19 September 2018

Serba Serbi Asuransi



Beberapa hari ini, saya lagi asyik belajar literasi keuangan. Hihi walaupun masih belum fasih dan ngelotok, tapi gpp ya sedikit kan nanti lama-lama jadi bukit 😏 * yakalik


Kalau kemarin belajar urusan keuangan rumah tangga, sekarang giliran saya belajar mengenai apa itu asuransi. Biar gak horor dengar kata asuransi dan jadi males cari tahu. Mungkin gara-gara beberapa agent asuransi yang salah memberikan edukasi ke calon kliennya, jadi salah persepsi deh tentang asuransi.

Apa itu Asuransi?

Asuransi merupakan tindakan atau perlindungan finansial dan proteksi diri yang ditujukan bagi jiwa, properti, kesehatan dan lainnya. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti sakit keras, kematian, kehilangan  ataupun kerusakan, kita akan mendapatkan penggantian.

Dalam acara workshop bersama Prudential kemarin yang berlangsung di Prudential Center, Jakarta, peserta yang hadir diajak sharing mengenai Unit Link serta manfaatnya.

Di sesi pertama, yang dibawakan oleh Himawan Purnama, AVP Head of Product Development of Prudential. Dalam presentasinya, mas Himawan bilang kalau asuransi itu merupakan perjanjian dua pihak , dimana pihak yang satu berkewajiban untuk membayar iuran (premi) dan pihak lainnya  berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran, apabila terjadi sesuatu di kemudian hari yang menimpa pihak pertama, baik itu diri maupun barang miliknya, sesuai dengan perjanjian yang dibuat.

Dalam konsep dasar asuransi, perusahaan bertindak sebagai pengelola atau si penanggung. Sedangkan nasabah membayar premi pada perusahaan sesuai dengan jumlah yang disepakati. Apabila suatu hari nasabah mengalami kondisi sesuai dengan perjanjian, perusahaan akan memberikan sejumlah manfaat kepada nasabah.

Asuransi sendiri terdiri dari asuransi jiwa dan asuransi umum. Nah asuransi umum ini ada banyak loh ;
  • Asuransi property
  • Asuransi kendaraan
  • Asuransi perjalanan
  • Asuransi engineering
  • Asuransi rangka kapal
  • Asuransi Cargo
  • Asuransi Kecelakaan
  • Asuransi Kemalingan, dll


Belakangan ini sedang booming asuransi syariah, di mana asuransi syariah berprinsip berbagi resiko bersama, tolong menolong, dana dikelola secara Tabarru, diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah dan jenis investasinya berbasis syariah.

Sedangkan asuransi konvensional berprinsip risk transfer, akad jual-beli, perusahaan sebagai penanggung resiko, dan keuntungan menjadi milik perusahaan.  Diawasi oleh internal manajemen perusahaan dan investasi bisa berbasis syariah dan bukan berbasis syariah.






Mengenal Asuransi Jiwa

Asuransi Jiwa terbagi dua, Tradisional dan Unit Link. Pada asuransi jiwa berjangka, mendapat manfaat meninggal dengan periode jangka pendek. Untuk asuransi jiwa seumur hidup, memberikan manfaat meninggal dengan periode jangka panjang (seumur hidup). Dan asuransi jiwa dwiguna memberikan manfaat meninggal dan tabungan.


Point terakhir menarik ya, apa sih asuransi jiwa dwiguna itu? Jadi nasabah dipaksa menabung selama periode yang sudah ditetapkan. Waktunya bisa saja 10 atau 20 tahun, asuransi yang ada dimasukkan ke investasi dan proteksi. Jadi melindungi jiwa sambil menabung.

Lalu unit link itu apa? Waiya, ini sering kali begitu mendengar unit link, yang terbayang adalah sales yang akan menghantui kitaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ enggak deh πŸ˜˜πŸ™ˆ

Asuransi unit link berbeda dari asuransi jiwa lainnya. Asuransi  unit link berfokus pada asuransi jiwanya, proteksinya, namun tidak melupakan investasinya.


Di asuransi jiwa unit link, nasabah membayarkan uang  (premi) kepada perusahaan sebagai pengelola. Uang atau premi tersebut dikumpulkan dalam bentuk unit, dan nantinya digunakan untuk pembayaran proteksi nasabah apabila membutuhkannya.

Naini yang membuat asuransi jiwa unit link berbeda dari asuransi lainnya. Jika asuransi lainnya hanya bermanfaat ketika kita tiada melalui ahli waris, di unitlink nasabahnya pasti dikasih lebih,  kita bisa menikmati hasil kerja keras dan investasi yang ada. Asal gak salah pilih investasi loh yaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Semoga harapan saya  semakin banyak masyarakat yang melek literasi, terkabul.

#PastiDikasihLebih












13 September 2018

Belajar Mengelola Keuangan Rumah Tangga bersama #IbuBerbagiBijak


#ibuberbagibijak


Tengah bulan gini, apa yang bikin pusing kepala? Yes, keuangan rumah tangga. Tanggal gajian masih jauh, tapi uang di tangan makin menipis. Itu kalau pegawai yang setiap bulan pasti terima gaji. Bagaimana dengan pekerja paruh waktu yang gajinya gak pasti? *Merem, tutup muka*



Zaman pak suami masih sebagai pekerja kantoran, gaji yang saya terima, saya kelompokkan ke dalam berbagai pos alokasi pengeluaran. Dan post yang selalu tekor adalah pengeluaran lain-lain. Niat hati dibatasi, tetap saja kalau sudah ke mall, lapar mata lihat sana sini. Terlebih jika ke mall, suasana hati lagi kesal, belanja adalah obatnya. Terus udahannya sampai rumah baru nyeselπŸ˜’πŸ˜­πŸ˜‚.

 

Jadi gak salah donk, sebagai perempuan, sebagai seorang ibu, kita pun mesti belajar literasi keuangan. Kan katanya ibu adalah menteri keuangan, segala keputusan yang berkaitan dengan keuangan rumah tangga diatur, dikelola dan diawasi oleh ibu.


Dalam acara workshop #IbuBerbagiBijak yang diadakan VISA bertempat di RPTRA Kopi Gandaria, Pasar Rebo, Jakarta Timur, bapak Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT. Visa World Indonesia mengatakan bahwa hasil survey OJK di tahun 2016 silam menunjukkan bahwa tingkat literasi  dan inklusi keuangan pada perempuan atau ibu sangat rendah. Hanya berkisar di 25,5% , sedangkan laki -laki sebesar 66,2%.


OJK  sangat mengapresiasi  dan mendukung program Ibu Berbagi Bijak yang diselenggarakan tiap tahun oleh Visa. Harapannya sesudah mengkuti  program ini, perempuan Indonesia memiliki wawasan dan pengetahuan mengenai keterampilan dalam pengelolaan keuangan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.


Selain pak Riko, hadir mbak Prita Hapsari Ghozie, Finansial Educator, ECO & Chief Financial Planner ZAP Finance. Saya sering nih dengerin sesi siarannya mbak Prita di sebuah radio tiap selasa, tapi ini kali perdananya saya mendengar langsung penjelasan beliau.


Mbak Prita bilang ada 3 hal yang harus dilakukan agar keuangan aman...

1. Finansial Check Up

Hayo cek ricek lagi, apakah keuangan kita bermasalah. Apakah ada cicilan atau hutang yang wajib dibayar? Memiliki cicilan atau hutang sah saja selama tidak melebihi 30% dari pemasukan kita. Lalu sebaiknya kita tidak menggunakan kartu kredit untuk belanja kebutuhan harian. Sebaiknya cicilan atau hutang dibuat sebagai modal usaha (pinjaman produktif) sehingga keuntungannya nanti dapat digunakan untuk membayar cicilannya.

2. Kelola Arus Kas dengan Bijak

Masih inget pelajaran akutansi zaman sekolah, di mana arus kas ialah aliran masuk dan keluar uang, dengan kata lain pemasukan dan pengeluaran. Pemasukan apa saja? Gaji, bonus, keuntungan usaha merupakan pemasukan. Dan pemasukan harus lebih besar daripada pengeluaran.

Saat acara mbak Prita bagi-bagi kertas, kayak mau ujian ya πŸ˜‚. Di kertas tersebut dijelaskan pemasukan yang ada digunakan untuk apa saja, dan berapa persentasenya.


Sedekah, hutang, biaya hidup, gaya hidup, dana darurat, dan tabungan/investasi, merupakan alokasi pengeluaran yang perlu diketahui jumlahnya agar tidak melenceng dari pemasukan yang ada. Mbak Prita juga bilang, gak peduli berapapun penghasilan kita, yang penting bisa mengelolanya.  Kan gak mau besar pasak daripada tiang, yekan.


3. Merencanakan keuangan dengan baik

Pengeluaran bulanan  sudah kita alokasikan sesuai dengan pemasukan yang ada, tetapi keuangan tetap saja tidak balance, tambal sulam sana sini. Mbak Prita menyarankan dan mengajak ibu-ibu yang hadir untuk mencari penghasilan sampingan, membantu keuangan keluarga. Kira - kira apa yang bisa kita kerjakan?

3 cara menambah penghasilan rumah tangga

  • Bekerja secara aktif
  • Sebagai investor
  • Menjadi womanpreneur


Mbak Prita bilang, cari tahu apa hobi dan kegemaran kita, lalu kembangkan menjadi bisnis. Hal yang kita sukai, ketika dikerjakan malah menjadi fun.


Kenalan dengan Aditya Lugina dan Gammara

Narasumber berikutnya adalah seorang womanpreneur yang dibilang sukses. Memulai karirnya di 2010 silam dengan membuat  tas dan sepatu dari bahan kulit, Aditya Lugina mengubah bisnisnya, Gammara menjadi CV. Gammara Jaya Mondial, menggunakan bahan kulit berkualitas baik. Hingga saat ini Gammara merupakan vendor di Jepang, Perancis, Belanda, Uni Emirat Arab dan memiliki distributor di Tangerang.


Menurut mbak Lugina, ada 3 jurus jitu untuk membangun bisnis, antara lain...

1. Tentukan Goals atau sasaran/tujuan

Tentukan ide produk, bahan baku, perencanaan keuangan, modal, aset, dan omset. Lalu pikirkan bagaimana pemasaran, target pasar, promosi dan harga jualnya. Hal ini biar apa sodara-sodara? Biar  usaha yang kamu lakukan dapat survive, gak hangat-hangat tahi ayam aja πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

2. Afirmasi

Ini kelihatannya sepele, tapi berdampak membentuk pola pikir yang positif. Kita jadi yakin akan kemampuan diri, gak mudah menyerah, berani ambil resiko, mandiri, kreatif dan inovatif.

3. Visualisasi

Sah saja membayangkan  kesuksesan kita meraih impian, sehingga kita harus menangkap peluang di semaksimal mungkin. Buat networking seluas mungkin di manapun, lalu lakukan yang kita sukai, hal lainnya insyaAllah akan mengikuti.


Mbak Lugina juga kasih tahu, kalau kita juga tetap harus melakukan management pada usaha kita. Jangan mentang-mentang bisnis kita sendiri, kita mengabaikan hal berikut ini :
1. Menggaji diri sendiri
2. Menabung untuk investasi dan pengembangan bisnis kita.
3. Disiplin dalam membuat anggaran belanja. Dahulukan yang penting.
4. Dan kelola cashflow  dengan bijak.

Acara hari itu ditutup dengan sesi tanya jawab dan sukses rame rebutan mau nanya plus sesi games yang seru karena pertanyaannya bikin ngikik. Iya, mbak Prita cari tahu, siapa diantara peserta workshop yang hadir masih menyimpan struk/bon belanjaan yang paling tua umurnya. Eh ternyata ada loh, ibu PKK yang masih menyimpan bon belanjaannya di tahun 2016πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚.


#ibuberbagibijak


Huhu saya jadi pengen rikues sama mbak Prita dan Visa, next workshop boleh ya bahasannya mengenai mengatur keuangan ala pekerja paruh waktu. Teman-teman setuju gak?

12 September 2018

Berburu di Zona Kalap dan Umroh/Haji Gratis di Indonesia Internasional Book Fair (IIBF2018)


IIBF2018


Setelah hampir 10 tahun resign dari dunia penerbitan, ada banyak hal yang saya kangeni. Salah satunya adalah pameran buku. Selepas kuliah, saya mencoba bekerja di salah satu perusahaan penerbitan yang jaraknya tak jauh dari rumah. Saat itu saya yang punya kemampuan komputer pas-pas an , nekat melamar sebagai tenaga administrasi marketing.


Mulai dari membuat laporan keuangan, petty cash, membuat surat pesanan, mengurus retur pengembalian barang hingga mendisplay buku untuk pameran, saya yang mengerjakan. 10 bulan kerja di sana, saya pun pindah ke perusahaan.....penerbitan, yang kantor asalnya berada di Bandung.


7 tahun saya bekerja sebagai sekretaris penerbitan. Mulai dari urusan surat perjanjian kerja, royalti atau bahkan sekedar mengurus nomor isbn pun saya kerjakan. Itu di luar kegiatan-kegiatan tambahan seperti mengurus keperluan pameran hingga stand by di lokasi pameran sebagai kasir. πŸ˜‚πŸ˜‚multi tasking kan...


Pengalaman perdana saya seputar pameran buku, di tahun 2002, mengikuti Indonesian Book Fair atau IBF kala itu. Ya display pameran, jadi kasir bahkan ikutan loading barang. Jangan ditanya bagaimana seru dan capeknya πŸ™ˆπŸ˜‚πŸ˜


Dan hari ini, segala kenangan manis tadi terulang kembali di kepala. Siang tadi, saya dan beberapa teman blogger berkesempatan diundang menghadiri acara pembukaan IIBF 2018 di Plenary Hall, Jakarta.



IIBF ya, jangan salah loh. Indonesia Internasional Book Fair 2018, sejak 2014 lalu merambah Internasional juga, gak mau kalah dengan Frankfurt Book Fair atau London Book Fair yang luasnya 6x lapangan sepak bola.


Di penyelenggaraan yang ke 37 tahun ini, IIBF 2018 berlangsung dari tanggal 12 - 16 September 2018. Diikuti oleh  62 peserta dari Indonesia dengan 110 stand. Tapi tidak hanya dari penerbit atau instansi dalam negeri yang ikutan, ada 17 negara -negara lain yang ikutan dengan 34 stand. Negara - negara tersebut antara lain ; Jerman, Turki, Inggris, Mesir, China, Jepang, Uni Emirat Arab, Singapura, Korea Selatan, Maroko, Thailand, Australia, Arab Saudi, Malaysia, Tunisia, India, dan Arab Saudi.



Ada apa di IIBF 2018


Begitu memasuki ruang Plenary hall, stand besar dan megah langsung menarik mata. Ternyata ini adalah stand dari negara Arab Saudi. Terlihat lalu lalang pria bergamis putih dan mengenakan sorban. Seorang teman mencolek saya dan berbisik "berasa kaya lagi umroh, gue" ujarnya  sambil tersenyum mana kala melintas beberapa peserta dari Arab Saudi. Iyes di stand ini, setiap harinya ada pengundian pemenang yang akan beruntung mendapatkan kesempatan Umroh dan Haji langsung dari Kedutaan Besar Arab Saudi. Proses pengundiannya berlangsung pada pukul 19.00 wib setiap harinya. Mana tau rejeki kan...tapi syaratnya harus hadir saat nama pemenang diumumkan yaπŸ˜€πŸ‘.




Pameran buku selalu identik dengan bursa buku murah. Di mana setiap penerbit berlomba - lomba memberikan diskon yang sukses bikin kantong saya jebol. Kali ini ada Zona Kalap, yang menawarkan berbagai diskon yang bikin saya makan tempe dan garem kalau semua buku yang ada dibeli. Yah kapan lagi lihat buku hingga 80% diskonnya, yekan...mana buku anak - anaknya nyaris lengkap dan menggiurkan. *Merem*


Bukan hanya buku anak, buku fiksi dan non fiksi pun hadir bersama di Zona Kalap. Saya yang datang di hari pertama pembukaan sudah pede dan yakin bahwa area ini pasti bakalan sepi, minimal nanti sore deh ramenya. Dugaan saya salah, jam 11.45 antrian mulai mengular, semua meja kasir akhirnya dibuka. πŸ˜‚Siapa bilang minat literasi negara kita rendah?


Gak hanya buku, aneka stationary, boneka, mainan edukasi, semua diskon. Tuh siapa juga yang gak kalap, gak pandang usia. Wong mas - mas esmud juga kalap lihat gantungan kunci dan kartu remi yang dijual seharga 2 - 7 ribu rupiah.


Zona Kalap jadi program andalan IIBF 2018 ini, ada kurang lebih satu juta buku yang disiapkan. Mulai dari buku anak, fiksi, non fiksi, religi akan memuaskan hobi membaca kamu.


Hadiah doorprize sudah, Zona Kalap untuk bursa buku murah pun ada. Di IIBF 2018 juga menghadirkan Bursa Naskah dan Indonesia Right Fair. Bursa Naskah menjadi ajang pertemuan penulis dan penerbit, ekosistem yang bermanfaat dalam dunia literasi. Ajang pencarian naskah oleh penerbit ini diadakan pada Sabtu 15 September 2018 dari pagi hingga sore hari.


Untuk penerbit dan penulis yang ingin mengetahui perkembangan literasi internasional, ada Indonesia Right Fair (IRF), merupakan pameran hak cipta atau ajang transaksi hak cipta antar penerbit, dimana semua penerbit dapat mempromosikan dan memamerkan buku-buku unggulannya, untuk ditawarkan hak cipta terjemahannya pada penerbit lain. Tahun ini IRF berlangsung selama 3 hari dari tanggal 12 - 14 September 2018, dari pagi hingga sore.



Peresmian IIBF 2018 pada Rabu 12 September 2018 dihadiri oleh ibu Rosidayati Rozalina, Ketua Umum IKAPI, ibu Amalia Safitri, ketua panitia IIBF 2018, bapak Triawan Munaf, ketua BEKRAF serta Kepala Badan Pengembangan  dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, bapak Dadang Suhendar.



Pada penyelenggaraan IIBF 2018 tahun ini, BEKRAF, Perpusnas dan Pemprov DKI turut serta mendukung kelancaran event tahunan ini. Ibu Amalia bilang kalau selama acara IIBF ini berlangsung, ada 100 acara yang dikemas semenarik mungkin. Mulai dari talkshow, workshop, panel discussion, school competition, diskusi buku, wisata literasi, peluncuran buku dan lainnya. πŸ˜‚ Bikin betah yaa...




Ibu Rosidayati Rozalina mengatakan beliau sangat senang dengan adanya 17 negara yang turut serta dalam IIBF 2018 ini.  "Dengan adanya penerbit asing yang datang, urusan pembelian hak cipta jadi lebih murah dibanding jika kita yang datang ke luar".  Harapan beliau, tahun ini lebih banyak lagi copy rights yang terjual.



Dalam acara peresmian ini, ada juga penganugerahan penghargaan IKAPI Award 2018 untuk kategori Literasi Promotor yang jatuh kepada Pustaka Bergerak.


Award selanjutnya adalah Book of The Years dan Writers of The Years, yang diberikan kepada Aroma Karsa karya Dee Lestari dan Bapak Rhenald Kasali sebagai Writer of The Years yang buku - bukunya mudah dipahami, ditulis secara sederhana walaupun itu adalah buku - buku sains dan akademis.



Dalam sambutannya, bapak Rhenald Kasali bilang ketidakhadiran akademis membuat suasana negara menjadi gak damai dan aman. Karena di era informasi ini, data bergerak semakin cepat. Demikian juga pengetahuan berkembang semakin cepat, sehingga jika tidak diimbangi dengan sains bisa saja menimbulkan berita - berita yanv tak jelas asal usul kebenarannya atau hoax.

"Ketidakhadiran akademis akan membuat manusia maunya benar sendiri tanpa mau mendengar" 
- Rhenald Kasali -


Mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bapak Dadang menyampaikan bahwa Indonesia memiliki komunitas Gerakan Literasi Indonesia. Harapan beliau, kita gak boleh kalah dengan pameran buku di Jerman (Frankfurt Bookfair) dan Inggris (London Bookfair) yang terkenal dari tahun ke tahun.


Narasumber yang hadir terakhir sekaligus memukul lonceng tanda resmi dibukanya IIBF 2018, bapak Triawan Munaf. Beliau yang baru saja menemani Presiden Jokowi lawatan ke Korea bilang, hingga hari ini ia masih disapa dan diberi ucapan selamat atas kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018.  Beliau juga berpesan jika IIBF 2018 ini adalah ekosistemnya literasi, penerbit dan penulis. Jika tidak ada ekosistem ini, bagaiman penulis bisa produktif, dan bagaimana penerbit bisa survive.



Nah teman - teman berencana ke sana, kan? Janjian Yuk!

Bebas Panas Dalam Bersama Larutan Cap Kaki Tiga



larutan cap kaki tiga





Sejak sekolah #AbangFadly direnovasi, jam belajar tentu saja berubah, karena menumpang di sekolah lain. Kalau yang tadinya masuk sekolah pukul 6.30 wib, sekarang  masuk sekolah pukul 12.30 wib. Pas matahari lagi semangat menyinari bumi, yekan.


Perubahan jam belajar ini tentu saja mengubah semua jadwal harian Fadly. Jadwal les, ngaji dan jam istirahat pun ikutan menyesuaikan. Pagi sekolah, siang - sore les dan mengaji. Sekarang tentu terbalik. Pagi - les dan mengaji, siang sekolah hingga sore hari. Malam hari digunakan untuk bermain atau menonton tv. Santai dulu donk….


Karena sekolah siang, beberapa minggu belakangan ini Fadly mulai tidur lebih larut. Alasannya nemenin oom mengerjakan tugas, menonton film bersama atau pun bermain game. 


Kalau sudah begini, saya yang ketar ketir. Pasalnya si oom ini (adik saya) punya hobi ngemil yang bikin elus dada. Fast food, snack, keripik kentang dan teman -temannya hingga minuman bersoda. Belum lagi mie instan yang porsi makannya makin bikin saya galau. Bukan apa-apa, tapi takut terkontaminasi yang tak sehat.


Semua makanan di atas, kurang nutrisi, kurang serat, kurang sehat. Baik bagi tubuh maupun bagi kantong, ya kan…



Rupanya sesekali Fadly ikutan juga seperti oomnya, mengkonsumsi junk food dan snack lainnya. Sampai satu hari dia bercerita kalau susah BAB dan tenggorokannya kering. Saat itu saran saya cuma minum air putih yang banyak.


Saran saya tak banyak membantu. Dua hari setelah itu Fadly mengeluh kalau bibirnya pecah-pecah dan ada seperti luka di pinggir gusi. Sariawan, apalagi.


πŸ˜₯mulai deh tanduk saya keluar. Mengingatkan Fadly untuk tidur lebih awal, istirahat teratur,  kembali disiplin dengan jadwal harian. Lebih rajin mengkonsumsi sayur dan buah, plus minum air putih lebih banyak.


“Tapi aku mulutku pahit bu,  gak enak jadinya. Bikin eneq, kan aku jadi malas”, kata Fadly ketika saya mengingatkannya untuk minum air putih. Duh Fadly, minum air putih gak boleh malas. Justru biar panas dalam, bibir pecah-pecah dan sariawan segera sembuh.


Kenalan dengan Cap Kaki Tiga




cap kaki tiga


“Coba minum ini deh, bang. Ini Cap Kaki Tiga, minuman pereda panas dalam. Bermanfaat untuk meredakan panas dalam, radang tenggorokan, sariawan, dan membantu menyegarkan tubuh”, ujar saya seraya memberikan sebotol larutan Cap Kaki Tiga pada Fadly, yang segera meminumnya tanpa bertanya lagi.


cap kaki tiga
Larutan Cap Kaki Tiga adalah minuman tradisional yang bermanfaat membantu  meringankan panas dalam tubuh, terpercaya turun temurun dan telah dikonsumsi banyak keluarga sejak 1937.


Selain itu, Larutan Cap Kaki Tiga juga mengandung mineral alami  Gypsum Fibrosum  dan Calcitum, yang berkhasiat untuk meredakan panas di tubuh, bibir kering dan sembelit. Serta sudah mendapat sertifikasi MUI dan terdaftar di BPOM RI. Jadi aman dikonsumsi donk 😘😘.


“Memang panas dalam tuh apa sih bu?”, tanya Fadly. Panas dalam merupakan suatu kondisi dimana panas tubuh terbentuk, sehingga menyebabkan timbulnya sariawan di mulut, sakit tenggorokan, bibir kering dan pecah-pecah serta sembelit atau susah BAB.



cap kaki tiga

Menurut Fadly, minum Larutan Cap Kaki Tiga ini  bikin badan jadi segar dan gak bikin haus. Larutan Cap Kaki Tiga terdiri dari berbagai varian rasa; plain/original, leci, jambu biji, jeruk, jeruk nipis, melon, stroberi, dan anggur. Untuk kemasan sendiri ada yang botol dan kaleng dengan ukuran 500ml, 320ml dan 200ml untuk anak dan dewasa.





“Aku kapok deh bu, mulai sekarang aku gak tidur larut malam lagi.  Makan makanan yang bergizi dan sehat,  banyak minum air putih. Ternyata gak enak ya panas dalam kaya gini.  Mumpung mau tahun baru Islam, aku mau hidup lebih sehat lagi ah..” ujar Fadly. Ah iya benar juga 'bang, Tahun Baru Hijriah bisa donk dijadikan momentum untuk hidup lebih sehat lagi. Membiasakan diri  untuk makan makanan bergizi, minum air putih 8 gelas per hari, dan minum larutan Cap Kaki Tiga, minuman pereda panas dalam,  kapan pun, untuk mencegah panas dalam, sariawan dan sakit tenggorokan.



cap kaki tiga
Kalau teman - teman, apa momentumnya di Tahun Baru Hijriah nanti? Share yaaa….

07 September 2018

Di Hari Pelanggan Nasional, Mandiri Tunas Finance (MTF) Berikan Kejutan bagi Pelanggannya





mandiri tunas finance
Bersama teman-teman blogger dan Direksi MTF



Teman-teman tahu kan di tanggal 4 September dirayakan sebagai Hari Pelanggan Nasional?.

Adanya Hari Pelanggan Nasional diharapkan dapat menjadi momentum memompa semangat karyawan dan perusahaan dalam melayani pelanggan. Sehingga pelanggan bukan hanya sekedar data dan angka, melainkan aset yang dimiliki sebuah perusahaan.


Inilah yang dilakukan oleh PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Hari Pelanggan Nasional kemarin. MTF juga berupaya memberikan persembahan yang istimewa bagi para customernya. Berbagai layanan diberikan sebagai apresiasi terhadap dukungan customer selama lebih kurang 9 tahun ini, MTF tumbuh dan berkembang secara significan.


MTF sendiri merupakan perusahaan pembiayaan yang berdiri pada 6 Februari 2009. Didukung dua pemegang saham, salah satu bank merupakan  Bank BUMN terbesar di Indonesia, PT. Bank Mandiri Tbk dan PT. Tunas Ridean, sebuah grup otomotif independen terbesar di Indonesia. MTF secara konsisten tumbuh dan fokus melayani pelanggan, melalui pembiayaan di bidang otomotif, yaitu pembiayaan mobil baru, motor besar, kendaraan niaga, alat berat dan multiguna.


Mandiri Tunas Finance dan Hari Pelanggan Nasional


Lalu apa saja program persembahan istimewa MTF di Hari Pelanggan Nasional?


mandiri tunas finance
Direksi Mandiri Tunas Finance



Dalam acara  Press Conference yang bertempat di Mandiri Inkubator Bisnis, Jakarta, Direktur Utama MTF, Arya Suprihadi mengatakan, "Dalam momen Hari Pelanggan ini, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada customer atas kepercayaan kepada PT Mandiri Tunas Finance selama ini". 

Menurut bapak Arya, kepercayaan pelanggan menjadi motivasi tersendiri bagi MTF untuk selalu menjunjung tinggi komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik sesuai salah satu budaya Perwira MTF yakni "fokus pada pelanggan".


Nah tepat di 4 September 2018 kemarin, Board of Director MTF dan Kepala Cabang secara serentak di 99 Kantor Cabang MTF,  terjun langsung melayani pelanggan. Mulai dari mengantarkan sendiri mobil yang dipesan pelanggan ke alamat tujuan, hingga melayani pelanggan di Kantor Cabang. Dan moment ini divideokan serta dilombakan, seru yaaπŸ˜πŸ˜πŸ‘πŸ‘.


mandiri tunas finance
foto by : mbak Nisa


Saat acara berlangsung, ditayangkan video pak Arya yang mengantarkan mobil pesanan bapak Herman,  langsung ke alamat yang dituju. Pak Herman sudah 3x mengajukan kredit via MTF, termasuk pelanggan yang loyal. Menurut pak Herman sendiri, MTF bunga cicilannya kompetitif dan pelayanannya oke. 


Selain pak Herman, ada juga pak Erik yang sudah 3,5 tahun menjadi pelanggan setia MTF. Menurut pak Erik, MTF itu sesuai dengan taglinenya, "Fast and Easy". 


Narasumber lain yang ikut serta turun langsung bertemu pelanggan adalah bapak Harjanto Tjitohardjojo, Direktur MTF. Beliau bilang ada beberapa program yang dilaksanakan sehubungan dengan HarPelnas ini, antara lain:
  • Bonus Asuransi Personal Accident, dengan nilai pertanggungan hingga 100 juta berlaku selama 1 tahun untuk 4500 polis pertama di bulan September.
  • Promo Harpelnas DP 9% bagi PNS dan BUMN tenor selama 5 tahun.
  • Gratis coklat Silverqueen untuk pembayaran angsuran di Alfamart.
  • Voucher diskon 30% dan cashback up to Rp500 ribu untuk produk VKool di Jabodetabek
  • Bonus cashback KADOMTF melalui Tokopedia 
  • Program loyalty MTF berupa Fiesta Poin Mandiri untuk setiap aktivitas yang dilakukan selama tenor pembiayaan MTF.

mandiri tunas finance
Selamat Hari Pelanggan Nasional


mandiri tunas finance
Pemberian secara simbolis, bonus asuransi personal accident






Fitur Baru dalam Aplikasi MTF GO


mandiri tunas finance

Tak hanya beragam program yang cukup menghibur pelanggan, di hari ini MTF juga memperkenalkan aplikasi MTF GO dengan fitur MTF Aksesku. 


MTF GO merupakan aplikasi yang memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai MTF. Baik itu mengenai produk, rate bunga yang berlaku, harga dan spesifikasi kendaraan, alamat cabang maupun simulasi kredit. 


MTF GO ini bisa diunduh di appstore dan playstore. Nantinya di MTF Aksesku, kita bisa melihat posisi angsuran pembayaran kredit kendaraan yang sedang berlangsung. Selain itu kita juga bisa mendapatkan informasi  mengenai asuransi, perpanjangan STNK, hingga jadwal pengambilan BPKB. Jadi gak perlu repot, kena macet dan antri berjam-an, cukup klik aplikasi MFT GO saja.


Yang juga bikin hepi, buat kamu yang belum menjadi customer MTF, aplikasi MTF GO ini tetap bisa melayani kebutuhan customer seperti informasi produk, promo serta simulasi kredit pembiayaan kendaraan bermotor. 


Jadi, Selamat Hari Pelanggan NasionalπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

02 September 2018

Pengalaman menjadi Volunteer Asian Games 2018






Ini adalah kisah nyata pak suami selama ia mengikuti perhelatan akbar Asian Games 2018. Sangking hepinya, setelah mengikuti closing ceremony, ia langsung membuat draft tulisan ini dan mengirimkannya ke saya. Saya tahu, ia bangga dan senang bisa turut ambil bagian mendukung Asian Games 2018. Saya dan anak-anakpun bangga, bahwa pak suami terpilih sebagai satu dari 13 ribu volunteer yang ada. We proud of you, 'pak 😘😘😘





*******


Awalnya ga kepikiran untuk ikutan ajang ini. Sempat beberapa kali dikirimin dari gup WA link buat daftarnya. Tapi tetep ga tergerak buat ngisi formnya dikarenakan lebih fokus ngejar poin tiap hari diojek online. Sampai akhirnya, menjelang penutupan pendaftaran, tersentuh juga hati ini buat turun tangan berkontribusi untuk bangsa dan negara. Tsaelaaaaah.


Btw, saya seorang tukang ojek sejak pertengahan 2015, dimana saat itu penghasilannya bisa tembus belasan juta rupiah perbulan. Tapi itu dulu, sekarang mah boro². Bisa bawa pulang 200rb aja udah seneng bukan mainπŸ™ˆπŸ˜‚.


Balik lagi ke Asian Games. Waktu daftar itu kalau ga salah sekitar akhir 2017. Baru kemudian dapat info pengumuman untuk psikotest di bulan April. Lama banget ya jedanya. Saya saja nyaris lupa kalau tidak diingatkan istri untuk cari informasinya. 


Nah, waktu pengumuman psikotest, ternyata nama saya ga ada. Ya udah, nothing to lose. Emang belum rejekinya mungkin. Selang dua hari kemudian, masuk email undangan untuk ikutan psikotest yang tanggalnya ternyata hari ini dan jamnya udah lewat. Akhirnya berbekal gerilya tanya sana sini, browsing ini itu, dapet juga panitia yang bisa dihubungi untuk reschedule test. Dapatlah hari berikutnya dan  tanpa persiapan. Saat psikotest diharuskan memakai atasan berwarna putih dan bawahan hitam. Udah kaya event blogger yang biasa dihadiri istri saya aja, pake dresscode segala. Alamak, saya ga punya. Akhirnya coba hubungin beberapa teman ojekers yg punya "kostum" tersebut, dan dapat. Alhamdulillah aman.



Kelar psikotest, tenyata masih ada dua tahapan training yang harus diikuti. Ada training NOR (Nilai² Keolahragaan) dan GT (General Training). Rentang waktunya lumayan jauh. Sekitar 1 dan 2 minggu. Di NOR, diajarkan mengenai sejarah Asian Games, siapa² aja yang hadir nanti selain Atlet dan Official, cabang yang dipertandingkan, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan Asian Games. Sedangkan General Training, materi yang diberikan berupa, cara komunikasi, pengetahuan tentang tempat wisata dan kuliner, pengembangan karakter dan Interpersonal skill. Lumayan, nambah ilmu walaupun umur udah mendekati kepala 4.



Lalu tiba lah hari yang ditunggu tunggu. Pembagian zona kerja. Kebetulan saya ditempatkan di Cluster 2, yaitu area di luar zona GBK + Pondok Indah. Tepatnya di GOR POPKI, Cibubur, yang kebetulan dekat dari rumah. Cabang olahraga yang ada di sana adalah HandBall, termasuk cabang olahraga yang masih asing pada sebagian besar masyarakat Indonesia. Akan tetapi, cabang olahraga ini merupakan cabang olahraga dengan jadwal terpadat ke-2 setelah sepakbola.




Di sini saya ditugaskan di divisi Transportation bersama 17 orang lainnya. Yaitu divisi yang mengurus transportasi untuk Atlet, ITO, NTO (National Technical Officer) dan Tamu VIP. ITO adalah International Techninal Officer yaitu kebanyakan terdiri dari wasit, juri dan sejenisnya, tapi dengan level internasional.



Jam kerja saya dan teman² seperti anak kantoran, 8 jam sehari. Dalam satu hari, kami dibagi dua shift. Pagi jam 7 - 15, sore 15 - 23. Itu schedulenya, kenyataannya sih fleksibel mengikuti schedule atlit baik itu ketika berlatih ataupun saat bertanding. Untuk POPKI sendiri, venue area digunakan mulai dari tanggal 11 hingga 31 Agustus 2018.


Memasuki hari pertama bertugas sebagai volunteer, kami dari transportasi, merupakan orang pertama yang menyambut kedatangan atlet di venue. Setelah diantar ke changing room, barulah tugas kita selesai "untuk sementara". Ya, karena kita juga harus mengurus kepulangannya lagi menggunakan transportasi yang sama seperti saat kedatangan. Kecuali apabila ada trouble di armada, kami harus dengan cepat mencari penggantinya. 




Di sini kebetulan saya dan team dibantu oleh teman-teman dari Transjakarta. Alhamdulillah kami bisa bekerjasama dengan baik selama perhelatan akbar ini. Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta tim Patwal dari Kepolisian untuk urusan rute dan pengawalannya.


Tim Patwal siap mengawal bus transjakarta kembali ke wisma atlet


Busnya kece loh



Banyak sukanya dibanding dukanya selama menjadi volunteer Asian Games ke 18. Dukanya  sih paling kaki dan pinggang pegalπŸ˜‚πŸ˜“. Malahan beberapa teman satu team saya ada yang sampai terkilir. Karena kebanyakan berdiri, jalan bahkan berlari ketika kami bekerja. 


All volunteer dan panitia pelaksana


Sukanya bertemu adik-adik baru dengan latar belakang berbeda, teman-teman baru juga, dapat apparel (kaos-celana-tas-topi-jaket-sepatu-kaos kaki) yang kalo diduitin senilai jutaan rupiah, dan puncaknya bisa menghadiri parade volunteer pada saat closing ceremony di GBK yang ditonton puluhan ribu pasang mata, serta jutaan orang dari berbagai penjuru dunia di televisiπŸ‘πŸ‘πŸ‘.



Kebayang kerennya kaya apa GBK now




Ada juga hal yang bikin kami sebagai volunteer geleng² kepala. Yah atlet kan juga manusia ya. Punya ketentuan alam yang gak bisa dilawanπŸ˜‚. Satu hari, selepas bertanding, team China sudah duduk manis di bus Transjakarta, siap kembali ke wisma athlete, Kemayoran. Sesuai tugas, setiap team atlet yang datang kami absen, maka saat atlet pulang, volunteer mengabsen sesuai jumlah kedatangan. Ternyata satu atlet dari team Handball China hilang tanpa kabar. Panik donk, kami pun semua mencarinya, menyisir venue POPKI, mencarinya ke berbagai penjuru mata angin. Ternyata yang bersangkutan sedang asik menikmati waktunya alias kebelet di toilet πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Sejak saat itu jika jumlah atlet yang datang berkurang saat absen pulang, toilet adalah tempat pertama yang didatangi teman² volunteers, untuk memastikan tidak nyempil di toilet lagiπŸ™ˆπŸ˜‚.





Saya sendiri bersyukur banget bisa ikut serta berpartisipasi di Asian Games 2018 ini. Nama saya juga dipastikan akan tercantum dilist Arsip Nasional Republik Indonesia. Dan akan jadi pengalaman luar biasa seumur hidup yang bakal seru untuk diceritakan ke anak cucu saya kelak. Karena untuk menjadi tuan rumah di ajang 4 tahun sekali ini, negara kita harus antri lagi dan berebut posisi bersama lebih dari 40 negara lain. Entah kapan....

© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall