21 January 2019

Tempat wisata yang wajib dikunjungi di Lombok Tengah




Senja di Pantai Kuta, Lombok



Hai - hai, mumpung masih Januari, masih afdol donk update beberapa cerita perjalanan saya di minggu lalu.

Setelah melihat postingan seorang teman yang jalan - jalan bersama suami tercinta ke Lombok, saya sempat berdoa dalam hati, semoga satu hari nanti saya berkesempatan ke bumi seribu mesjid itu.

Doa saya gak pakai lama dikabulkan Allah, saya mendapat kesempatan menjelajah Lombok bagian Tengah. Kabupaten Lombok Tengah merupakan Daerah Tingkat II di Provinsi Nusa Tenggara Barat, beribu kota Praya, dan memiliki bandar udara Internasional. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.208,39km2 dengan populasi sebanyak 898.855 jiwa(2014).


Hanya memakan waktu 1jam50menit penerbangan Jakarta - Lombok, begitu tiba di Praya, saya bergegas menuju kantor dinas pariwisata setempat. Modal nekad dan sok akrab ceritanya, tapi  banyak informasi yang saya dapatkan, tempat wisata mana saja yang wajib dikunjungi di Lombok Tengah.


Sayangnya saya datang di bulan Januari, kalau saja datang bulan depan, saya pasti bisa melihat secara langsung upacara Bau Nyale, mencari cacing laut jelmaan Putri Mandalika. Inilah tempat wisata yang wajib dikunjungi di Lombok Tengah ;

  • Pantai Kuta Mandalika 
Termasuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus, pantai ini terletak di pantai selatan Lombok. Terkebal karena lokasinya yang cocok bagi pecinta surfing, Pantai Kuta Mandalika juga memiliki pasir putih yang halus dan bentuknya menyerupai biji merica. Letak pantai dekat dengan jalan raya dan hotel tempat menginap. Di sekitaran pantai tak susah mencari tempat makan atau cafe untuk menikmati secangkir minuman seraya menikmati sunset. 


 


  • Tanjung Aan
Yang saya suka dengan Tanjung Aan ini, selain pasirnya yang bersih menghapar di sepanjang garis pantai, airnya pun biru dan jernih. Ombak sesekali menghampiri namun tidak besar, cocok untuk berenang atau bermain voli pantai. Oiya di sini disediakan dua buah ayunan seperti di feed instagram loh, tidak ketinggalan juga kursi berpayung, es kelapa muda dan angin sepoi - sepoi.



Siapa yang tak tergoda foto2 di sini?

  • Pantai Mawun
Diapit oleh dua bukit di sisi timur dan barat, garis pantai berbentuk seperti tapal kuda, dengan pasir putih dan ombak yang relatif tenang.  Jika menaiki bukit, kita bisa melihat cakrawala samudera Hindia , jajaran perbukitan, dan garis pantai yang indah.


  • Pantai Seger
Terletak antara Pantai Kuta dan Tanjung Aan, sayangnya saat saya ke sana, pantai ini sudah tertutup, siap dibangun oleh investor.



  • Air Terjun Benang Kelambu
Air terjun ini memiliki keunikan tersendiri, mengalir melalui rongga - rongga tebing seperti muncul dari rimbunnya tanaman sehingga menyerupai tirai atau kelambu. Selain itu wisatawan yang datang juga dapat menikmati suasana pedesaan yang sejuk dan damai sambil bermain air.


  • Desa Sade
Desa ini berada di pinggir jalan menuju Pantai Kuta Mandalika. Desa Sade adalah bentuk desa  tradisional Suku Sasak di Lombok Tengah yang masih memegang teguh  adat istiadatnya hingga kini. Di sini, masyarakat suku Sasak masih mempertahankan keaslian bangunan tempat mereka tinggal. Rumah yang ada didirikan menggunakan ijuk untuk atapnya, bilik bambu sebagai tembok rumah, dan beralaskan tanah. Rumah didirikan menggunakan paku, tanah lihat, sekam dan kotoran sapi, sebagai perekatnya.
Selain itu di desa Sade kita juga bisa melihat secara langsung proses menenun, atraksi budaya seperti peresan, gendang beleg dan lainnya.
pintu masuk ke Desa Sade

Aneka kain tenun dan songket



Dari beberapa tempat di atas, semuanya indah dan menakjubkan. Ingin rasanya kembali ke sana bulan depan untuk melihat secara langsung upacara Bau Nyale di Pantai Kuta Mandalika. Kalau teman - teman bagaimana, apa tempat wisata favorit kalian? Share di kolom komentar ya...




19 January 2019

PRUCRITICAL Benefit 88, Solusi Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali




Barusan saja saya mendapat kabar duka cita dari kakak ipar, bahwa salah satu adik ibu mertua meninggal dunia sore ini. Beliau terkena penyakit kanker paru, yang baru beberapa bulan diketahui.


Kanker, stroke, jantung koroner, diabetes, merupakan beberapa penyakit tidak menular yang menyebabkan kematian. Penyakit tidak menular ini selain menyebabkan kematian juga kesulitan keuangan. Penelitian pada ASEAN Cost in Oncology (ACTION) menyebutkan bahwa dari 9.513 pasien pengidap kanker, 50% diantaranya mengalami kebangkrutan, dan 29% lainnya meninggal dunia.


Kebetulan adik ibu mertua saya memang belum menikah, dan tidak memiliki tanggungan. Namun tetap saja, biaya rumah sakit dan pemeriksaan cukup menguras kantong. Biaya pengobatan diambil dari  tabungan beliau yang tak seberapa. Andai saja almarhum memiliki asuransi, tentu sangat membantu kondisi keuangan beliau.


Sering kali kita mendengar pasien pengidap penyakit kritis, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tak jarang mereka bahkan mesti rela menghemat biaya hidup sehari-hari untuk dapat cuci darah atau mengonsumsi obat.



Seperti yang pak Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia sampaikan pada acara peluncuran produk terbaru dari Prudential, PRUCritical Benefit 88, di Jakarta beberapa waktu lalu. Beliau bilang bahwa tak jarang keuangan rumah tangga terganggu akibat anggota keluarga yang mengidap penyakit kritis. Tak hanya keuangan, emosi - fisik pasien dan keluarga pun mengalami gangguan.


"Kehadiran PRUCritical Benefit 88 sejalan dengan komitmen brand baru Prudential, Listening. Understanding. Delivering," serta fokus "We Do Health". Komitmen baru ini sejalan dengan tujuan perusahaan yang selalu mendampingi nasabah dalam tahap kehidupan", ujar Pak Jens.






Untuk itu Prudential, perusahaan asuransi  yang dikaitkan dengan invetasi (unit link) pertama di tahun 1999, melalui PRUCritical Benefit 88 berharap para nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungan untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit serta biaya hidup. PRUCritical Benefit 88 menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbulkan oleh penyakit kritis.


Dalam acara tersebut, hadir juga dr.Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA, menjelaskan mengenai jantung koroner dan cara pencegahannya.

Menurut dr.Vito, kesibukan dan tuntutan pekerjaan terkadang secara tak sadar menciptakan pola hidup yang tak sehat, dan menarik penyakit kritis mendekat.


Kebiasaan merokok, istirahat yang tak cukup, malas berolahraga, kurang makan serat (buah dan sayur), serta makan tidak teratur merupakan faktor resiko utama penyakit tidak menular. Kalau dulu usia menjadi patokan seseorang menderita penyakit kritis, kini usia muda tidak menjamin seseorang terbebasb dari penyakit kritis. 

dr. Vito memberikan insight mengenai cara mendistrak pikiran agar kita tidak mengonsumsi makanan dengan kalap.
  • Kunyahlah makan hingga halus dan lembut sebanyak 32 kali. Ini dimaksudkan agar perut terasa kenyang dan tak cepat lapar sehingga mulut berhenti mengunyah makanan.
  • Minum air putih sebelum makan, sehingga lambung terasa kenyang
  • Sebelum makanan utama, sebaiknya makan makanan yang mengandung banyak air seperti buah agar cepat kenyang.

Narasumber berikut, Himawan Purnama, Product Development Prudential, mengatakan bahwa banyak keuntungan yang didapat dari PRUCritical Benefit 88. Melalui slogan 'Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali', nasabah diharapkan mendapat beragam manfat.

Proteksi Terjamin
  • Perlindungan komprehensif untuk yang meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period).
  • 10% Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp200.000.000,-.
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun.
  • Perlindungan sampai usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih, yaitu 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.
Uang Pasti Kembali
  • 100% Uang Pertanggungan akan dibayarkan apabila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun; atau
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun Polis ke - 20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.




Mendengar penjelasan di atas, mengingatkan saya untuk memproteksi diri segera mungkin, minimal kembali menjalani gaya hidup sehat, dan minta anggota keluarga untuk jalanin bareng kebiasaan baik ini. 

Untuk teman - teman yang ingin tahu lebih lanjut mengenai mengenai PRUCritical Benefit 88 ini, sila hubungi agen Prudential terdekat ya....


© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall