlebih dahulu, baru ditimpa dengan warna yang lebih tua, baru diblend. Hihi jadi inget pakai eye shadow ya, pakai warna muda untuk diblend dengan warna gelap😁.

2. Hatching, teknik ini merupakan teknik arsiran dengan membuat garis sejajar berurutan, searah, makin rapat semakin bagus terlihat. 

3. Cross Hatching, teknik ini yaitu membuat garis bertumpuk, saling bersilang. Mas Rizal bilang teknik ini sering digunakan untuk mewarnai bagian tubuh manusia agar nampak lebih detail.


Setelahnya mas Rizal memperkenankan kami mencoba GoldFaber 12 Classic Series. Dan seketika ruangan mendadak sunyi senyap, hanya suara pencils yang menggores kertas yang terdengar. Semua emak yang hadir langsung sibuk mewarnai. Saya? Awalnya saya ragu, bisa gak ya? Dasar cupu yaa. Tapi melihat teman - teman lainnya antusias, saya pun ikutan. Daaan....saya hepi, Goldfaber 12 Classic Series ini sama sekali gak bleberan, gak kena tangan. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ ya kan Faber Castell gitu, jaminan mutu, yekan.

Hihihi ternyata saya bisa menikmatinya
Ini hasil...ya not bad lah ya buat pemula eh pemalesan bin gak sabaran


Goldfaber 12 Classic Series ini mudah digunakan, pengaplikasian pada kertas juga gak butuh tenaga deh, diarsir sedikit, warna - warna cantiknya langsung kelihatan. Pigmen warnanya benar - benar kuat dan halus. Saya jadi ketagihan mewarnai, dan bener ya kata orang, mewarnai ini jadi rileksasi tersendiri bagi saya. Mmmm bisa jadi alternative me time untuk saya.

Hasil mewarnai karya mas Rizal, kece banget yaa

Foto by: Mbak Tanti

Terima kasih Faber Castell dan Emak Blogger untuk keseruannya hari itu. Bikin saya gak sabar ingin mewarnai lagi😍😍😍



27 March 2018

Sabtu Seru di Allianz Sweat Challenge Ecopark




Weekend biasanya ngapain manteman? Kalau saya sih biasanya pasang alarm jam beker lebih siang. Iya setiap hari saya bangun jam 3 pagi, jadi jika weekend tiba, saya memilih bangun sedikit lebih siang. Alarm akan berbunyi para pukul 5 pagi. Bebas ya, namanya juga weekend.




Namun ada yang berbeda di weekend kemarin. Sabtu 24 Maret 2018, saya bangun pukul 3.30 pagi, lalu segera mandi, sholat subuh dan bergegas memesan ojek online untuk mengantar saya ke halte transjakarta terdekat. Hari ini saya dan beberapa teman ingin ikutan Allianz Sweat Challenge yang berlangsung di Allianz Ecopark, Ancol.




Malam sebelumnya saya sempat bertanya dengan pak suami, di mana posisi Allianz Ecopark ini. Pak suami bilang, berseberangan dengan Pasar Seni Ancol, tapi kok saya gak pernah ngeh ya, padahal sudah 3x ke Pasar Seni Ancol, mengantar duoF lomba porseni tingkat RA se Jakarta Timur.


Dari halte UKI, saya pun naik transjakarta jurusan PGC Ancol. Jam menunjukkan pukul 5 lewat 40 menit, jalanan masih cukup lengang. Bus yang saya tumpangi pun melaju dengan pasti, enaknya jalan - jalan di pagi weekend ya gini, bebas macet.


Tepat pukul 6. 30, saya pun tiba di halte transjakarta Ancol. Tak berapa lama, transjakarta yang dinaiki mbak Tanti pun sampai, kami berdua bergegas menuju loket untuk membeli tiket masuk. Oiya, harga tiket masuk Ancol biasanya 25ribu, di weekend, sebelum jam 7 pagi, tiket masuk hanya 15ribu rupiah. Hemat bin irit donk….


Karena masih pagi, bus wara wiri, bus gratis yang mengangkut pengunjung Ancol belum beroperasi. Dari pintu masuk, saya dan mbak Tanti akhirnya memilih menggunakan ojek. Sebenarnya jarak halte transjakarta dengan Allianz Ecopark tidak terlalu jauh, masih manusiawi untuk ditempuh berjalan kaki. Karena buru - buru, takut acara sudah dimulai, kami pun memilih naik ojek. Ojek halte transjakarta - Allianz Ecopark hanya 10ribu rupiah.


Allianz Ecopark


Pertama menjejakkan kaki ke sini, saya sempat bergumam dalam hati “yah, tahu gitu bawa duoF deh, mereka pasti betah”. Ecopark ini benar - benar nyaman dan asri. Ada danau buatan yang dilengkapi dengan perahu kayuh berbentuk bebek, ada flying fox, penyewaan sepeda, kebun binatang mini, jogging track, area fitness dan lapangan rumput yang cukup luas. #AllianzEcoPark ini dipenuhi dengan pohon - pohon besar nan rimbun. Sejauh mata memandang, tampak ruang hijau di sana sini.




Lalu, saya ngapain donk ke sana? Manteman tahu tidak, di Allianz Ecopark, setiap 2 minggu sekali diadakan #AllianzSweatChallenge yaitu #TantanganKeringatAllianz , di mana setiap 2 minggu ada kegiatan olahraga bersama di area Learning Farm. Nah sabtu kemarin yang dibahas adalah mengenai workshop running for begginer. Pas banget kan sama saya yang niatnya mau lari lagi. Huhu habis gimana donk, perut mulai gak mau diajak kompromi, makan sedikit tapi jarum jam ke kanan mlulu😏.




Acara ini for free alias gratis. Bahkan ada door prize nya loh. Cara ikutannya juga mudah, manteman bisa lihat ke websitenya Allianz aja, di sana ada jadwal kegiatan dan cara pendaftarannya kok.


Manteman pasti udah gak asing dengan Allianz kan? Allianz Indonesia  kita kenal sebagai perusahaan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan terbaik di Indonesia. Allianz memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya dengan menyediakan Allianz Eco Park.


Di Sabtu kemarin, ada Opa  Paulus Pesurnay, salah satu pelatih yang cukup terkenal di era nya Taufik Hidayat. Beliau sudah melatih beberapa atlet ke kancah internasional sejak 1968.




Opa Paulus in action

Peserta workshop ini cukup banyak. Terdiri dari berbagai usia, laki perempuan, tua muda langsung ambil bagian. Karena ini workshop untuk pemula, jadi kami diminta lari 30 menit. Tenang, gak lari nonstop kok, tapi kami dibagi beberapa sesi.



Sesi pertama kami dibagi dua kelompok, lari selama 5 menit mengikuti arah cone yang sudah diatur. Setelah istirahat 2 menit, kami diminta lari menyamping, lalu berpasangan, lari maju mundur, lari berpasangan menyamping maju mundur di sesi 2 dan 3. Di sesi ke 4, kami lari dengan gerakan kaki menyilang berpasangan. Susah? Awalnya iya, tapi lama kelamaan seru dan bikin nagih. Dan gak cukup kalau cuma 30 menit.






Seusai acara, kami pun berfoto bersama beliau. Opa Paulus bilang, minggu depan, Sabtu 14 April akan ada lagi sesi workshop running dengan level yang lebih tinggi. Hmm...πŸ˜œπŸ˜‚ nagih pengen ikut.







Allianz Ecopark  menyediakan ruang terbuka untuk berbagai kegiatan yang bisa dilakukan bersama keluarga dan teman. Ada track lari, bersepeda, eksplorasi flora dan fauna, bahkan saat saya dan teman - teman datang, ada gubuk/tenda yang menjual makanan dan minuman. Wah paket lengkap deh ya, semua ada. Bermain, berolahraga, dan bergembira.
Sampai jumpa 2 minggu berikutnya ya...πŸ˜‚πŸ˜‚
















26 March 2018

Keliling Jakarta Bersama Pionerbeton Industri & Indocement



Pagi itu saya bergegas menuju stasiun Tanjung Barat, berniat naik transportasi umum kereta commuter line. Cara ini merupakan rute tersingkat untuk sampai di Wisma Indocement, Jakarta. Senin, 19 Maret 2018, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk., kembali mengajak saya dan teman - teman blogger untuk melihat salah satu anak perusahaannya, PT Pionirbeton Industri (Pionirbeton/PBI)


Setelah mendapat posisi enak di kereta, ndilalah keretanya malah mogok gak mau jalan. Ternyata di stasiun Manggarai dan Gambir ada gangguan sinyal. Mendengar pemberitahuan melalui speaker, bikin saya ciut nyali. “Yah bakalan telat deh, huhu semoga teman - teman masih mau nungguin”, doa saya dalam hati. Tak berapa lama kereta pun mulai berjalan, dan seperti dugaan saya, kereta tiba di stasiun Sudirman nyaris jam 9. Bergegas saya segera menuju Wisma Indocement, titik kumpul kami hari itu.



Setelah semua peserta lengkap, bus segera menuju lokasi pertama yang kami kunjungi, yaitu Bacthing Plant Pionirbeton Industri yang berada di Kota Kasablanka. Kami disambut hangat oleh Bapak Hasyim.





PT Pionirbeton Industri

PT Pionirbeton  Industri berdiri pada tahun 1996, diawal merupakan joint venture antara PT Superbeton Perkasa ( anak perusahaan PT Indocement Tunggal Tbk) dengan Pioneer International Holding Pty Limited yang berasal dari Australia. Di tahun 2002, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk mengakusisi 100% perusahaan ini, dan mengubah namanya menjadi PT Pionirbeton Industri.


Pionirbeton saat ini memiliki 38 batching plant di Pulau Jawa dan Bali. 18 batching plant sendiri berada di Jabodetabek, antara lain berada di Kota Kasablanka, Sudirman, Pulogadung, Jati Asih, Cikaang, Karawang, Cikampek, Kelapa Gading, Bandara Soekarno Hatta, Plant Kamal, Puri Mall, BSD, Legok, dan Cikupa. Batching lainnya berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. Batching Plant sendiri sifatnya cair, maksudnya jika tidak dibutuhkan, akan dibongkar untuk selanjutnya akan dibuat di tempat yang membutuhkan. Batching Plant ditempatkan di lokasi yang strategis, di mana permintaan tinggi. Hal inilah yang membuat PionirBeton menjadi leader di pasar beton dalam negeri.




Sumber foto : Indocement


Ish teman - teman sudah tahu apa itu batching plant? Batching Plant ialah tempat mencampur atau memproduksi bahan baku ready-mix concrete atau beton siap-pakai dalam skala besar. Batching Plant digunakan agar produksi ready-mix concrete tetap dalam kualitas yang bagus dan sesuai standar. 

Di sebuah batching plant terdapat silo, belt conveyor, bin, storage bin,  timbangan, dosage pump dan tempat penampungan air.

Menurut Pak Hasyim dari sebuah batching plant menghasilkan 180 kubik/ jam beton. Sedangkan pada pengirimannya, satu concrete mixer truk atau truk molen bermuatan 8 kubik. Pionirbeton memproduksi beton siap pakai atau ready-mix concrete, dengan cara mencampur ordinary Portland cement (OPC) dengan bahan - bahan campuran yaitu pasir, batu dan air.




Pionirbeton berupaya untuk memperkuat kualitas beton high grade guna mendukung pembangunan infrastruktur yang tengah digalakkan pemerintah belakangan ini. PionirBeton saat ini fokus pada proyek infrastruktur dan efek berantainya pembangunan perumahan, kawasan industri dan gedung bertingkat. Namun tidak menutup kemungkinan untuk membeli beton secara eceran. Jika perumahan di sekitar tempat tinggal kita butuh beton untuk membuat/memperbaiki jalan, bisa kok beli ke Pionirbeton, nanti pihak PBI akan datang untuk mengukurnya.


Ada satu produk unggulan Pionirbeton Industri yaitu fastcrete, beton yang siap pakai dalam waktu 12 jam. Beton jenis ini disenangi Pemda DKI karena dapat langsung digunakan.


Harga jual perkubik sebesar 740.000 rupiah. Namun untuk beton fastcrete, harga jual bisa mencapai 4x lipat dari harga normal. Belinya di mana? Bisa pesan ke toko3roda.com atau bisa juga hubungi ke 0800 1037632 untuk info lebih lanjut.

Salah satu produk Pionirbeton


Beberapa proyek yang tengah digarap oleh Pionirbeton antara lain Distric 8 Senopati, Menteng Park Apartment, Sedayu City Apartment, Gold Coast PIK Apartment, PIK Office Tower, Jalan Tol Lido  Bocimi, Menara Jakarta dan Sky Train Bandara Soekarno Hatta dan lainnya.


Pionirbeton  adalah pemasok beton tunggal (single concrete supplier) memasok dengan total volume beton kurang lebih 275.000 m³ di proyek District 8 Senopati  yang memiliki luas 4,8 hektar terdiri dari 10 premium tower untuk perkantoran, apartment dan hotel di SCBD.


Pengiriman beton dilakukan pada kuater ketiga tahun 2014 sampai tahun 2017. Pengiriman dilakukan dari beberapa batching plant di Jakarta, terutama dari Sudirman dan Kasablanka, batching plant yang saya dan teman teman kunjungi hari itu.



Selain proyek tersebut di atas, Pionirbeton juga menjadi pemasok beton untuk seksi 1 Tol Lido Bocimi, ruas Ciawi - Cigombong sepanjang 15,35km.  Proyek tersebut dikerjakan akhir 2015 lalu dengan kontraktor PT Waskita dan PT Posco E&C Indonesia. Volume pasokan beton dari Pionirbeton mencapai 150.000 m³ dari kebutuhan yang diprediksi mencapai 350.000 m³.

Baca juga :
 Perjalanan satu hari di Cirebon  

 
Pionirbeton telah membangun 2 batching plant di lokasi Ciawi dan Lido yang merupakan lokasi strategis karena berada di 2 titik penghujung proyek seksi 1. Pengiriman beton dilakukan menggunakan mixer truk untuk konstruksi struktur jalan dan jembatan seperti; borpile, pilecup, pier (pilar), box tunnel (terowongan) serta konstruksi perkerasan beton (riqid concrete pavement).



Oiya, selama di batching plant Kasablanka, Pak Hasyim mengajak kami berkeliling ke sekitar batching plant. Sebelumnya kami tentu saja diminta mengenakan safety jacket dan helmet agar terlindungi. Setiap karyawan/kontraktor/tamu wajib menggunakan Alat Pengaman Diri (APD) selama beraktivitas di dalam batching plant. Iya, selama di lokasi, truk berukuran besar dan truck molen (mixer truk) mondar mandir lewat. Agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan sebaiknya kita mengamankan diri terlebih dahulu. Pak Hasyim bilang, setiap truk yang masuk ke lokasi batching plant akan ditimbang. Rata - rata truk yang ada memiliki kapasitas hingga 8 ton.



Selanjutnya kami bergeser ke bangunan sebelah yang merupakan area curing. Di sini kami ditunjukkan alat penguji beton. Setiap materi beton yang akan digunakan dalam proyek, akan diuji terlebih dahulu. Tiap contoh diberi label untuk proyek mana, dibuat kapan dan lainnya. Selama tidak ada keretakan, berarti beton lulus uji coba. Tenang saja, selama dikerjakan ahlinya, beton produksi Pionirbeton ada garansinya kok.

Alat uji beton
Beton yang sudah diuji

Cetakan beton


Untuk mendinginkan suhu beton, ada sejumlah es batu berbentuk balok yang siap dimasukkan ke dalam truk untuk dicampur. Hahaha siang - siang lihat tumpukan es jadi salah fokus dehπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.



Setiap truk mixer yang keluar batching plant dicuci untuk menghilangkan sisa material produksi beton siap pakai agar tidak tercecer di jalan atau tempat lain.  Corong truk mixer (tempat keluarnya produk beton siap pakai) pun dilengkapi dengan penutup untuk menghindari tercecernya sisa produk di jalan.


Selain itu storage bahan baku beton siap pakai di batching plant pun dilengkapi dengan atap. Ha ini dimaksudkan untuk menurunkan tingkat penyebaran debu dan juga melindungi bahan baku dari terpaan air hujan.


Belt Conveyor di batching plant, ditutup dengan penutup untuk mengurangi polusi debu dalam transportasi bahan baku ke batching plant. Sisa beton siap pakai dikumpulkan di batching plant, untuk kemudian diambil oleh pihak ketiga, sehingga tidak ada yang dibuang sembarangan.
Pionirbeton juga melakukan aktivitas penghijauan di batching plant sebagai sekat alami untuk polusi debu dari aktivitas operasional harian. Selain itu Pionirbeton melakukan treatment khusus untuk air limbah yang dipakai dalam proses produksi sebelum dibuang.


Menara Jakarta

Lokasi ke dua yang kami datangi siang itu adalah Menara Jakarta. Sayang ketika kami tiba, proses pengecoran baru saja selesai. Sehingga kami tidak bisa masuk ke dalam lokasi.


Menara Jakarta terletak di Jl.H. Benyamin Sueb, dekat dengab PRJ Kemayoran, Jakarta. Proyek Superblock ini akan dibangun dengan enam tower oleh developer Agung Sedayu. Menara Jakarta dibangun di area seluas 4 hektar, mulai dibangun pada Agustus 2017 lalu dan direncanakan akan selesai di tahun 2020. Kebutuhan beton diperkirakan hingga 240.000 m³ beton siap pakai. Hingga November 2017 lalu Pionirbeton Industri sudah memasok 25.000 m³ beton siap pakai.

di depan menara Jakarta



Automated People Mover System (APMS) Sky Train Bandara Soekarno Hatta

Dan lokasi tujuan kami yang terakhir hari itu adalah APMS Sky Train Bandara Soekarno Hatta. Proyek yang dimulai tahun 2016 ini direncanakan selesai di Q1 tahun 2018. Di sini, Pionirbeton memasok 90% beton siap pakai.  Volume beton siap pakai yang dipasok mencapai 43.000 m³.


Kami diajak berkeliling terminal sky train yang sudah bisa digunakan dan sempat mencoba sky train dari stasiun ke terminal 1. Hahaha gak puas sih, habis cuma sebentar. Tapi lumayan deh udah gak penasaran dan norakπŸ˜‚.




Area yang menghubungkan sky train dan stasiun Bandara


Lalu kamipun diajak menuju lokasi pengecoran. Begitu truk mixer tiba, beton cair siap pakai (ready-mixed concrete) diuji terlebih dahulu seperti di area curing batching plant Kota Kasablanka yang tadi. Kalau sudah sesuai standar, baru dicurahkan untuk proses pengecoran. Hal ini tentu saja untuk memastikan kualitas beton  Pionirbeton Industri.





Proses pengeboran dan pengecoran




Di sini kami melihat bagaimana proses pengeboran pondasi tiang lajur sky train Bandara Soekarno Hatta berlangsung. Menggunakan borpile, lokasi  yang ada dibor sesuai kedalaman yang diinginkan ( bisa hingga 100m ke dalam tanah) lalu dimasukan chasing atau cetakan dan bahan baku beton siap pakai pun mulai dicurahkan. dan ini gak cuma satu tiang lajur loh, kebayang deh kalau butuhnya banyak. Gak mudah ya membuatnya.


Jalan - jalan seru hari ini menjadi sebuah pengalaman yang menarik untuk saya. Terima kasih untuk keseruannya hari ini ya Indocement dan Pionirbeton Industri. Sampai berjumpa kembali ….😍😘




© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall