10 June 2018

Lebih Hangat dan Nyaman dengan Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon Halal






minyak kayu putih dan minyak telon halal
Fara bersama minyak kayu putih dan minyak telon halal



Lebaran tinggal beberapa hari lagi...siapa yang sudah siap mau mudik?atau malahan sudah berangkat untuk mudik? Sebelum mudik, apa saja yang sudah dipersiapkan? Kalau travelling dengan anak, saya sarankan jangan lupa membawa minyak kayu putih dan minyak telon halal. Saya sih gak mudik, kebetulan baik keluarga saya maupun keluarga suami ada di Jakarta semua. Biasanya Lebaran hari pertama hingga hari ke empat, kami sekeluarga mengunjungi saudara dan kerabat yang berada di Jakarta. Hari ke lima Lebaran, jika dana masih cukup, kami pun pergi ke daerah wisata yang berada tak jauh dari Jakarta.

Walaupun gak mudik, tapi selama mengunjungi saudara atau berpergian ke daerah wisata di kala musim liburan seperti ini, macet tetap saja menemani. Seperti tahun lalu, ketika ingin berlibur ke Anyer di Lebaran hari ke 5, macet panjang tak terelakkan. Harusnya keluar tol ke lokasi, hanya memakan waktu 1 - 1,5 jam. Karena macet, kami tiba di lokasi dengan waktu tempuh 4,5 jam saja.

Persiapan saya kalau sudah jalan - jalan  begitu tentu saja minyak kayu putih anak dan minyak telon bayi. Terkadang karena berada lama di dalam mobil, membuat saya atau anak - anak merasa eneq. Bau Ac atau parfum mobil yang menyengat mudah membuat mual dan pusing. Kalau ada minyak kayu putih dan minyak telon hangat kan gampang, tinggal oles dan hirup, pusing dan mual biasanya segera melipir. Baunya malah menenangkan😍.

minyak kayu putih dan minyak telon halal
"aku sudah nyobain donk, enak deh"


Gak hanya itu, terkadang hembusan Ac yang cukup keras mengenai badan tanpa pikir panjang malah bikin masuk angin dan perut menjadi kembung. Nah kebayang deh kalau bayi atau balita yang mengalami hal begini di dalam mobil yang diem gak bergerak, yang ada malah bikin crangky, nangis mlulu karena gak nyaman.




Ngomong - nomong soal minyak kayu putih dan minyak telon halal, Fadly kenalan dengan minyak kayu putih di usia 3 tahun, sedangkan Fara di usia 4,5 tahun. Kalau kulit badan Fadly sedikit lebih badak alias kuat, gak demikian dengan Fara yang ternyata sedikit lebih sensitif, keluar brutusan kecil- kecil ketika menggunakan minyak kayu putih. Jadi bertahap deh kenalan dengan minyak kayu putih yang bagus. Sedangkan untuk minyak telon bayi, sejak berusia beberapa jam, mereka berdua sudah kenalan dan alhamdulillah aman- aman saja. Gak hanya mereka kok, zaman masih single dan di awal hamil, minyak telon selalu mendampingi keseharian saya. Habis enak sih baunya😍😘.




Waktu duoF bayi, seringnya saya bongkar pasang, mencoba mencari minyak kayu putih dan minyak telon yang halal, panasnya pas di badan anak- anak, wangi dan harganya terjangkau. Hahaha soal harga ini penting, mengingat yang pakai kedua minyak tersebut tidak hanya anak- anak, saya dan pak suami juga pakai jika masuk angin atau perut kembung gak nyaman. Pulang berpergian selepas magrib, minyak telon bayi atau minyak kayu putih anak saya campurkan dengan parutan bawang merah, remas - remas sebentar, lalu saya balurkan di seluruh tubuh mereka. Mulai dari kepala, badan, hingga ujung jari kaki sambil dipijat pelan - pelan. Cara ini ampuh sebagai obat masuk angin anak dan tetap saya lakukan hingga mereka seusia sekarang.


minyak kayu putih HUKI





Sabtu, 9 Juni 2018 lalu, saya memperoleh penjelasan mengenai minyak kayu putih dan minyak telon halal dalam acara Baby Huki Mums Blogger Gathering bersama Brawijaya Hospital Clinic dan Blogger Crony Community, yang berlangsung di Ashley Hotel, Wahid Hasyim Jakarta. Hadir dalam acara tersebut sebagai narasumber; Ibu Risa Trisanti, Marketing Manager Baby HUKI , Dokter Spesialis Rehab Medik Brawijaya Hospital Antasari, dr.Amendi Nasution, SpKFR (K), mbak Arina, Fisioterapis Brawijaya Hospital Antasari, dan duo Mama Blogger Influencers, Yasmin Zata Ligouw dan Kania Safitri beserta kedua buah hati mereka, Syabil dan Shafa, serta MC Yosh Aditya.



foto bersama narasumber dan MC


Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon Halal

Karena sedang dalam suasana menuju mudik, mbak Risa sharing apa saja sih yang harus dibawa ketika mudik. Beliau bilang jangan lupa packing keperluan anak dari jauh - jauh hari, agar tidak ada barang yang tertinggal. Ahay bener banget, packing yang direncanakan malah bikin barang bawaang lebih ringkas. Contohnya saja berapa pakaian untuk anak yang  harus dibawa, sudah bisa diprediksi sebelum berangkat mudik. Lalu siapkan pakaian yang nyaman, masukkan dalam tas atau koper khusus anak, beserta perintilan anak lainnya seperti makanan, minuman, camilan anak, botol susu, mainan anak dan obat - obatan. Tentu saja termasuk minyak kayu putih maupun minyak telon, agar mudik nyaman dengan anak.

minyak kayu putih dan minyak telon halal

Kalau dulu zaman bayi, duoF menggunakan sabun, shampoo, dan beberapa produk dari HUKI, kemarin saya  baru tahu dan jadi penasaran dengan tagline 'halal' dari minyak kayu putih dan minyak telon. Iya sih, kalau melihat tulisan halal, hati juga jadi lebih tenang menggunakannya.


Menurut mbak Risa, minyak kayu putih dan minyak telon HUKI sejak dahulu sudah halal dan aman untuk digunakan. Tetapi demi kenyamaan bersama, HUKI mengurus sertifikasi kedua produk tersebut. Sehingga tersertifikasi MUI halal, terjamin kehalalan dan kebersihannya dari proses awal hingga akhir. Nah kalau kaya gini kan makin tenang dan nyaman menggunakan minyak kayu putih HUKI di rumah😂.


minyak kayu putih dan minyak telon halal

Apa saja sih zat yang terkandung dalam minyak kayu putih HUKI? Mbak Risa kasi tahu kalau di dalam minyak kayu putih, terdapat zat aktif yang bernama Sineol. Sineol ini yang membuat kayu putih dapat berfungsi untuk menghangatkan badan, mengatasi kembung, mencegah gigitan serangga. Kadar Sineol di dalam minyak kayu putih HUKI yang tinggi lebih besar dibanding produk lain. Sehingga efek yang ditimbulkan jauh lebih baik dibanding produk lain. Aroma, tekstur dan kehangatan dari mnyak kayu putih dan minyak telon Baby HUKI didesain pas untuk kulit bayi. Untuk kulit bayi saja aman, terlebih lagi bagi orang dewasa. Pantas saja ketika mencobanya di rumah, Fara sempat berkomentar kalau minyak kayu putih yang ia gunakan nyaman di tubuh, gak kepanasan seperti produk - produk sebelumnya.


Mbak Risa juga bilang kalau minyak kayu putih sebaiknya diberikan kepada anak usia 3 tahun ke atas, sedangkan untuk bayi dan batita, ada minyak telon HUKI yang cocok untuk mereka.
Mb

Minyak telon sendiri bekerja untuk menghangatkan, mencegah kembung dan masuk angin, sekaligus baik digunakan untuk pijat. Di dalam komposisi minyak telon, terdapat kandungan Oleum Cocos (minyak kelapa) yang berfungsi sebagai pelicin. Kandungan minyak kelapa pada minyak telon HUKI dibuat pas sehingga selain dapat menghangatkan badan bayi, teksturnya pas digunakan untuk pijat bayi. Jadi buibuk gak usah pakai 2 minyak saat memijat bayi (pijat pakai baby oil dan untuk kehangatan pakai minyak telon), minyak Telon HUKI menjawab kebutuhan ibu - ibu, 2 in 1, dalam 1 produk dapat 2 manfaat sekaligus. Irit kan😂😀.

minyak kayu putih dan minyak telon halal
mama blogger menceritakan kebisaan mereka memijat anak


 
Dari penjelasan mbak Risa di atas mengenai minyak kayu putih dan minyak telon halal, pilihan saya sih sudah pasti HUKI, karena :
  1. HALAL, sudah tersertifikasi MUI dan terjamin kehigienisan serta kehalalannya dari pemilihan bahan hingga ke proses akhir.
  1. Kehangatannya disesuaikan dengan kulit anak.
  2. Tekstur pada minyak telon Baby HUKI lebih pas untuk dioleskan di badan bayi/anak dan ketika dipakai untuk memijat bayi. Sedangkan tekstur pada minyak kayu putih Baby HUKI lebih pas untuk dioleskan di badan bayi/anak.
  3. Kemasan praktis (Flip cover), mudah dibawa dan digunakan di mana saja.
  4. Tersedia dalam berbagai ukuran, 30 ml, 60 ml, dan 125 ml.
  5. Sudah tersedia di supermarket, hypermarket, baby shop dan apotek tertentu.


Teknik Pijat Bayi HUKI

Selain pembahasan mengenai minyak kayu putih halal dan minyak telon halal, peserta yang hadir juga diajarkan teknik memijat bayi dan anak dengan "Teknik Pijat Bayi HUKI". Pembahasan mengenai pijat memijat ini dibawakan oleh dr. Amendi, dokter Spesialisas Rehab Medik Brawijaya Hospital. Brawijaya Hospital Antasari memiliki salah satu pelayanan unggulan berupa Baby Massage atau Pijat Bayi yang didukung oleh dokter spesialis rehab medik anak dan terapis profesional. 

Pijat Bayi berguna untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil melalui stimulasi sentuhan yang dapat merangsang semua sistem sensorik dan motorik untuk pertumbuhan otak, membentuk kecerdasan dan perkembangan fungsi pada si kecil sesuai tahapan usianya. Selain itu pijat bayi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran cerna, meredakan ketidaknyaman saat kolik atau tumbuh gigi, membuat tidur bayi lebih lelap, dan bermafaat juga meredakan stress pada orang tua.




dr. Amendi berkali - kali mengingatkan kalau pijat pada bayi sebaiknya dilakukan oleh ibu atau ayah si bayi, untuk menumbuhkan dan memperkuat ikatan bonding antara bayi dan kedua orangnya. Dalam rangka Hari Pijat Internasional yang jatuh pada 7 Juni 2017, baby HUKI memperkenalkan teknik pijat yang bisa buibu lakukan sendiri di rumah ataupun saat di perjalanan mudik. Biar makin fasih belajarnya, ada mbak Ariana dan dr. Armeni yang mempraktekkannya langsung. Atau bisa diintip di video Baby HUKI berikut ini.











Sesampainya saya di rumah, Fara langsung cerita kalau sejak sore ketika saya pergi perutnya sakit dan gak enak badan. Dengan manjanya Fara langsung meminta saya untuk memijatnya. Memang beberapa kali mengeluh gak enak badan, saya dengan senang hati memijat Fara dan ternyata ia jadi ketagihan😀. "Ok neng' ibu pijetin deh".



dr. Amendi bilang sebaiknya pijatan dilakukan selama kurang lebih 15 menit saja, agar anak tidak merasa bosan. Pijat bayi dilakukan sebaiknya pada pagi hari sebelum mandi atau malam hari sesaat sebelum tidur. Tentunya perhatikan kondisi anak, apakah ia baru saja makan atau tidak. Lakukan gerakan memijat dan ulangi sebanyak 3x sambil melihat reaksi anak. Dan jangan lupa selama memijat tetap lakukan eye contact dan berkomunikasi dengan anak ya buibu.

Mbak Arina dan dr. Amendi mendemokan teknik pijat baby huki

Berikut adalah teknik pijat ala Baby HUKI “Lebih Hangat dan Nyaman dengan yang Halal” :

Tuangkan 2-3 tetes minyak telon ke pergelangan tangan sebelum memulai.
Bagian DADA
Gerakan pertama : LOVE MOTION
Mengikuti gerakan membentuk seperti hati, dimulai dari ulu hati mengarah ke bahu atas lalu turun lagi ke ulu hati. Ulangi sebanyak 3 kali.
Gerakan Ke dua : CROSS
Dilakukan dari bawah ke atas bahu, kemudian bersilangan di sisi lainnya. Lakukan berulang sebanyak 3 kali. Bermanfaat untuk membantu otot-otot pernafasan baby di bagian dada depan.
BAGIAN PERUT
Gerakan ke tiga : I LOVE U
Gerakan memijat ini membentuk huruf I, L, U. Dimulai dari bagian kiri baby. Lakukan sebanyak 3 kali. Ulangi untuk bagian sebelah kanan baby. Fungsinya untuk otot-otot perut apabila baby dalam keadaan kembung ataupun susah buang air besar.
Gerakan ke empat : Walking Finger
Lakukan tap di bagian perut dengan 3 jari searah dengan usus besar dari bagian kanan ke bagian kiri perut baby. Fungsinya untuk mencegah kembung, kram otot perut, dan kolik pada perut baby


minyak kayu putih dan minyak telon halal
merem melek keenakan



BAGIAN LENGAN TANGAN

Gerakan ke 5 : Milking / Memerah
Gerakannya seperti memerah. Mulai dari bagian atas kearah bawah kemudian naik ke atas lagi. Ulangi sebanyak 3 kali. Fungsinya untuk menguatkan otot-otot lengan pada baby ketika baby dalam posisi tengkurap. Lakukan gerakan yang sama untuk lengan bayi sebelah kiri.

Gerakan ke 6 : Rolling / Memutar
Lakukan gerakan memutar dengan 2 tangan bunda, dari pangkal lengan sampai ke pergelangan tangan. Fungsinya untuk membantu menguatkan otot lengan menopang badan baby saat posisi tengkurap.

Gerakan ke 7 : Finger Shake
yaitu gerakan memijat jari-jari baby satu per satu. Lakukan gerakan memutar dari pangkal jari ke ujung jari. Fungsinya untuk menguatkan motorik halus serta otot lengan dan jari agar baby bisa menggenggam sesuatu lebih kuat.
BAGIAN TUNGKAI KAKI
Gerakan ke 8 : Milking / Memerah
Gerakan seperti memerah. Dimulai dari atas ke arah pergelangan kaki, kemudian naik lagi ke arah pangkal paha. Fungsinya untuk  menguatkan otot-otot besar di tungkai kaki untuk menopang ketika baby berdiri sampai berjalan.
Gerakan ke 9 : Squeezing / Memeras
Gerakan memutar/sirkuler dengan satu tangan memutar dari pangkal paha ke arah pergelangan kaki. Fungsinya untuk menguatkan otot-otot besar di tungkai.
Gerakan ke 10 : Finger Shake
Gerakan memijat jari satu per satu dari pangkal jari ke ujung jari. Fungsinya ntuk menguatkan otot-otot jari baby.
BAGIAN PUNGGUNG
Gerakan ke 11 : LOVE MOTION
Gerakan membentuk hati dimulai dari bagian tengah punggung ke arah bahu kemudian kembali ke arah tengah punggung. Fungsi untuk menguatkan otot-otot pungung saat menopang ketika baby tengkurap maupun duduk.
Gerakan ke 12 : Gerakan Spiral
Dari bawah leher dengan gerakan memutar sepanjang tulang belakang sampai ke arah bokong baby.Fungsinya untuk rileksasi punggung dan menguatkan otot-otot sepanjang punggung.
Gerakan ke 13 : Menggaruk
Dari bawah leher turun sepanjang punggung,pinggang sampai ke arah bokong. Fungsinya untuk menguatkan otot-otot besar punggung, pinggang, dan bokong baby.



Duh habis mijat Fara, jadi saya yang kepengen ikutan dipijat juga😂😂. Bagaimana buibu? Mudah kan? Kalau ada pertanyaan atau ingin tahu lebih lanjut, sila kepoin website dan sosial medianya Baby HUKI yaaa...


Website : www.babyhuki.co.id
Facebook : babyhukiofficial
Instagram : babyhukiofficial

4 comments

  1. Memang buat anak harus selektif apalagi minyak yang dipakai ke kulitnya, karena anak adalah penerus kita.

    ReplyDelete
  2. Baru tau klo ad yang non halal...makasih info nya ya mba...jd saya harus terliti nih buat kukit si baby

    ReplyDelete
  3. Kirain merk huki cuma ada buat perlengkapan bayi seperti botol aja. Ternyata ada minyak telon sm minyak kayu putih juga ya sekarang?

    ReplyDelete
  4. Wah Huki ada minyak kayu putihnya juga ya. Kapan2 coba ah. Saya pecinta berat minyak kayu putih nih. Dulu waktu punya anak kecil kan suka pakein minyak kayu putih, lah selanjutnya keterusan. Sampe skr saya masih suka pake minyak kayu putih lho sampe2 Pewe suka nyindir: masa tiap malam tidur sama bayi melulu... hahaha

    ReplyDelete

Tanda sayang

© Cerita Keluarga Fauzi
Maira Gall