27 December 2018

Haul Gus Dur ke 9 dan Ekonomi Kerakyatan




Seorang teman blogger yang sudah menyelesaikan pendidikannya di Jakarta, kembali ke tanah kelahirannya, ia berkeinginan membangun desa tempat ia tinggal.

Saat itu saya bertanya, mengapa ia mau kembali ke kampung halamannya. Sang teman menjawab bahwa ia ingin memajukan desa kelahirannya, agar ekonomi masyarakat desanya menjadi lebih baik lagi.

Pemikiran teman saya yang sederhana itu terinspirasi dari tokoh idolanya, Gus Dur. Siapa sih yang tak kenal dan mengidolakan almarhum?

Gus Dur atau Dr. (H.C) K.H. Abdurrahman Wahid, yang lahir di Jombang, 7 September 1940, pernah menjabat sebagai Presiden RI ke 4 selama 21 bulan. Beliau meninggal pada usia 69 tahun, 30 Desember 2009. Beliau sempat menjabat sebagai ketua Tanfidziyah (badan eksekutif) Nahdatul Ulama dan merupakan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa.


Gus Dur merupakan putera pertama dari enam bersaudara Wahid yang lahir dalam komunitas Muslim Jawa Timur yang sangat dihormati. Kakek dari Ayahnya adalah K.H.Hasyim Asyari, pendiri Nahdatul Ulama, sementara kakek dari pihak ibu, K.H Bisri Syansuri, merupakan seorang pengajar pesantren pertama yang mengajar kelas perempuan. 

Sedangkan Ayah Gus Dur adalah K.H.Wahid Hasyim, sempat menjadi Menteri Agama pada tahun 1949. Ibu Gus Dur, Ny. Hj.Sholehah, putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang.
Gus Dur menikah dengan Sinta Nuriyah, dan dikaruniai 4 putri, yaitu Alisa, Yenny, Anita dan Inayah.


Di Haul Gus Dur ke 9 yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, pada 17 Desember 2018 lalu, terlihat jelas betapa banyaknya Gusdurian yang hadir. Tak hanya itu, Presiden Joko Widodo dan beberapa menteri nampak hadir dan mengikuti acara yang diisi dengan doa dan tahlil bagi almarhum Gus Dur. 


Saya yakin banyak pemikiran beliau yang menginspirasi banyak orang. Gus Dur merupakan sosok tokoh pluralisme yang menjaga erat kerukunan antar umat beragama serta sebagai pemikir dan pejuang ekonomi kerakyatan.

Indonesia adalah negara kepulauan maritim dengan berbasis ekonomi kerakyatan yaitu pertanian dan kelautan. Pola pikir dan gagasan yang beliau miliki sangat sesuai dengan kondisi Indonesia sebagai negara maritim. Di era pemerintahannya, visi ekonomi pemerintahan dibangun di atas pondasi untuk melindungi sebagian masyarakat Indonesia yang tertinggal, tidak mampu dan minoritas. Dapat dilihat bahwa kebijakan ekonominya pun berpihak pada kaum marginal, sayang tak banyak dikupas dan diketahui publik selama ini.

Gus Dur sejak dulu memperjuangkan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan basis ekonomi di sektor pertanian, perkebunan, nelayan, dan UMKM skala kecil.


Salah satu langkah monumental Gus Dur dalam mengembangkan ekonomi skala kecil adalah dengan kerja sama PBNU dan Summa Group. Hal ini dikemudian hari menjadi inspirasi Kementerian Desa PDTT untuk bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan pihak swasta saat ini.


Gus Dur juga merombak total bentuk kelembagaan dan SDM di lingkungan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan. Beliau juga yang mendorong kerja sama antara petani nanas di Subang dan tapioka dengan PT Morelli.


Tak hanya itu, beliau pun menaruh perhatian yang cukup besar mengenai keberadaan nelayan asing yang mencuri ikan - ikan kita di perairan Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut, Gus Dur mendirikan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Hasilnya sudah bisa kita nikmati sekarang, kan...



Beberapa pemikiran Gus Dur yang anti mainstream ternyata menginspirasi pemerintahan Jokowi JK. Visi dan semangat Gus Dur dalam membangun ekonomi, menjadi inspirasi Kementerian Desa PDTT untuk menciptakan berbagai inovasi, menyalurkan dana desa langsung ke rekening milik desa.

Sejak dibentuknya program dana desa di 2015 lalu,  sejumlah infrastruktur telah dibangun dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengembangan desa menggunakan dana desa tidak sekedar masalah infrastruktur bangunan saja, tetapi juga menggerakan roda ekonomi masyarakat dan pelayanan sosial.


Agar tak terlihat sebagai desa tertinggal kumuh dan miskin, bapak Eko Putro Sandjojo, Menteri Desa PDTT, membuat empat program dengan pengelolaan dana desa,  yaitu ;

1. Prukades

Atau dikenal juga dengan Produk Unggulan Kawasan Pedesaan, merupakan program awal Kementerian Desa PDTT sebagai salah satu upaya untuk memajukan desa dengan menciptakan produk unggulan di masing - masing desa.

One village one product, di mana satu desa diharapkan dapat menghasilkan produk unggulannya, dan dikembangkan lebih jauh. Hal ini untuk memudahkan terciptanya akses pasar ke desa sehingga membangun perekonomian desa menjadi lebih baik.



2. Pembangunan Embung

Embung merupakan penampung air dalam jumlah yang cukup besar dan banyak. Pembangunan embung di perdesaan menjadi salah satu program  prioritas pemerintah. Dengan menggunakan dana desa, pembangunan embung bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan dampak meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Embung dapat dimanfaatkan secara baik sebagai sumber pendapatan baru bagi warga di sekitar embung.

Sebagai contoh, embung dapat digunakan sebagai tempat wisata yang mampu meningkatkan perekonomian di desa sekitar embung, pemerintah akan membantu dengan jalan memberikan bibit ikan gratis yang bisa dikonsumsi masyarakat kurang mampu.

Dengan adanya embung desa, tidak saja produktivitas pertanian warga yang meningkat, potensi pariwisata dan pendapatan warga pun ikut meningkat.



3. Bumdes

Dana desa dimanfaatkan untuk membuat Badan Usaha Milik Desa, yang merupakan wadah sebagai tempat untuk pengembangan potensi desa yang ada. Dalam hal ini warga desa dapat kesempatan untuk mengelola produk unggulannya dan didukung melalui permodalan yang dikelola oleh Bumdes. Diharapkan warga desa mampu menjadi mandiri secara ekonomi.


4. Pembangunan Sarana Olahraga Desa

Pemerintah percaya membangun sebuah desa tidak luput dari kesehatan fisik dan mental para pemudanya. Fasilitas olahraga merupakan salah satu infrastruktur yang mendpaat prioritas dalam program pembangunan desa. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi sarana bagi generasi muda di desa untuk menyalurkan energi untuk kegiatan yang positif. Selain itu fasilitas umum seperti ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul dan bersosialisasi bagi masyarakat setempat.


Pencapaian Kemdes PDTT

Pemerintah mengalokasikan dana desa sebesar Rp187 trilyun pada 2015  dan berakhir pada tahun 2018. Tak hanya itu, Program Dan Desa mendapat perhatian dunia internasional saat pertemuan tahunan IMF - World Bank 2018 di Nusa Dua, Bali.

Dalam kurun wajtu 2015 - 2018, program dana desa telah menunjukkan hasil yang signifikan di wilayah pedesaan. Pemanfaatn dana desa sendiri terbagi dalam dua aspek, yakni menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.




Periode 2015 - 2018 dana desa telah menghasilkan diantaranya 158.619 km jalan desa, 1.028.225 m jembatan desa, 3.026 unit embun desa, 7. 421 unit pasar desa dan 39.565 unit irigasi.

Selain itu dana desa juga dimanfaatkan untuk menunjang peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, dana desa digunakan untuk membangun 942.927 unit air bersih, 178.034 unit MCK, 48.694 unit PAUD ( pendidikan anak usia dini), 8.028 unit polindes, dan 39.920.120 m drainase.

Di tahun 2018 ini, dana desa disalurkan pemerintah senilai Rp60 triliyun. Jumalh tersebut disalurkan ke 74.957 desa di seluruh Indonesia, dengan perkiraan masing - masing desaendapat Rp600 - Rp800 juta. Semoga alokasi dana desa tersebut dapat dimanfaatkan sebaik - baiknya demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

5 Wahana Permainan Menantang Adrenalin di Jungleland yang Wajib Kamu Coba



Ingin mencoba wahana penuh tantangan dan memacu adrenalin di Jungleland Bogor? Ini 5 wahana yang wajib kamu mainkan!




Liburan ke mana? Kalau sebelumnya kami sekeluarga sudah mencoba wahana seru Dufan, bermain air di Go!Wet dan menikmati keseruan ruang antariksa di  Sky World Taman Mini, kali ini kami berniat untuk mencoba keseruan wahana di Jungleland.


Jungleland Bogor punya banyak wahana permainan yang menarik. Di tempat wisata keluarga ini, kamu bisa menemukan sebanyak 37 wahana yang terbagi dalam 4 zona utama, yakni Mysteria, Carnivalia, Tropicalia, dan Explora. Kamu memang bisa secara bebas memilih wahana yang ingin dimainkan. Namun, kamu bakal membutuhkan waktu yang panjang untuk melakukannya.


Perlu kamu ketahui, Jungleland menyediakan beragam jenis wahana permainan. Kamu bisa menemukan wahana permainan yang menantang adrenalin, penuh petualangan, wahana edukatif, ataupun wahana permainan yang dirancang khusus untuk anak-anak. Kamu pun bisa menggunakan wahana-wahana itu dengan membeli tiket secara online yang bisa didapatkan dengan mudah lewat Traveloka.


Untuk kamu yang secara khusus tertarik dengan aktivitas yang menantang adrenalin, 5 wahana permainan Jungleland ini wajib kamu coba:

1. Octopus
Octopus merupakan wahana berbentuk seekor gurita raksasa yang bakal mengangkat serta membolak-balikkan perahu yang di dalamnya terdapat para penumpang. Kamu bakal merasakan sensasi yang begitu menantang ketika gurita raksasa tersebut memutar serta membolak-balikkan perahu ini.






2. Disk O
Disk O jadi pertimbangan wahana permainan menantang berikutnya yang bisa kamu temukan di Jungleland Bogor. Wahana ini memiliki bentuk sebuah piringan raksasa yang bisa berputar. Kamu akan diposisikan pada tempat duduk yang ada di piringan ini kemudian diputar sekaligus diayun hingga ketinggian mencapai 15 meter. Kombinasi ayunan serta putaran Disk O, dijamin bakal membuatmu berteriak sekencang-kencangnya.







3. Mega Drop
Kalau Disk O dan Octopus merupakan wahana permainan yang dijalankan dengan berputar, lain halnya dengan Mega Drop. Wahana ini sejatinya berjalan dengan cara yang lebih sederhana. Kamu akan diajak untuk naik ke ketinggian mencapai 38 meter di atas permukaan tanah dan dijatuhkan dari posisi tersebut. Meski tak disertai dengan putaran, sensasi yang bakal kamu rasakan dari wahana ini bakal sangat menantang.






4. Snake Coaster
Snake Coaster jadi opsi berikutnya yang dapat kamu mainkan di Jungleland. Wahana ini dikenal sebagai salah satu wahana terpanjang yang ada di Indonesia, mencapai 535 meter dan tinggi 22 meter. Wahana ini hanya ditujukan untuk mereka yang berani dan tak mengidap penyakit seperti jantung, hipertensi, riwayat patah tulang belakang dan leher, serta para ibu hamil.





5. Air Race
Wahana menantang terakhir yang harus kamu coba selagi di Jungleland Bogor adalah Air Race. Pada wahana ini, kamu akan ditempatkan pada pesawat yang berkapasitas untuk 4 orang dan kemudian diterbangkan sekaligus diputar secara 360 derajat. Sensasinya bakal tak kalah menantang dibandingkan dengan wahana permainan lain. Pastikan untuk tidak muntah saat memainkan wahana ini, ya!






Itulah 5 wahana permainan penuh tantangan yang bisa kamu temukan di Jungleland Bogor. Selamat bersenang-senang!




Foto dari berbagai sumber














26 December 2018

Perempuan dan Literasi Keuangan untuk Indonesia yang Lebih Baik







Almarhumah Nenek pernah bilang, menjadi seorang perempuan harus lah serba bisa. Memasak, mengurus rumah, mendidik anak, melayani suami, mencari nafkah hingga mengatur urusan keuangan keluarga.





Memang sih kalau masalah urusan keuangan, perempuan lah yang acap ambil bagian sebagai menteri keuangan, juru bayar, sekaligus sebagai pengawas keuangan. Mau tidak mau, perempuan pun dituntut mampu mengelola keuangan keluarga agar bisa mempersiapkan masa depan yang lebih baik.





Tapi, ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ perempuan juga yang sering kali tergoda diskon atau promo suatu produk. Coba deh yang kemarin ikutan harbolnas, nampaknya masih dikuasai perempuan. Produk untuk perempuan lengkap tersedia. Mulai dari pakaian, skincare, kosmetik, assesoris hingga perintilan rumah tangga yang seringnya bikin perempuan tergoda untuk beli. Eh apa ini cuma saya saja ya ๐Ÿ˜๐Ÿ˜Ž


Hal ini tentu saja membuat perempuan lebih beresiko terdampak dari berbagai isu sosial. Jadi tak heran jika tantangan ini harus dapat diatasi oleh semua pihak, karenanya perempuan memegang peranan penting dalam pengelolaan keuangan keluarga.







Sayangnya berdasarkan hasil survey OJK, data 8/2016 lalu bahwa hanya 25,5% perempuan yang melek dengan literasi keuangan. Sedangkan pria lebih tinggi sekitar 33,2% yang melek literasi keuangan.








Melihat hal tersebut PT Prudential Life Assurance ( Prudential Indonesia) tidak tinggal diam. Prudential Indonesia mengadakan Pelatihan Literasi Keuangan untuk Perempuan yang telah berlangsung sejak tahun 2009. Program ini ditujukan sebagai pemberdayaan perempuan Indonesia agar mampu mengelola keuangan keluarga secara mandiri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Selain itu pelatihan literasi ini juga merupakan salah satu fokus utama dan program unggulan Community Investment Prudential Indonesia dalam bidang edukasi.





Dalam acara press conference yang berlangsung di Gedung Wanita Pusat, Jakarta, hadir sebagai narasumber, bapak Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia. Dalam sambutannya beliau mengatakan betapa pentingnya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan perempuan Indonesia. Selain itu pelatihan literasi ini sejalan dengan strategi pemerintah yang menempatkan perempuan sebagai prioritas utama dalam berbagai program peningkatan literasi keuangan di Indonesia. “Kami menaruh perhatian besar kepada perempuan pada program peningkatan literasi keuangan yang kami jalankan, dan kami percaya pada tingginya potensi perempuan Indonesia terhadap kemajuan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.”






Pak Jens juga bilang kalau Program Pelatihan Literasi Keuangan ini sudah diikuti oleh 27.000 perempuan yang berada di 24 kota di Indonesia. Program ini sudah sesuai dengan amanat OJK No 76/2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan/atau Masyarakat, Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (revisit 2017), Peraturan Presiden No. 82/2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) dan berbagai program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.






Narasumber berikutnya ada ibu Titi Eko Rahayu, Staf Ahli Menteri Bidang Pengentasan Kemiskinan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, memberikan apresiasi untuk program pelatihan yang dilakukan Prudential.








Menurut beliau program ini sejalan dengan komitmen Kementerian PPPA untuk terus meningkatkan kesejahteraan perempuan secara mandiri melalui program Pengembangan Industri Rumahan.





Narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan, bapak Horas Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi OJK antusias menyambut positif kegiatan ini. Beliau berharap program pelatihan ini dapat membantu OJK untuk mencapai target literasi keuangan sebesae 35% di 2019. ”Dari tahun ke tahun, tingkat literasi terus meningkat. Hal ini tidak lepas dari kontribusi perusahaan - perusahaan dalam mengedukasi masyarakat, salah satunya adalah Prudential, ujar pak Horas.”




Ibu Nini Sumohandoyo, Corporate Communications & Sharia Director Prudential Indonesia, menegaskan bahwa komitmen Prudential Indonesia untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia dengan perempuan sebagai fokus utamanya. “Prudential Indonesia merasa bangga dapat turut serta meningkatkan literasi keuangan pada perempuan, mengingat potensi besar mereka untuk berkontribusi pada perekonomian keluarga dan masyarakat Indonesia. Kami berharap program ini dapat menginspirasi perempuan untuk lebih percaya diri dalam mengelola keuangan keluarga.”





Ibu Nini juga berharap agar kontribusi Prudential Indonesia tidak hanya sampai di sini, namun dapat lebih banyak lagi menjangkau perempuan di banyak kota, khususnya di Indonesia bagian Timur. Program yang merupakan bagian dari Community Investment Prudential Indonesia, diharapkan dpaat menyelesaikan tantangan sosial di wilayah tersebut. Di 2022, Prudential menargetkan akan ada 50.000 perempuan di Indonesia yang sudah mengikuti pelatihan yang diadakan.




Program Pelatihan Literasi Keuangan sendiri dimulai sejak bulan Oktober di Manado. Selanjutnya menuju Ambon, Sorong, Malang dan ditutup di Jakarta. Pemilihan kota - kota tersebut berdasarkan indeks literasi yang berada dibawah rata - rata nasional. Seperti Manado dengan indeks 28,7% Ambon dengan 26,2%, Sorong dengan indeks 19,3%. Dari ke lima kota tersebut, sudah ada lebih dari 2.500 perempuan dari berbagai kalangan dan latar belakang yang telah mengikuti pelatihan seperti istri nelayan, UMKM, pedagang dan berbagai kalangan termasuk masyarakat prasejahtera.








Harapan saya pribadi ke depannya program ini terus berlanjut, tidak hanya ditujukan bagi ibu - perempuan dewasa, remaja putri pun perlu belajar sejak dini untuk mengatur keuangan mereka nantinya. Karena semakin banyak perempuan Indonesia yang peduli dengan literasi keuangan, maka perekonomian Indonesia akan jauh lebih baik lagi๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜.




23 December 2018

Ada Harga Teman di Giant yang Siap Menemani Kamu Berbelanja




Belanja dan wanita adalah dua hal yang sulit terpisahkan, terlebih jika harga diskon, pastinya sayang untuk dilewatkan.


Bicara masalah diskon, seorang teman pernah rela datang ke sebuah pasar demi untuk mendapatkan diskon yang dilihat cukup besar, namun setelah dihitung ulang ternyata harganya sama saja di pasar tempat biasa ia berbelanja. Mau untung jadi buntung, kan....


Keberadaan pasar tradisional dekat rumah begitu membantu. Tak perlu jauh - jauh, barang yang dicari mudah didapatkan. Sayang jam operasional pasar tersebut cukup singkat. Jam 15.00 , pasar sudah sepi, hanya tinggal satu atau dua orang. 

Maunya sih jika ke pasar, semua kebutuhan kita ada tersedia dan lengkap. Mulai dari aneka bumbu, sayur, buah, lauk pauk, hingga ke minyak, beras, detergent, maupun sabun pembersih. Ibarat kata semua tersedia.


Minggu lalu, saya dan pak suami kencan ke Giant, ๐Ÿ˜๐Ÿ˜kencan kok sambil belanja. Biasanya moment ini menambah me time kami berdua untuk bebas membicarakan apapun.  


Kalau saya tertarik dengan promo Jumat Sabtu Minggu, pak suami justru senang karena belanja di Giant mudah parkirnya. Jadi ia dengan sukarela menemani saya berbelanja, bisa sambil sekalian jajan. 


Untuk promo Jumat Sabtu Minggu seringnya lebih pada produk kebutuhan pokok, seperti daging, ayam, ikan, beras, sayur dan lainnya. Padahal saya mengharapakan juga barang- barang elektronik juga diskon di Jumat - Minggu๐Ÿ˜‚ngarep yekan...


Program Harga Teman Giant

Selain promo di Jumat Sabtu Minggu, promo ini pasti ditunggu teman Giant sejak diluncurkannya pada Agustus lalu.  Kalau di periode awal, produk yang diluncurkan meliput 600 produk, kali ini Giant menambah 200 produk favorit pelanggan untuk ikut serta dalam Harga Teman Giant. 


Melihat antusias pelanggan, Management Giant Group memutuskan untuk kembali memanjakan pelanggannya, dengan meneruskan program ini mulai November 2018 kemarin. 

Jika sebelumnya produk yang diturunkan harganya mencapai 37%, kali ini direview kembali.  Ada beberapa produk yang diganti guna memenuhi keinginan pelanggan.


Seperti yang disampaikan bapak  Stefanus Mulianto, Operation Director Giant pada acara Harga Teman di Giant CBD Bintaro, Tangerang Selatan, pada Kamis 20 Desember 2018 lalu.






Beliau mengatakan antusiasme pelanggan terhadap Program Harga Teman ini membuat Giant ingin terus berbagi dengan memberikan harga produk favorit lebih murah. Harga Teman bukan program promosi, namun harga yang diberikan benar - benar diturunkan. Walaupun harganya sangat rendah, tetapi Giant menjamin selama produk tersebut masuk dalam Program Harga Teman, harganya tidak mungkin naik/tetap stabil selama 3 bulan. Harga naik mustahil, diturunkan lagi malah ada kemungkinan, apabila produk tersebut masuk ke dalam program Jumat Sabtu Minggu.


Dengan adanya Harga Teman, Giant kembali mengukuhkan dirinya menjadi retail yang terjangkau dan nyaman untuk pelanggan.


Lalu bagaimana cara untuk mengetahui produk mana saja yang didaulat sebagai Harga Teman?

Tak usah pusing, kalau teman - teman datang ke Giant Express atau Giant Ekstra, cari saja tanda berlogo rupiah dengan warna hijau dan kuning. Beberapa tanda berada dalam bentuk divider rak, spanduk, atau banner kecil. Pokoknya mata harus jeli deh...atau lihat juga di lantai Giant, ada juga penunjuk menuju rak yang menyediakan produk dengan Harga Teman.





Saran saya sih sebelum berbelanja ke Giant, cek ricek dulu ke www.giant.co.id , di sana banyak informasi yang memberitakan produk mana saja yang terkena Harga Teman. Tenang saja ada lebih 800 produk yang ikutan di dalamnya. Mulai dari aneka produk bumbu masakan, daging, ikan, sayuran, makanan kaleng, minuman, pembersih rumah dan laundry, sambal/saus, produk olahan dan makanan beku, serta lainnya. Lumayan kan ya bisa irit, ibarat belanja sama Teman, diskonnya tetap bikin hepi.






Oiya, Harga Teman ini bisa dijumpai di 59 Giant  Extra dan 96 Giant Express di seluruh Indonesia.
Saya sampai menghafal, Giant Extra dan Giant Express mana saja yang dekat dengan rumah. ๐Ÿ˜Ž biar bisa ikutan Harga Teman juga.


Selain Harga Teman, Pak Stefanus juga bilang kalau Giant saat ini memiliki produk baru yang diletakkan pada gerai khusus dan eye catching. Selain itu ada juga roti srikaya, produk baru Giant yang dibanderol dengan harga 3500/pcs dan tersedia hanya 100 pcs perharinya. Mantap kan ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜





Jadi, mau belanja apa hari ini?

21 December 2018

Pucuk Coolinary x Big Bang, Destinasi Wisata Kuliner 2018 Akhir di Jakarta




"Liburan nanti mau ke mana?"

Kaliamt di atas dalam beberapa hari ini wara wiri di telinga. Yes, akhir tahun biasanya diisi dengan libur sekolah, natal dan tahun baru. Jadi kalau gak ke mana-mana rasanya gak afdol kan....


Rencananya diliburan akhir tahun ini, Fadly akan dikhitan. Setelah pulih baru deh kita bakalan jalan - jalan keliling Jakarta, dan menikmati beberapa kuliner khas Jakarta. Ternyata rencana khitan Fadly dimajukan di minggu ketiga ini, dan bertepatan dengan Big Bang Jakarta 2018 berlangsung.


Saya dan pak suami sempat berjanji mengajak Fadly menghadiri satu event besar di akhir tahun, membeli sepatu yang dia inginkan. Bertepatan dengan penyelenggaraan Big Bang 2018, berlangsung juga destinasi wisata kuliner akhir tahun terbesar di Jakarta, Pucuk Coolinary.


Pucuk Coolinary x Big Bang 2018 kali menawarkan sebuah konsep wisata kuliner, di mana para pengunjung Big Bang Jakarta bisa bebas menjelajahi aneka kuliner favorit, sambil menikmati kegiatan seru yang ada. Kamu bisa memilih kuliner dengan berbagai rasa favoritmu, mau #timpedas, #timgurih atau #timmanis, semua tersedia.

Akan ada 100 tenant yang siap memanjakan lidah foodies yang datang. Sebut saja Mie Aceh Jaly Jaly, Bakmi Gang Kelinci, Tahu Bazo Tresno Ati, Roti Papa John, Bakso Misterius, Pisang Goreng Pontianak, Martabak Manis, Es Duren, Ketoprak, Pempek, Batahor,, Nasi Bali, aneka Soto hingga berbagai jajanan Goceng yang bakalan bikin kamu ketagihan.

Acara Pucuk Coolinary sendiri berlangsung dari tanggal 21 Desember 2018 - 1 Januari 2019 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta.


Dalam press conference yang diadakan di Hotel Atlet Century, 19 Desember 2018 lalu, ibu Debora, Marketing Manager Teh Pucuk Harum mengatakan kalau kegiatan ini sebelumnya sudah berlangsung di dua kota, Malang dan Bandung. Di Malang, Pucuk Coolinary berlangsung pada 1 - 2 September 2018 lalu dan dihadiri 50.000 lebih pengunjung. Sedangkan di Bandung berlangsung 27 - 28 Oktober 2018 dengan 80.000 lebih pengunjung. Nah kalau di Jakarta, bakalan ada 12 hari, kira - kira tembus gak ya 150.000 pengunjung?




"Teh Pucuk Harum ingin memberikan sebuah persembahan seru di akhir tahun dengan digelarnya kegiatan ini. Kami sudah siapkan 100 tenant kuliner favorit yang bisa manjakan lidah foodies dengan harga yang pas di kantong.  Para Foodies pun bisa menemukan  semua rasa favoritnya langsung dalam satu tempat tanpa perlu menempuh jarak yang jauh dari satu lokasi ke lokasi lainnya", ujar ibu Debora.



Tiga food vlogger kenamaan Indonesia Mgdalenaf, Nex Carlos dan Tanbokyun juga tak mau ketinggalan untuk hadir di Pucuk Coolinary x Big Bang 2018. Sebelumnya mereka bertiga juga ikutan hadir pada event yang digelar di Malang dan Bandung.

Mereka bertiga bilang dan menyakinkan bahwa sebagai pecinta kuliner gak boleh ketinggalan untuk datang ke Pucuk Coolinary x Big Bang Jakarta. Gak sekedar kulineran, akan ada juga berbagai kegiatan seru lainnya, seperti 'Spicy King Noodle Contest', lomba seru untuk menyantap mie jumbo pedas dalam waktu dan level pedas yang sudah ditentukan. Yang pasti pemenangnya sudah disiapkan hadiah - hadiah seru ๐Ÿ˜Ž.

Selain lomba makan mie, ada juga Happy Hour 10K, dimana akan ada potongan harga spesial Rp10.000,- disemua tenant pada waktu tertentu.



Acara yang tak kalah seru ditunggu yaitu Bagi-bagi 10,000 porsi cemilan favorit, seperti sosis, bakso, nugget goreng secara  gratis. Kalau mau ikutan, caranya mudah kok...cukup dengan menukarkan dua botol Teh Pucuk Harum selama acara berlangsung, kamu bisa ikutan icip - icip camilan favorit yang ada.


Hingga saat ini Pucuk Harum sendiri memiliki program aktif mendukung perkembangan kuliner dengan merelokasi tempat - tempat makan sehingga menjadi lebih layak dan nyaman melalui Teh Pucuk Harum Food Street di kawasan DKI dan Jawa Barat, serta merenovasi  beberapa kantin universitas seperti FISIP UI, Universitas Bunda Mulia, dan Universitas Pancasila.

Teh Pucuk Harum juga berpartisipasi dalam beberapa event besar tahunan lainnya, seperti  GIIAS, PRJ dan Jatim Fair.

Dan di tahun 2018 ini, Teh Pucuk Harum didaulat sebagai produk RTD Tea No 1 di kategori non-cup Jasmine berdasarkan riset AC Nilsen. Keren kan ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘.

Untuk info lebih lanjut, bisa hubungi www.tehpucukharum.com, atau bisa juga follow socmed Teh Pucuk Harum di Facebook , Instagram dan Twitter.

17 December 2018

Cerdas Kelola Uangmu untuk Hidup Lebih Baik




Besar pasak daripada tiang. Ungkapan ini sering kita dengar, apalagi kalau berhubungan dengan  keuangan. Uang yang diterima lebih sedikit dari pada uang yang kita belanjakan๐Ÿ˜

Beberapa tahun lalu, saya pun mengalami hal ini. Awal menikah, pemasukan dalam keluarga kami ada dua sumber. Seiring berjalannya waktu, saya berhenti bekerja, hanya suami saja yang mencari nafkah. Alhasil untuk beberapa saat keuangan kami goyah, besar pasak daripada tiang. Besar pengeluaran daripada pemasukan.



Alhamdulillah kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Saya pun mulai membuat belajar membuat catatan pengeluaran dan pemasukan, memilah mana pengeluaran yang harus diutamakan terlebih dahulu, dan mana pengeluaran yang dapat ditunda dan dihemat sebijak mungkin. Berikut beberapa hal yang saya lakukan ;

Catat Semua Pengeluaran Perbulan
Menggunakan cara lama, saya pun kembali mencatat semua pengeluaran dan pemasukan selama sebulan. Tagihan, biaya les, transport, listrik, internet, telpon dan lainnya kemudian saya anggarkan perbulannya berapa nominalnya ke dalam amplop - amplop kosong. Saya catat semua pengeluaran dalam satu hari, hingga hal yang terkecil sekalipun. Jangan salah loh, untuk belanja sehari - hari pun harus  tercatat agar tidak ada selisih. 

Saya pun membuat dua buku catatan, yang satu saya gunakan untuk mencatat arus kas seperti pengeluaran harian dan lainnya, satunya lagi saya gunakan untuk mencatat kondisi aset keuangan, invetasi danbeberapa kewajiban yang belum terselesaikan disatu periode tertentu.

Mengelompokkan Pemasukan
Belajar dari beberapa hal dalam literasi keuangan, saya pun mulai mengelompokkan pemasukan. Berapa persen untuk investasi, asuransi, biaya hidup, lifestyle dana darurat dan lainnya.



Pembagiannya sendiri 60 dan 40. 60% digunakan untuk kebutuhan harian seperti makan, transport dan lainnya. Sedangkan 40% lainnya saya gunakan untuk biaya tak terduga seperti biaya saat sakit, dana darurat, tabungan, kebutuhan mendadak dan lainnya.

Dana darurat disini dibutuhkan disaat kita gak punya uang, namun ada kebutuhan yang mendesak, hal ini terbantu sekali.

Mengubah Gaya Hidup
Duh ini susah! Beneran deh. Saya sendiri pun membutuhkan waktu penyesuaian yang cukup lama, ketika saya mulai berada di rumah, tidak berpenghasilan. Yang tadinya bebas belanja apa saja, sekarang mulai belajar padu pada pakaian sehingga gak harus sering - sering belanja pakaian. Lupakan gengsi, gak perlu terlihat wah, tetapi sejujurnya kita gak mampu atau malah terjerat hutang. Mengikuti gaya hidup gak ada habisnya, cape deh...๐Ÿ˜Ž

Investasi
Walaupun hal ini belum rutin saya lakukan, tetapi penjelasan mas Aulia Akbar di acara  financial class bersama MoneySmartId pada tanggal 15 Desember 2018 sedikit banyak membuat saya tertarik belajar mengenai investasi.

Ada reksadana, investasi saham, emas dan surat hutang negara. Untuk berinvetasi saya memilih emas.

Mas Aulia sendiri bilang kalau berinvetasi kita harus menentukan tujuannya apa, sehingga cara dan besaran investasi yang dianggaran sudah sesuai dengan harapan kita. Tentu saja semakin tinggi yang kita terima, resikonya pun makin tinggi.

Mas Aulia kaai tahu kalau invetasi emas, sebaiknya dalam bentuk emas batangan, jangan emas perhiasan. Dikhawatirkan emas perhiasan akan mengalami penurunan harga. Entah karena emasnya retak, atau cacat, sehingga mengurangi daya jual.

Mendengar penjelasan mas Aulia mengenai cara berinvetasi membuat saya tertarik mencobanya. Tapi tetap diskusi dahulu dengan pak suami agar jelas tujuan dan besaran dana yang diinvestasikan.


Sebagai perempuan, kita tetap harus mampu mengelola keuangan keluarga secara mandiri dan cerdas, agar kehidupan menjadi lebih baik lagi di masa depan.


Oiya buat teman - teman yang memiliki pengalaman lain mengelola keuangan, ada lomba blog MoneySmart2018 #CerdasDenganUangmu. Syarat dan ketentuannya di sini ya....

05 December 2018

Old Married Couple Staycation at New Year's Eve di Aston Priority Simatupang Hotel & Conference




Akhir tahun, saat yang tepat untuk mengevaluasi kembali apa yang sudah dicapai dan ngapain aja selama setahun ini. 
Memasuki usia pernikahan ke 12, tahun ini menjadi tahun yang berat untuk saya dan suami. Cobaan datang silih berganti, semoga menjadikan kami ke depannya sebagai pasangan yang saling mencintai dan mengerti satu sama lainnya. Banyak hal yang membuat kecewa, namun tak sedikit gelak tawa bahagia hadir dalam pernikahan kami. 

Orang - orang bilang, usia pernikahan di atas 10 tahun, cobaan yang datang sudah tak ada. Kata siapa? Yang penting bagaimana caranya kita menghadapi cobaan tersebut. Dalam pernikahan, komunikasi merupakan kunci bagi hubungan yang sehat. Mau mendengar, saling percaya dan memanfaatkan, insyaAllah pernikahan yang ada tetap berjalan lancar. 

Dan di akhir tahun ini, tiba-tiba saja pak suami mengajak saya untuk menikmati waktu berdua, jauh dari segala kesibukan, dan riuhnya anak-anak. Ia ingin kami bisa bicara dari hati ke hati, menghabiskan waktu untuk mengurai luka dan bara yang ada, untuk kemudian kembali menjalani pernikahan ini seperti sedia kala.



Candy Land New Year's Eve at Aston Priority Simatupang



Pak suami menawarkan sebuah ide, menghabiskan malam tahun baru bersama, berdua di sebuah hotel. Idenya saya sambut dengan gelak tawa. Ya ampun, sejak kapan ia romantis begini, bahkan di awal menikahpun ia tak mau berbulan madu di hotel, dengan berbagai alasan. Lalu kenapa tiba - tiba justru sekarang ia yang menawarkan ide tersebut ๐Ÿ˜


Bak gayung bersambut, saya justru mendapat undangan untuk berkunjung ke Aston Priority Simatupang, yang berada di jalan TB Simatupang menuju Ragunan atau Cilandak. Hotel bintang 4 ini berada persis di sisi jalan, posisinya cukup strategis jika mengingat terdapat pintu tol yang menuju arah bandara.


Bicara mengenai Aston Priority Simatupang, di malam pergantian tahun nanti, Aston menawarkan sebuah acara menarik yang dikemas untuk segala jenis usia. Hotel yang berdiri sejak 7 Mei 2015 ini akan menghadirkan Candy Land sebagai tema pesta akhir tahun, yang bisa dinikmati oleh keluarga. Menurut ibu Friska, Aston Priority Simatupang ingin menghadirkan family sebagai market lainnya selain bisnis.


Membayangkan tema Candy Land ini, di mana di setiap sudut hotel penuh bertabur permen, kue manis, gulali, lolipop dan aneka dekorasi yang berwarna warni manis seperti candy, tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. 

Gak hanya permen yang identik dengan kebahagiaan ala anak-anak, Aston Priority Simatupang menghadirkan horse riding yang dapat digunakan anak-anak untuk berkeliling hotel. Aih kebayang ya serunya๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜ pihak Aston akan menyediakan dua ekor kuda besar dan kecil. Untuk urusan keamanan dan keselamatan, insyaAllah tetap diprioritaskan.







Candy sudah, horse riding sudah. Ternyata gak cukup sampai di situ saja, Aston Priority Simatupang juga menyediakan berbagai macam permainan zaman now, mulai dari Virtual Boxing hingga XD Fun Panahan. Ada pula coloring competition dan face painting yang akan diadakan di Momoji restaurant.


Untuk tamu - tamu dewasa sendiri, disediakan pertunjukan musik Gimme 5 Band, Fun Magic, Cabaret Show, Photo booth dan tak ketinggalan door prizes. Hahaha emak - emak gak boleh rugi.


Well...promo sudah, acara sudah, lalu apa lagi yang dinanti-nanti selain sajian menu yang nantinya akan disajikan. Chef Djoko, Executive Chef Aston Priority Simatupang mengatakan bahwa akan banyak menu yang hadir di New Year's Eve party nantinya. Mulai dari Turkish Corner dengan menu chicken kebabnya, Himalayan Corner yang akan hadir dengan menu barbeque, Asian Corner dengan bakso Tahu Malang, dan  Pasta Corner yang siap memanjakan lidah kita dengan sajian 5 pasta spesialnya.


Yang terbayang sekarang adalah, saya dan pak suami memilih menghabiskan waktu berdua di Aston Priority Simatupang. Membahas kembali rencana masa depan kami seraya memikmati pergantian tahun di salah satu dari 277 kamar yang berada di Aston Priority Simatupang. Yang pasti malam itu kami gak akan kelaperan, ditemani berbagai hidangan yang memanjakan perut dan lidah kami, alunan live music dan mungkin sedikit cahaya lilin dan aroma bunga di sekitar kami. Gpp donk, New Year's Eve ala kami, biar tetap romantis.



Paket New Year's Eve Buffet Dinner yang ditawarkan Aston Priority Simatupang ini cukup menggiurkan, mulai dari 1,3 juta rupiah sudah termasuk Buffet Dinner dan breakfast untuk dua orang. Promo ini hingga 14 Desember 2018, atau hubungi 021 7883 8777 untuk info lebih lanjut. Namun jika ingin merasakan beragam kuliner lainnya, kamu bisa beli tambahan kupon untuk mendapatkan menu spesial Chef Djoko. Cukup dengan 300k, kamu akan mendapatkan 5 kupon untuk 3 pilihan makanan dan 2 pilihan minuman.  Kenyang kan.....


Doakan ya semoga rencana kami berdua terwujud, menghabiskan waktu berdua di Aston Priority Simatupang ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜



© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall