17 May 2019

MaKIN Nyaman Saat Ramadan bersama Susu Sapi A2 KIN Fresh Milk





๐ŸŽคRamadan tiba, Ramadan tiba๐ŸŽต๐ŸŽต
Dan lagu ini pun menggema ke seantero negeri. Ini menandakan bahwa saatnya umat muslim di seluruh dunia menjalankan rukun Islam ke 4. Puasa berarti menahan lapar, haus dan hawa nafsu, dari Subuh hingga waktu Magrib tiba.

Selain diwajibkan bagi umat muslim, puasa sendiri memiliki manfaat bagi tubuh. Namun begitu, saat berbuka dan sahur, asupan gizi yang masuk ke tubuh kita pun perlu diperhatikan. Apalagi selama 12 jam berpuasa perut kita dalam keadaan kosong kan...


Hayo siapa di sini yang kalau berbuka senangnya makan gorengan, minum es atau  makan aneka takjil yang manis? Kebiasaan masyarakat kita ketika berbuka puasa adalah menyerbu aneka penganan atau minuman yang manis dengan alasan untuk mengembalikan energi. Tapi kebanyakan gula malah gak baik bagi tubuh, alih-alih sehat malah berat badan bertambah. 


Kebiasaan berbuka puasa di keluarga saya pun demikian. Diawali dengan kurma atau buah, minum segelas teh manis hangat lalu disambung dengan penganan kecil  dan setelahnya baru salat Magrib. 


Tapi ternyata kebiasaan ini tidak benar. Menurut dr. Rizal Alaydrus, MSc, ahli gizi yang hadir pada acara blogger gathering yang diselenggarakan oleh KIN Fresh Milk #maKINnyamansaatRamadan, yang berlangsung di Harlequin Bistro, Kemang, Kamis 16 Mei 2019. 

dr. Rizal bilang kalau tubuh manusia yang berpuasa selama 13 - 14 jam sehari, akan ada saat di mana perut benar- benar dalam keadaan kosong. Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan gizi yang kaya akan nutrisi. Hal ini bisa didapat di susu sapi. dr. Rizal menyarankan sebaiknya mengonsumsi susu sapi sebagai alternatif pilihan saat berbuka puasa. Susu sapi memiliki banyak manfaat dan berperan penting untuk melengkapi kecukupan gizi. Terlebih jika diminum dalam kondisi perut kosong, maka penyerapan gizi oleh tubuh kita akan benar-benar maksimal. Namun sayangnya tidak semua orang bisa mengonsumsi susu sapi dalam kondisi perut yang kosong. Saya contohnya.  Coba-coba minum susu sapi saat berbuka puasa, bisa dipastikan setelahnya saya akan merasa mual, eneq,kembung dan bahkan tak jarang jadi diare. Kondisi ini beberapa kali pernah saya alami. Awalnya sih berpikir karena susunya yang gak fresh lagi.


Mc - dr. Rizal - Astrid - Tiffany



Kondisi yang saya alami di atas terjadi apabila saya mengonsumsi susu sapi yang mengandung protein A1 yang terdapat pada susu sapi dalam kemasan yang beredar di pasaran. Namun tidak dengan KIN Fresh Milk yang terbuat dari susu sapi A2, di mana sapi A2 merupakan sapi pilihan yang sudah diseleksi melalui tes DNA untuk menghasilkan susu dengan kandungan protein A2, yang merupakan senyawa protein alami pada susu yang mudah dicerna tubuh, dan katanya sih sama dengan protein yang terdapat dalam ASI. Susu sapi A2 yang hanya mengandung protein A2 yang lebih baik sehingga lebih mudah dicerna dan nyaman di perut, ngga bikin eneq atau kembung.Iih kan saya jadi penasarannya, kalau tadinya langsung tenggak lihat susu sapi dingin di kulkas, mulai sekarang mesti jeli deh mencari si susu sapi A2.


KIN Fresh Milk sendiri berasal dari 100% susu segar sapi A2, alami tanpa penambahan zat lainnya.  Jadi berbuka puasa pun tetap aman dan nyaman kan....

Dok : KIN
dr. Rizal sedang mendemonstrasikan perbedaan intoleransi laktosa dan alergi susu sapi



Selain dr. Rizal, hadir juga narasumber lainnya. Ada Astrid Satwika, Mom Influencer, Tiffany Pratiwi Suwandi, Brand Manager KIN dan Chef Eddrian Thjia yang memberikan beberapa resep menggunakan KIN Fresh Milk.


Astrid, ibu dua anak yang juga seorang selebgram ini mengatakan kalau mengonsumsi KIN Fresh Milk susu sapi A2 memberikan pengalaman tersediri baginya. Pertama kali kenalan dengan KIN saat peluncuran yohurt beberapa waktu lalu. Selanjutnya begitu tahu kalau KIN punya Fresh Milk, Astrid pun mencobanya, dan ia menyukainya karena aman untuk lambung baik untuk intoleransi laktosa, alergi susu atau yang punya maag kaya Astrid.  Astrid bilang kalau dia suka dengan KIN Fresh Milk karena protein A2 benar - benar bikin nyaman perutnya. Astrid  suka rasa chocolatenya KIN Fresh Milk yang menurutnya lebih kaya rasa dan seperti premium choco milkshake. Iya sih, rasa coklatnya fresh milk KIN itu manisnya pas, gak bikin tenggorokan seret dan udahannya bikin nagih sih๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Dok : KIN


Tiffany Pratiwi Suwandi, Brand Manager KIN menjelaskan bahwa di Ramadan kali ini, PT ABC Kogen Dairy, berkesempatan untuk berbagi kebaikan susu sapi A2 dengan mengadakan acara Buka Puasa Bersama KIN. Dan acara kemarin merupakan pembuka dari serangkaian roadshow #maKINnyamansaatramadan dengan KIN Fresh Milk. Acara ini bakalan berlangsung di Jakarta dan Bandung dengan tujuan agar semakin banyak orang tahu manfaat dan kebaikan susu sapi A2 di bulan Ramadan. Jadi banyak orang tahu bisa berbuka puasa dengan susu sapi A2 KIN Fresh Milk yang manisnya alami, kaya akan nutrisi untuk menggantikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa. Dan yang pasti protein A2  bakalan bikin perut nyaman dan bebas mual, kembung dan eneq.


Dok : KIN



Gak cuma bikin aman dan nyaman di perut, KIN juga mengajak masyakarat untuk berbagi kepada sesama. Caranya mudah kok, buka puasa bersama KIN Fresh Milk saat acara roadshow berlangsung, dan kita turut berdonasi Rp1.000,- untuk setiap botol yang dikembalikan saat acara berlangsung, donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui melalui Rumah-Yatim.org. Tuh asikkan...udah dapat manfaat dan kebaikan dari susu sapi A2, eh kita juga bisa ikutan membantu adik-adik yang berada di Rumah Yatim๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘




Dalam kesempatan terpisah, Anton Budiharjo, Marketing Manager KIN mengingatkan untuk gak lupa minum susu saat berbuka puasa agar tubuh kembali berenergi. "Pilih KIN Fresh Milk yang terbuat dari 100% susu segar alami tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi kandungannya, lagian buat yang menjaga berat badan juga aman kok", ujarnya.



yang suka KIN Fresh Milk di rumah๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


KIN Fresh milk sendiri terdiri atas 3 varian rasa, full cream, chocolate dan coffee. Kemasan KIN Fresh Milk menggunakan botol dengan UV light barrier yang menjamin kualitas produk, tidak mengandung bahan pengawet, tidak mudah bocor dan mudah dibawa ke mana saja alias ready to go.

Sebelum acara berakhir, Chef Eddrian Thjia menyajikan dua resep cihuy yang sehat, enak dan mudah dibuat. Bahannya terbuat dari KIN Fresh Milk susu sapi A2. Berikut bahan dan cara pembuatannya ;

Chia Pudding Avocado
Bahan : 
Chia seed secukupnya
KIN Fresh Milk (Chef Eddrian menggunakan KIN full cream)
Granola
Olive Oil 
Avocado/alpukat

Bahan untuk topping :
Almond
Biji Delima
Golden berries
Pumpkin Seed

Cara membuat :
  1. Campurkan chia seed dengan KIN Fresh milk lalu aduk hingga rata. Diamkan sesaat untuk menunggu chia mengembang. Aduk lagi, pastikan jika chia terlalu kental, tambahkan susu lagi. Namun jika terlihat nampak encer, tambahkan chia.
  2. Haluskan alpukat, tambahkan olive oil dan madu, aduk rata.
  3. Masukkan ke dalam jar, chia - granola - alpukat lalu tambahkan topping sesuai kesukaan. Komposisinya bisa ditukar-tukar sesuai keinginan yaa.
 
Chef Eddrian on action
 
Resep yang kedua adalah juice semangka dengan KIN Fresh Milk Full Cream. Rasanya segar d tenggorokan. Oiya saat berbuka puasa, seluruh peserta dan undangan yang hadir melakukan toast menggunakan susu sapi A2 KIN Fresh Milk rasa coklat. Hhmm...segar dan nyaman di perut. Selain itu disajikan juga es buah yang menggunakan KIN Fresh Milk full cream. Rasa manisnya pas, gak perlu tambahan gula dan membuat badan kembali segar setelah seharian berpuasa. Acara kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib dan makan malam. 

Dok : KIN


Untuk informasi lebih detail mengenai KIN Fresh Milk - Susu Berkelas dari Sapi Teratas, sila cek ke :
website         : www.kindairy.com
Instagram      : @kindairyid
Facebook       : Kindairy ID



14 May 2019

Keterlibatan Perempuan dalam Pengendalian Tembakau


Jumlah perokok di Indonesia menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Data Rikesdasa 2018 menunjukkan jumlah perokok di atas usia 15 tahun sebesar 33,8%. Dari jumlah tersebut, 62,9% merupakan perokok laki-laki dan 4,8% merupakan perokok perempuan. Sedangkan di usia 10 - 18 tahun juga mengalami peningkatan hingga 9.1%. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan dan anak - anak adalah target utama industri rokok.

Sebenarnya suami saya pun perokok. Awal kenal justru ia mampu menghabiskan satu hingga dua bungkus rokok per hari. Ternyata hal ini ia tiru dari kedua orang tuanya yang juga perokok. Almarhum papa mertua meninggal karena stroke, sedangkan ibu mertua sudah berhenti merokok sejak akhir 2007.

Lalu bagaimana saya dan anak-anak? di rumah pak suami hanya diperkenankan merokok di teras luar, tidak diperkenankan merokok di dalam rumah. Pak suami tahu ketidaksukaan saya akan asap rokok dan bau yang ditinggalkannya. Begitu juga duoF yang selalu protes jika melihat bapaknya merokok. Lalu bagaimana dengan nasib jutaan anak Indonesia yang tak bisa dan berani protes melihat orang tua mereka merokok di dalam ruangan yang sama dengan mereka?


Pernah dengar ungkapan kalau tak makan tak masalah, selama tetap merokok. Iya, bagi perokok aktif selama mereka bisa merokok semua tetap hepi. Toch rokok bisa dibeli ketengan kok. Jadilah banyak rumah tangga di Indonesia yang memasukkan rokok sebagai pengeluaran harian. Bayangkan saja jika satu bungkus rokok dihargai 15ribu rupiah. Dalam sebulan pengeluaran untuk rokok mencapai 450ribu rupiah. Jumlah yang cukup menggiurkan jika dibelikan lauk pauk untuk kebutuhan sehari-hari.



Melalui jaringan 100 radio, Kantor Berita Radio  (KBR)di acara Ruang Publik,  Senin 13 Mei 2019 membahas mengenai Keterlibatan Perempuan dalam Mendorong Pengendalian Tembakau yang Lebih Baik. Dalam talkshow onair tersebut hadir beberapa narasumber ;
  1. Luluk Ariyantiny, Ketua Pelopor Peduli Disabilatas Situbondo (Yayasan PPDIS) dan Direktur Program Peduli Disabilitas dengan Mitra Pilar PR Yakkum. The Asia Foundation yang didukung Pemerintah Australia DFAT.
  2. Gatari Dwi Hapsari, Program Officer Jaringan Perempuan Peduli Pengendalian Tembakau (JP3T).
  3. Adriana Venny Aryani, Komisioner Komnas Perempuan


Dalam sesi pertama, hadir mbak Luluk yang menceritakan  bagaimana perjuangan beliau untuk menyuarakan hak-hak disabilitas di kabupaten Situbondo. Salah satu keberhasilannya yaitu dengan munculnya PERDA mengenai perlindungan dan pemberdayaan bagi disabilitas. Berawal dari tahun 2012, mbak Luluk bilang kalau mereka menginginkan regulasi yang tepat bagi teman - teman disabilitas yang kala itu masih dipandang sebelah mata. Pendekatan yang ia lakukan membutuhkan waktu dan kesabaran. Mulai dari Bupati, ODP-OPD bahkan hingga ke tingkat legislative, yang tak jarang memandang sebelah mata,dan menyindirnya. Namun dengan pendekatan terus menerus, dan mempunyai ikatan batin, akhirnya masyarakat Situbondo mampu menerima dan Situbondo pun menjadi Kota Inkslusif Tahun 2018.



Narasumber berikut, mbak Gatari Dwi Hapsari menjelaskan bagaimana melalui  JP3T, perempuan diharapkan mau terlibat dalam pengendalian tembakau.  Namun Indonesia sendiri belum meratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FTCT), tinggal Indonesia loh negara di Asia Pasifik yang belum ikutan ratifikasi.



JP3T  menginisiasikan dengan gerakan yang bernama Puan Muda, yaitu merupakan komunitas perempuan yang berusia 16 - 23 tahun.  Hingga saat ini upaya yang sudah dilakukan masih berupa advokasi kepada Kementerian terkait dan Pemerintahan Daerah. Hal ini berguna untuk mendorong agar kebijakan pengendalian tembakau segera diviralkan ke publik. Sehingga pembentukan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), menaikkan harga cukai rokok, pelarangan iklan, promosi hingga event yang disponsori oleh industri rokok dapat segera diberlakukan.


Gerakan ini mendapat dukungan dari  Presiden dan Bappenas.  Namun menurut mbak Gatari, dukungan saja tidak cukup tanpa ada tindakan menaikkan cukai rokok sehingga kelompok-kelompok yang rentan terlindungi karena tak memiliki kemampuan untuk membeli rokok. Anak-anakpun tak berani membeli dan mencobanya. Selanjutnya kelompok dengan ekonomi menengah  akan lebih memilih memenuhi kebutuhan harian dibanding membeli rokok. Dan dari tingginya cukai rokok, diharapkan mampu memberikan nilai guna lain seperti pemberian subsidi kepada BPJS, seperti yang diperoleh oleh teman-teman disabilitas di Situbondo. Sebanyak 3954  teman - teman disabilitas mendapatkan BPJS dari suplai cukai rokok. Nah tuh bermanfaat kan....




Mbak Luluk juga bilang kalau industri rokok dimatikan, petani -petani tembakau yang ada bisa saja kehilangan pendapatan.  Butuh waktu yang cukup lama, 3-4 tahun untuk mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.



Narasumber selanjutanya, ibu Adriana Venny Aryani, Komisioner Komnas Perempuan menegaskan  bahwa keterlibatan perempuan  sangat penting karena perempuan dan anak lah yang paling dulu akan menerima dampak asap rokok. Perempuan juga mampu turut serta menentukan sebuah kebijakan, selama suara sesama perempuan didengarkan . Indonesia juga darurat kekerasan seksual, karena keberadaan perempuan di Parlemen, minim.



Mbak Gatari juga menyampaikan bahwa banyak pihak yang punya kepentingan  dengan industri rokok.  Selain itu lingkungan sekitar kita pun tertutup soal anti rokok. Namun para perempuan dan anak²  ditargetkan tanpa kita sadari. Pemerintah juga wajib mewujudkan KTR di area publik, raising task, dan mari stop kampanye rokok.


Sejujurnya ini pun menjadi PR bagi saya pribadi. Saya pun tak ingin kejadian atau penyakit berbahaya menghampiri pak suami. Pengennya   sih pak suami bisa #PutusinAja berhenti merokok. Tapi hal ini gak bisa dilakukan secara langsung, jadi coba pelan - pelan biar lambat asal selamat. Doakan ya teman๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall